<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://dentingnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://dentingnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6537/pekanbaru-jadi-kota-dengan-pertumbuhan-ekonomi-tertinggi-di-indonesia-tembus-739-persen</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; &amp;nbsp;Kota Pekanbaru mencatat capaian positif dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Triwulan II Tahun 2026, ekonomi Pekanbaru tumbuh 7,39 persen secara year&#45;on&#45;year (yoy) dan menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Capaian tersebut tercantum dalam paparan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026, Senin (7/9/2026). Rakor tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam data yang dipaparkan Kemendagri, Pekanbaru berada di posisi pertama kategori kota dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen, disusul Batam 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen. Angka pertumbuhan Pekanbaru juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional Triwulan II 2026 yang tercatat 5,29 persen (yoy).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, posisi Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi merupakan kabar baik, namun yang lebih penting adalah memastikan pertumbuhan tersebut benar&#45;benar memberikan manfaat kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kota, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor hingga pemerintah. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjaga aktivitas ekonomi dan kepercayaan terhadap Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Momentum pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi di Pekanbaru. Sepanjang Januari–Juni 2026, realisasi investasi Pekanbaru tercatat sekitar Rp7,35 triliun, atau 156,02 persen dari target, dengan realisasi Triwulan II mencapai sekitar Rp4,79 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman. Karena ketika investasi dan dunia usaha bergerak, kita ingin masyarakat Pekanbaru ikut merasakan dampaknya,” kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan Pemko Pekanbaru tidak ingin menjadikan angka pertumbuhan tersebut sebagai tujuan akhir. Pemerintah kota akan terus menjaga momentum agar pertumbuhan ekonomi berlangsung secara berkualitas dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu tujuan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatra.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pekanbaru. Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Agung.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/33998724702-img-20260914-wa0055.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6537/pekanbaru-jadi-kota-dengan-pertumbuhan-ekonomi-tertinggi-di-indonesia-tembus-739-persen</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6536/disdik-pekanbaru-ancam-jatuhkan-sanksi-untuk-sekolah-yang-tidak-patuhi-kebijakan-pjj</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, mengingatkan seluruh sekolah negeri dan swasta tingkat PAUD hingga SMP agar mematuhi penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan Surat Edaran (SE) tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, PJJ akibat kabut asap akan diterapkan hingga Sabtu, 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita minta sekolah ikuti edaran tersebut,&quot; kata Plt Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi sekolah yang tidak mematuhi PJJ dengan tetap melangsungkan pembelajaran tatap muka, Disdik Pekanbaru akan melakukan penindakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita terus monitoring, mana yang masih tatap muka sudah kita peringati. Kepala sekolah juga sudah kita telepon,&quot; ungkap Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk memastikan seluruh sekolah melaksanakan PJJ guna menjaga kesehatan peserta didik agar tidak terpapar kabut asap, Disdik mengajak warga sama&#45;sama melakukan pengawasan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Warga atau orangtua peserta didik boleh menolak jika masih ada sekolah yang tatap muka,&quot; tegas Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di samping itu, bagi sekolah yang terkendala akses listrik atau jaringan internet selama PJJ, pembelajaran dapat dilaksanakan melalui modul pembelajaran penugasan berbasis rumah. **&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/57776091207-fb_img_1789654448648.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6536/disdik-pekanbaru-ancam-jatuhkan-sanksi-untuk-sekolah-yang-tidak-patuhi-kebijakan-pjj</guid></item><item><title>Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6535/angin-dari-selatan-sebabkan-kabut-asap-di-siak-kembali-pekat-di-siak</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Banyak yang bertanya, mengapa asap masih cukup pekat di Kabupaten Siak. Padahal beberapa lokasi kebakaran di Siak sudah padam dan kebakaran relatif tidak terlalu luas dibandingkan wilayah lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatera VI Siak, Ihsan Abdillah, menjelaskan berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer saat ini, arah angin bergerak dari selatan ke utara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, aktivitas Karhutla dan titik panas (hotspot) di &amp;nbsp;bagian selatan Pulau Sumatera masih cukup tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Arah angin kita saat ini, antara bulan Januari sampai Mei bergerak dari utara menuju selatan. Sementara itu, Juni hingga Desember arah angin bergerak dari selatan ke utara. Otomatis kebakaran dari daerah selatan asapnya ke Kabupaten Siak dan ini bisa kita lihat melalui Asmc (Asean Specialised Meteorological Centre),” ujar Ihsan, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu indikasinya, sambung Ihsan, dapat dilihat dibeberapa kabupaten/kota wilayah paling selatan Riau. Saat ini, jarak pandang sangat terbatas akibat kabut asap, sementara tidak terdapat kebakaran besar di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tentu secara meteorologis sangat mungkin asap berasal dari wilayah yang lebih selatan terbawa angin menuju utara. Jadi, di mana asap berada tidak selalu menunjukkan di mana sumber kebakarannya berada.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, untuk menentukan sumber asap secara ilmiah, harus dilihat secara bersama&#45;sama antara hotspot, luas kebakaran, citra satelit, arah angin, dan dinamika atmosfer.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saat ini kualitas udara di beberapa wilayah juga terpantau fluktuatif. Karena itu, kondisi clear di lokasi kebakaran tidak serta&#45;merta membuat kualitas udara langsung kembali normal,” kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Karhutla merupakan persoalan lintas wilayah. Asap karhutla bergerak mengikuti dinamika atmosfer,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kabut asap kembali dirasakan sejak Senin lalu. Berdasarkan update Informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis Dinas Kominfo Siak, kualitas udara di Kabupaten Siak berada pada kategori sangat tidak sehat. Hingga saat ini, aktivitas sekolah jenjang PAUD dan TK masih diliburkan.(Sya/MCSiak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/26677587448-img-20260915-wa0019.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6535/angin-dari-selatan-sebabkan-kabut-asap-di-siak-kembali-pekat-di-siak</guid></item><item><title>Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6534/lantik-pejabat-administrator-dan-pengawas-sekda-siaktekankan-integritas-dan-inovasi-pelayanan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK , DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mahadar, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak Tahun 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Sri Indrapura, Komplek Perkantoran Bupati Siak, Tanjung Agung, Kelurahan Sungai Mempura, pada Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam arahan resminya, Sekda Mahadar menegaskan bahwa Jabatan Administrator dan Pengawas memiliki peranan yang sangat strategis dalam roda pemerintahan. Pejabat yang dilantik bertindak sebagai jembatan krusial antara kebijakan pimpinan tertinggi dan pelaksanaan teknis di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keberhasilan program pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, serta tertibnya penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada kinerja, dedikasi, dan integritas saudara,&quot; ujar Mahadar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, Sekda Siak menginstruksikan tiga poin penting yang wajib dilaksanakan oleh para pejabat baru untuk selalu Tegakkan integritas dan amanah, Tingkatkan kompetensi dan inovasi, Jalankan pengawasan dan koordinasi yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bagi Pejabat Pengawas, pastikan setiap kebijakan dan program dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, tepat sasaran, dan tidak terjadi pemborosan anggaran,&quot; tegas Mahadar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Siak, Dr. Hj. Salmiah Safitri, M.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan pelantikan lanjutan dari giat sebelumnya pada 1 September lalu. Pelantikan susulan dilakukan karena Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersangkutan sebelumnya sedang dalam masa cuti dan berada di luar kota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan SK Bupati Siak nomor 100.3.3.2/841/HK/KPTS/2026 Tanggal 1 September 2026, berikut adalah nama&#45;nama Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang resmi dilantik:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Ulpuadi, ST – Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.&lt;br&gt;2. Sapriwal Milis, SP – Kepala Bidang Kelembagaan, Perselisihan dan Hubungan Industrial pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.&lt;br&gt;3. Gustami, S.I.P – Kepala Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian pada Kecamatan Sungai Mandau.&lt;br&gt;4. Maya Novasari Milka, SE., M.M. – Sekretaris Kelurahan Kandis, Kecamatan Kandis.&lt;br&gt;5. Titien Kartini Bd, A.Md.Keb., S.Tr.Keb. – Kepala UPTD Puskesmas Sungai Apit pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara pelantikan ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Asisten III (Administrasi Umum) Setda Kabupaten Siak, Kepala BKPSDMD, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).(Aya/MCSiak)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/34423244226-img-20260916-wa0020.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6534/lantik-pejabat-administrator-dan-pengawas-sekda-siaktekankan-integritas-dan-inovasi-pelayanan</guid></item><item><title>Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6533/jelang-pembukaan-porsenijar-provinsi-riau-mahadar-mantapkan-persiapan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Sekda Siak sekaligus Ketua PGRI Kab. Siak Mahadar memimpin langsung rapat persiapan pembukaan PORSENIJAR tingkat Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Kabupaten Siak, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini mengusung tema &quot;PGRI Berkarya dan berdaya, Sehat Raganya, Cerdas Mengajarnya, Indah Seninya&quot; Dengan Moto &quot;Dalam berkarya tumbuh daya, Dalam sehat tumbuh semangat, dalam cerdas terbitlah harapan,dalam seni terbitlah keindahan&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mahadar menegaskan perlu koordinasi yang kuat antara PGRI dengan Pemerintah Kabupaten Siak &amp;nbsp;terkait teknis acara nantinya agar berjalan dengan baik pada pembukaan PORSENIJAR pada tanggal 23 September 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pertama terkait teknis acara nantinya akan ada sekitar 1056 peserta yang dimana setiap Kabupaten kota menurunkan sekitar 88 peserta untuk defile dan nantinya akan diadakan upacara pembukaan yang dijadwalkan dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) pusat Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. dan Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto dan kepala daerah di Provinsi Riau, &quot; Ujarnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kegiatan PORSENIJAR nantinya akan memperlombakan 10 pertandingan olahraga mulai dari Bola voli, Sepak Takraw, Catur, Tari tunggal, MTQ dan Praktek pembelajaran&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekda Siak Mahadar juga berharap dengan adanya kegiatan ini, Umkm di Kabupaten Siak bisa meningkat dari segi pendapatan mengingat banyaknya peserta dari luar kabupaten yang hadir&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semoga dengan adanya kegiatan ini nantinya baik dari perhotelan, umkm dan bidang pariwisata meningkat pesat karena akan banyak peserta dan wisatawan yang hadir di Kabupaten Siak, &quot; Tutup Mahadar.(Sya/MCSiak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/96401651786-img-20260917-wa0064.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6533/jelang-pembukaan-porsenijar-provinsi-riau-mahadar-mantapkan-persiapan</guid></item><item><title>LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6532/laznas-dt-peduli-riau-bagikan-3200-masker-kepada-masyarakat-di-sejumlah-titik</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli Riau melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Antara lain di persimpangan lampu merah Arengka dan Jalan Arifin Ahmad.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respon DT Peduli Riau terhadap kondisi masyarakat yang terdampak asap akibat karhutla. Pembagian masker menyasar masyarakat yang berada di wilayah terdampak, khususnya para pengendara sepeda motor, pejalan kaki, serta masyarakat yang tetap melakukan aktivitas di luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim DT Peduli Riau membagikan masker secara langsung kepada masyarakat yang berada di lokasi kegiatan sebanyak 3.200 masker. Sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker dengan baik, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui pembagian masker ini, DT Peduli Riau berupaya memberikan dukungan langsung kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk perlindungan dasar untuk membantu mengurangi paparan partikulat dan asap. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengurangi risiko paparan asap selama kondisi kualitas udara kurang baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat yang menerima bantuan menunjukkan antusiasme dan memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Beberapa penerima manfaat menyampaikan bahwa bantuan masker sangat membantu, terutama bagi mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdurrahman selaku mitra mengapresiasi kegiatan pembagian masker yang dilaksanakan oleh DT Peduli Riau. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat dalam kondisi udara yang terdampak asap.&lt;br&gt;“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pembagian masker ini karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya dalam kondisi udara yang terdampak asap. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abdurrahman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu penerima manfaat, Fauzan Al Hakim, turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap kondisi kabut asap dapat segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan masker yang diberikan. Masker ini sangat membantu kami untuk mengurangi paparan asap ketika harus beraktivitas di luar rumah. Kami berharap kondisi asap segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ungkap Fauzan Al Hakim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, All Rehadis selaku staff program DT Peduli Riau menyampaikan bahwa pembagian masker merupakan salah satu bentuk kepedulian DT Peduli kepada masyarakat yang terdampak karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak karhutla. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.” ujar All Rehadis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara umum, kegiatan pembagian masker berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat menerima bantuan dengan baik serta menyambut positif kepedulian yang diberikan oleh DT Peduli Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;DT Peduli Riau berharap bantuan masker dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi paparan asap selama kondisi udara masih terdampak karhutla. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar DT Peduli Riau untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi dampak bencana karhutla terkhusus di Provinsi Riau.(Sya)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/78297436909-img-20260915-wa0027.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 17:55:18 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6532/laznas-dt-peduli-riau-bagikan-3200-masker-kepada-masyarakat-di-sejumlah-titik</guid></item><item><title>Program PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6531/program-ppm-bsp-buka-jalan-kemandirian-ekonomi-masyarakat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; Pemberdayaan masyarakat tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia dapat tumbuh dari kebutuhan sederhana, kemudian berkembang menjadi inisiatif, kegiatan produktif, hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Bumi Siak Pusako (BSP) melalui dukungan berbagai sarana produktif bagi masyarakat Desa Mengkapan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dukungan tersebut antara lain berupa mesin pencacah kompos untuk mendukung kegiatan pengolahan pupuk kompos, serta mesin sablon yang menjadi salah satu sarana pengembangan kegiatan usaha kelompok masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi masyarakat, kehadiran peralatan tersebut bukan sekadar bantuan berupa sarana produksi. Lebih dari itu, dukungan PPM BSP menjadi bagian dari proses pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, mengembangkan potensi lokal dan membuka peluang ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1200/1600;&quot; src=&quot;https://dentingnews.com/gambar/images/6aa75409bda1d.jpg&quot; width=&quot;1200&quot; height=&quot;1600&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengembangkan Potensi dari Desa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perjalanan pemberdayaan masyarakat bermula dari berbagai kegiatan pelatihan, salah satunya pengelolaan dan produksi pupuk kompos.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk mendukung proses tersebut, BSP turut membantu menyediakan mesin pencacah kompos. Kehadiran mesin ini membantu kelompok dalam proses pengolahan bahan baku sehingga kegiatan produksi pupuk kompos dapat dilakukan dengan lebih efektif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Produksi pupuk kompos hingga kini masih terus berjalan. Bahan baku yang tersedia di sekitar masyarakat dimanfaatkan untuk menghasilkan pupuk yang digunakan untuk kebutuhan kelompok maupun masyarakat di luar kelompok.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari kegiatan tersebut, masyarakat kemudian melihat peluang untuk mengembangkan aktivitas produktif lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketika muncul kebutuhan terhadap sarana pendukung usaha, masyarakat menyampaikan usulan melalui proposal kepada BSP. Salah satunya adalah kebutuhan terhadap mesin sablon.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur PT Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, menegaskan bahwa program PPM ke depan diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan sarana dan pelaksanaan pelatihan. Lebih dari itu, program pemberdayaan perlu diarahkan agar masyarakat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Harapan kami, dukungan PPM dapat terus berkembang dari sekadar bantuan menjadi proses pendampingan yang mampu mendorong masyarakat semakin mandiri. Potensi yang ada di desa perlu diperkuat, mulai dari kapasitas masyarakat, sarana produksi, hingga akses pasar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Robi Junipa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi dari sejauh mana dukungan tersebut mampu menciptakan nilai tambah, membuka peluang kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mesin Sablon, Dari Kebutuhan Menjadi Peluang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mesin sablon secara resmi diserahterimakan pada 8 Desember 2025 melalui program PPM kepada Penghulu Desa Mengkapan, Muhir. Penyerahan dilakukan oleh TM Community Development, Tengku Muchils.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi kelompok masyarakat, mesin tersebut diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga dapat berkembang menjadi sarana kegiatan ekonomi produktif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini, mesin sablon masih ditempatkan di kantor desa dan pemanfaatannya masih difokuskan pada kebutuhan kelompok.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Untuk pendapatan secara signifikan memang belum. Kami masih bersaing dan masih membangun pasar. Saat ini kebutuhan kelompok masih menjadi prioritas. Tetapi ke depan kami berharap bisa berkembang dan memiliki tempat produksi yang lebih permanen,” ungkap Muhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menyerap Lima Pekerja Lokal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski masih dalam tahap pengembangan, kegiatan produktif tersebut telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pengelolaannya, kegiatan ini telah menyerap lima orang pekerja lokal. Hal tersebut menunjukkan bahwa dukungan sarana melalui program PPM mulai memberikan multiplier effect bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keterlibatan tenaga kerja lokal juga menjadi bagian penting dalam membangun keberlanjutan kegiatan. Masyarakat tidak hanya memperoleh fasilitas, tetapi turut terlibat dalam proses produksi dan pengelolaan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan demikian, sarana yang diberikan diharapkan dapat terus berkembang menjadi aset produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dari Produksi hingga Hilirisasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Potensi masyarakat Desa Mengkapan juga terlihat dari berkembangnya kelompok UMKM, khususnya kelompok ibu&#45;ibu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berbagai pelatihan telah dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mengolah bahan baku lokal, salah satunya nanas. Dari bahan tersebut, masyarakat telah mampu menghasilkan berbagai produk, mulai dari makanan ringan, selai hingga sirup.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar kemampuan memproduksi. Hilirisasi menjadi pekerjaan rumah berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagaimana produk dikemas secara menarik, memiliki branding yang kuat, dijual dengan harga yang kompetitif, serta mampu menembus pasar yang lebih luas menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau pelatihan sudah ada dan bahan bakunya tersedia, sekarang yang perlu dipikirkan adalah kemasan dan pemasarannya. Packaging harus menarik, tetapi tetap dengan harga yang terjangkau,” ujar Muhir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Membangun Rumah Produksi&lt;br&gt;Keterbatasan pasar menjadi salah satu tantangan yang dirasakan pelaku UMKM di desa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Produk yang telah dihasilkan terkadang baru dipasarkan ketika terdapat kegiatan tertentu. Karena itu, muncul gagasan untuk mengembangkan rumah produksi yang dapat menjadi pusat aktivitas kelompok sekaligus mendukung proses produksi, pengemasan dan pengembangan merek.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ke depan, masyarakat berharap produk&#45;produk UMKM lokal dapat memiliki akses pemasaran yang lebih luas, termasuk didistribusikan ke Pekanbaru dan berbagai titik pemasaran lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan kemasan yang menarik dan kualitas produk yang konsisten, produk lokal diharapkan tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat sekitar, tetapi juga dapat berkembang sebagai produk oleh&#45;oleh dan produk unggulan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Membuka Ruang bagi Perempuan Desa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengembangan UMKM juga diharapkan semakin membuka ruang bagi kelompok perempuan untuk produktif dan berkontribusi terhadap perekonomian keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kelompok ibu&#45;ibu memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha berbasis bahan baku lokal. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, keterampilan yang telah diperoleh melalui berbagai pelatihan dapat dikembangkan menjadi usaha yang lebih terstruktur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ke depan kami ingin ada dukungan untuk kelompok&#45;kelompok ibu&#45;ibu. Memang UMKM di desa cukup berat karena pasar terbatas. Tetapi kami ingin terus belajar dan mencari bentuk usaha yang bisa berjalan,” tutur Muhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PPM BSP, Mendorong Masyarakat Semakin Mandiri&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami berharap kelompok&#45;kelompok masyarakat yang telah mendapatkan dukungan dapat terus tumbuh, memiliki pasar yang lebih luas, dan pada akhirnya mampu berdiri secara mandiri. Inilah semangat yang ingin terus kami dorong melalui PPM BSP,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada akhirnya, keberhasilan pemberdayaan bukan hanya diukur dari berapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi dari sejauh mana bantuan tersebut mampu menggerakkan masyarakat untuk produktif, menciptakan peluang ekonomi, menyerap tenaga kerja lokal dan tumbuh menuju kemandirian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi masyarakat Desa Mengkapan, dukungan BSP melalui program PPM memiliki arti lebih dari sekadar pemberian bantuan peralatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mulai dari mesin pencacah kompos, mesin sablon, peningkatan keterampilan hingga pengembangan UMKM, seluruhnya menjadi bagian dari proses membangun kapasitas masyarakat berdasarkan potensi dan kebutuhan lokal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Muhir menyampaikan apresiasi kepada BSP atas dukungan yang telah diberikan serta berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami mengucapkan terima kasih kepada BSP. Kami berharap ke depan masih ada dukungan untuk kebutuhan kelompok masyarakat lainnya. Pemerintah desa juga memiliki peran sebagai pembina, tetapi dukungan dari program PPM BSP tentu sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Harapan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan yang menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi di wilayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mesin pencacah kompos membantu masyarakat mengolah potensi bahan baku menjadi produk yang bermanfaat. Mesin sablon membuka ruang bagi aktivitas produksi dan peluang kerja. Sementara pengembangan UMKM menjadi langkah berikutnya untuk menciptakan nilai tambah dari potensi lokal.(ADV)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/51053806479-img-20260914-wa0012.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 09:15:16 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6531/program-ppm-bsp-buka-jalan-kemandirian-ekonomi-masyarakat</guid></item><item><title>Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6530/wabup-syamsurizal-apresiasi-polres-siak-berhasil-putus-mata-rantai-peredaran-narkoba</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45;&#45;Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengapresiasi langkah Polres Siak dalam mengungkap peredaran narkotika dengan barang bukti mencapai lebih dari satu kilogram tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung Polres Siak dalam memberantas Narkoba di kabupaten Siak,&quot; kata Syamsurizal saat menghadiri pemusnahan barang bukti digelar di Polres Siak, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wabup Syamsurizal mengajak masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan dan berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan komitmen jajarannya untuk terus melakukan penindakan terhadap pelaku maupun jaringan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami terus komitmen pemberantasan narkotika dan pengejaran DPO,&quot; tegas Kapolres Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemusnahan barang bukti Narkoba ini, &amp;nbsp;menjadi bagian dari upaya Polres Siak memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya jaringan yang memanfaatkan wilayah Kabupaten Siak sebagai jalur distribusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polres Siak bersama Pemerintah Kabupaten Siak kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami minta masyarakat proaktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba,&quot; kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberhasilan Kepolisian Resor (Polres) Siak mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti mencapai lebih dari satu kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial MB alias A (23) yang diduga berperan sebagai kurir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus tersebut diungkap jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Siak di kawasan Jalan Lintas Perawang–Minas Km 11, RT 002/RW 004, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pengungkapan ini, polisi menyita 1 paket besar narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1.024,5 gram.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain sabu, petugas turut mengamankan satu buah plastik warna hijau, satu buah kantong berwarna hitam bermerek Celcius, satu buah kantong plastik warna hitam, satu unit telepon genggam merek Infinix, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BM 3348 ABX.(Aya/MCSiak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/6355557984-img-20260912-wa0042.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6530/wabup-syamsurizal-apresiasi-polres-siak-berhasil-putus-mata-rantai-peredaran-narkoba</guid></item><item><title>Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6529/plh-bupati-siak-syamsurizal-kejurnas-drag-bike-region-1-jadi-solusi-redam-balap-liar</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; &amp;nbsp;Syamsurizal juga selaku ketua Koni Kabupaten Siak buka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike Region 1 Putaran 5 &#45; Riau, di sirkuit balap non permanen kota Siak Sri Indrapura, Kelurahan Kampung Dalam, Sabtu (12/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kejuaraan Nasional Drag Bike Piala Dandim 0322/Siak di taja oleh Wijaya Racing (WR) di ketuai oleh Candra Wijaya bersama IMI Kabupaten Siak di bawah kepimpinan Wan Ahmad Dhoroji Tahun 2026 ini masih digelar di Sirkuit Non Permanen Sapta Taruna, Siak, mulai tanggal 12 hingga 13 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Event nasional ini ditujukan sebagai wadah resmi untuk menyalurkan bakat otomotif generasi muda sekaligus memangkas aksi balap liar di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksanaan kejuaraan bertaraf nasional ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Plh Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan bahwa penyediaan lintasan resmi menjadi langkah krusial dalam memberikan ruang aman bagi para pencinta kecepatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik event ini karena dapat menyalurkan minat dan bakat generasi muda, khususnya di Kabupaten Siak. Dengan adanya event ini, kita berharap tidak ada lagi balapan liar di jalanan yang sewaktu&#45;waktu dapat mengakibatkan korban jiwa,&quot; ujar Syamsurizal saat membuka acara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0322/Siak, Letkol Czi Andy Kurniawan, menjelaskan bahwa ini merupakan kali kedua event drag bike tingkat nasional berhasil dibawa ke Siak. Ia menekankan pentingnya sportivitas dan keselamatan selama dua hari balapan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ini merupakan event yang kedua kita laksanakan, dan drag bike ini levelnya nasional. Ini juga menjadi ajang bagi kawula muda yang menyukai otomotif untuk menyalurkan hobi dan bakatnya,&quot; kata Letkol Czi Andy Kurniawan. Dan juga mengimbau agar seluruh panitia, pebalap, dan penonton bersama&#45;sama menaati aturan yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembukaan Kejurnas Drag Bike ini ditandai dengan prosesi start awal yang dilakukan oleh Plh Bupati Syamsurizal bersama Letkol Czi Andy Kurniawan mengendarai kendaraan motor balap RX KING. Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak Laiskar Jaya, jajaran kepala OPD, camat, serta para pencinta otomotif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh talenta lokal dan regional, tetapi juga menjadi panggung unjuk gigi bagi sejumlah pebalap top nasional asal Pulau Jawa, seperti Joko Percil, Agung, Okto Zalfa, dan Diki Darma bersama puluhan pembalap lokal dan regional lainnya unjuk kemampuan balapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ivent Kejurnas Drag Bike ini akan berlangsung selama dua hari, para pebalap akan menguji teknik ketahan dan kecepatan, ketepatan, dan keberanian di Sirkuit Sapta Taruna untuk membuktikan bahwa adrenalin generasi muda jauh lebih produktif jika disalurkan di atas lintasan resmi, bukan di jalanan umum.(Sya/MCSIAK)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/61099202444-img-20260912-wa0052.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6529/plh-bupati-siak-syamsurizal-kejurnas-drag-bike-region-1-jadi-solusi-redam-balap-liar</guid></item><item><title>Plh Bupati Siak Syamsurizal  Tinjau  Penanganan Karhutla</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6528/plh-bupati-siak-syamsurizal--tinjau--penanganan-karhutla</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Pelaksana Harian (Plh) Bupati Siak, Syamsurizal, bergerak cepat meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Suka Mulya dan Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, pada Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peninjauan ini dilakukan guna memastikan penanganan kebakaran gambut berjalan optimal dan mencegah api terus meluas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam peninjauan lapangan ini, Plh Bupati Siak didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara, Tim Manggala Agni Daops Siak, jajaran Polri, Satpol PP Provinsi Riau, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan estimasi awal di lapangan, luasan lahan yang terbakar telah mencapai hampir 60 hektar dengan kedalaman gambut rata&#45;rata mencapai 100 hingga 150 centimeter. Kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk memutus perambatan api, Plh Bupati Siak Syamsurizal langsung menginstruksikan percepatan pembuatan sekat kanal dan parit pembatas di area strategis. Langkah taktis ini didukung dengan pengerahan alat berat tambahan yang didatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Siak bersama perusahaan di sekitar kawasan karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami terus memperkuat koordinasi di lapangan dengan membagi blok kerja pemadaman bersama di area terdampak. Fokus utama kita adalah memutuskan kepala api agar tidak menyebar ke daerah rawan lainnya,&quot; ujar Syamsurizal di lokasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain percepatan pemadaman fisik, Pemkab Siak juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para petugas yang bekerja siang dan malam. Pasokan logistik makanan dan suplai peralatan pemadaman terus ditambah agar proses evakuasi dan lokalisir api berjalan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Guna menjaga kondisi fisik para personel di garda terdepan, posko penanganan di Kampung Dayun dan Kampung Suka Mulya telah dilengkapi dengan Tim Medis Puskesmas Dayun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim kesehatan ini bersiaga penuh untuk memantau dan memastikan kesehatan seluruh petugas selama operasi pemadaman berlangsung.(Aya/MCSIAK)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/33288949548-img-20260909-wa0036.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6528/plh-bupati-siak-syamsurizal--tinjau--penanganan-karhutla</guid></item><item><title>Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6527/lanud-roesmin-nurjadin-tampilkan-wajah-baru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Monumen pesawat tempur F&#45;16&amp;nbsp; di kawasan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kini punya wajah baru. Burung besi buatan Amerika tersebut yang pernah memperkuat pertahanan Indonesia tersebut dicat ulang kembali.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keberadaan monumen F&#45;16 memiliki makna lebih dari sekadar penghias kawasan satuan. Monumen tersebut menjadi simbol semangat pengabdian dan profesionalisme,&quot; kata Danlanud Marsma TNI Abdul Haris, Kamis (10/9/26).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Monumen pesawat tempur F&#45;6 tersebut tepatnya berada di markas utama Komando Lanud Rsn. Pengecatan ulang dilaksanakan oleh personel Structure Repair Skadron Teknik 045 Depohar 80. Tujuannya untuk menjaga kondisi fisik sekaligus memperindah salah satu ikon yang menghiasi kawasan Lanud tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan balutan cat yang kembali terlihat segar, pesawat F&#45;16 sebagai monumen tidak hanya memberikan nilai estetika bagi lingkungan satuan. Tetapi juga menjaga bagian dari sejarah dan perjalanan penerbangan TNI &#45; AU.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hanya saja di bagian ekor pesawat ada tambahan dasar warna hitam dikombinasikan ilustrasi gambar seperti kesatria pandawa arjuna yang sedang memanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;&quot;Monumen ini menjadi pengingat bagi kita semua akan sejarah, semangat, dedikasi, dan kejayaan para prajurit TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan udara Indonesia,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai informasi tambahan, selain monumen pesawat tempur F&#45;16, di kawasan Lanud Rsn juga ada monumen A&#45;4 Skyhawk. Monumen pesawat ini juga memiliki sejarah panjang atas perjalanan pertahanan udara Indonesia pada dekade 80&#45;an.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Monumen pesawat tempur A&#45;4 Skyhawk terletak di depan pos depan pintu masuk utama Lanud Rsn, diresmikan 25 Februari 2012 oleh KSAU Marsekal TNI Imam Sufaat. (Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/91582408058-1789032598.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6527/lanud-roesmin-nurjadin-tampilkan-wajah-baru</guid></item><item><title>Ombudsman RI Dorong DPM&#45;PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6526/ombudsman-ri-dorong-dpmptsp-pekanbaru-jadi-benchmark-tata-kelola-investasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU , DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; &lt;/strong&gt;Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM&#45;PTSP) Kota Pekanbaru, didorong menjadi benchmark atau tolak ukur tata kelola investasi tingkat nasional oleh Ombudsman Republik Indonesia (RI).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru Syamsuwir didampingi Kepala DPM&#45;PTSP Zaki Helmi, Kamis (10/9/2026) menyebutkan, dorongan itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher saat meninjau pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa, 8 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi dalam kunjungannya ke MPP kemarin, Ketua Ombudsman RI menyarankan dan mendorong agar DPM&#45;PTSP Pekanbaru menjadi benchmark tata kelola investasi tingkat nasional,&quot; ungkap Syamsuwir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian, Ombudsman RI turut mendorong agar dilakukan selalu penyempurnaan zona hijau pelayanan publik di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Karena Pekanbaru ini kan pelayanan publiknya dinilai sudah sangat bagus, dan itu harus dipertahankan dan ditingkatkan,&quot; ucap Syamsuwir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk pelayanan publik yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di MPP, Ombudsman RI memberikan apresiasi. Salah satu terobosan yang diapresiasi yankni digitalisasi pelayanan perizinan melalui aplikasi SIP AMAN.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebab dari penilaian Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, terang Syamsuwir, aplikasi SIP AMAN sangat mempermudah warga untuk mendapat pelayanan&#45;pelayanan yang menjadi kewenangan pemerintah kota di bidang perizinan dan nonperizinan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Beliau (Ketua Ombudsman RI) juga mengapresiasi bahwa pemerintah kota telah memberikan kemudahan&#45;kemudahan dalam bentuk pelayanan yang bebas biaya, tanpa ada biaya, kecuali biaya&#45;biaya yang sudah ditentukan oleh regulasi atau aturan yang ada,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, lanjut Syamsuwir, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita juga akan tetap berkolaborasi, bersinergi dengan Ombudsman dalam rangka menerima masukan&#45;masukan untuk perbaikan pelayanan publik kita ke depannya,&quot; tutup Syamsuwir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala DPM&#45;PTSP Zaki Helmi menambahkan, apresiasi atas pelayanan dari Ombudsman RI tentu menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan melalui MPP.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tentu kita tidak boleh berpuas diri, tapi harus semakin ditingkatkan dengan selalu memantau, memonitor dan melakukan evaluasi setiap saat. Sinergitas antar OPD, institusi, sangat diharapkan dalam hal ini,&quot; tegasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/25315743591-19271171792-img_20260908_185650.png"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6526/ombudsman-ri-dorong-dpmptsp-pekanbaru-jadi-benchmark-tata-kelola-investasi</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT&#45;GT Green City Award</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6525/pemko-pekanbaru-terima-empat-penghargaan-imtgt-green-city-award</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;MEDAN, DENTINGNEWS &#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt;&#45; Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar kembali mengukir prestasi. Kali ini pemerintah kota dengan berbagai program yang dijalankan meraih penghargaan IMT&#45;GT Green City Award ke&#45;1, yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penyerahan penghargaan subregional tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di sela&#45;sela Pertemuan Menteri IMT&#45;GT ke&#45;32, bertepatan dengan acara Gala Dinner yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, Adriansyah Eka Putra menyampaikan penghargaan yang diraih diterima oleh Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang menerima (penghargaan) bapak Wakil Walikota Pekanbaru,&quot; kata Kadiskominfotiksan Kota Pekanbaru, Adriansyah Eka Putra.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ada empat penghargaan yang diterima pemerintah kota, yang pertama penghargaan Emas – Ranking 1 Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemudian penghargaan Perak – Ranking 2 Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem&lt;br&gt;Perkotaan. Ketiga, penghargaan Perunggu – Ranking 3 Kategori Pengelolaan Sampah Padat. Keempat, Sertifikat Pengakuan – Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Pusat Kerjasama Sub Regional IMT&#45;GT (CIMT), Amri Bukhairi Bakhtiar dalam keterangan resminya mengapresiasi komitmen serta inovasi Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setelah melakukan penilaian dan evaluasi menyeluruh, kami dengan senang hati memuji komitmen, inovasi, dan upaya berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan yang lebih hijau, inklusif, dan tahan terhadap perubahan iklim, sejalan dengan tujuan Kerangka Kerja Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan (SUDF) IMT&#45;GT,&quot; tulisnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami berharap dapat merayakan tonggak sejarah ini bersama&#45;sama dan menantikan kepemimpinan berkelanjutan kota anda dalam memajukan pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh Subwilayah IMT&#45;GT,&quot; dalam keterangan resminya.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/10977202578-10086-news-pemko-pekanbaru-teri_(1).jpeg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6525/pemko-pekanbaru-terima-empat-penghargaan-imtgt-green-city-award</guid></item><item><title>Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6524/dekatkan-pelayanan-kepada-masyarakat-dpmptsp-pekanbaru-akan-buat-mpp-mini-dan-mpp-keliling</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45;Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempermudah, DPMPTSP Kota Pekanbaru &amp;nbsp;akan membuat MPP mini dan MPP keliling.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala DPMPTSP Pekanbaru, Zaki Helmi menyebutkan MPP mini dan MPP keliling akan ada &amp;nbsp;di tiap kecamatan di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;MPP keliling ini sebagai pengembangan dari MPP yang ada. Karena wilayah Kota Pekanbaru ini cukup luas untuk ukuran &amp;nbsp;kota. Keterjangkauan nya perlu kita dekatkan ke masyarakat pelayanannya,&quot; papar Zaki, Kamis (10/8).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut data DPMPTSP Pekanbaru, saat ini setiap harinya jumlah kunjungan masyarakat yang mengakses pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, mencapai 600 orang lebih.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Zaki, tingginya antusiasme masyarakat tidak terlepas dari kemudahan pelayanan yang diberikan. Terlebih, pelayanan di MPP saat ini juga terus bertransformasi dengan memanfaatkan sistem digital.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tenant kita yang ada di MPP sekarang ada 26 dengan berbagai pelayanan yang diberikan, termasuk instansi vertikal di dalamnya,&quot; jelas Zaki lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberadaan puluhan tenant tersebut membuat masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan pelayanan dalam satu lokasi. Hal ini dinilai dapat memangkas waktu dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari sejumlah instansi.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/13901926290-img-20260902-wa0015.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6524/dekatkan-pelayanan-kepada-masyarakat-dpmptsp-pekanbaru-akan-buat-mpp-mini-dan-mpp-keliling</guid></item><item><title>Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 65 Kg Sabu Asal Malaysia</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6523/polres-bengkalis-gagalkan-penyelundupan-65-kg-sabu-asal-malaysia</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt;&#45; Tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis menggagalkan penyelundupan 65 kilogram sabu asal Malaysia di perairan Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Penindakan tersebut dilakukan usai petugas menerima laporan masyarakat terkait rencana pengiriman narkotika jalur laut menuju daratan Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas Polsek Bantan menyergap satu unit mobil Mitsubishi L300 berpelat BM 8955 BN yang dikemudikan pria berinisial S di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan. Dari hasil penggeledahan kendaraan tersebut, petugas menemukan empat karung berisi 65 bungkus barang bukti diduga sabu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menjelaskan bahwa barang bukti dan pengemudi langsung dibawa ke kantor polisi untuk proses pemeriksaan lanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hasilnya, petugas menemukan 4 karung berisi 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu. S bersama barang bukti yang diduga sabu itu diamankan ke Mapolsek Bantan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,&quot; ujar Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengembangan kasus menghasilkan penangkapan dua pelaku tambahan berinisial ST dan P di lokasi terpisah. Kedua pelaku diduga berperan membawa karung sabu dari perairan laut menuju daratan menggunakan satu unit kapal motor nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim gabungan selanjutnya menggeledah sebuah ruko dua lantai di Jalan Kelapapati, Kecamatan Bengkalis. Di lokasi tersebut, petugas menyita sejumlah tas hitam, kantong plastik, serta karung yang diduga digunakan sebagai sarana pengemasan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam operasi pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti kendaraan berupa satu unit pikap, satu unit sepeda motor, satu unit kapal motor, serta tiga unit telepon seluler. Seluruh barang bukti kini disita di Mapolres Bengkalis untuk kepentingan penyidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fahrian menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman guna membongkar seluruh jaringan internasional yang terlibat dalam kasus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan sinergi antar jajaran sangat penting dalam mengungkap serta memutus mata rantai peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” kata Fahrian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemeriksaan awal mengindikasikan barang haram tersebut dikirim dari jaringan internasional di Malaysia dan telah beberapa kali melintasi wilayah hukum Kabupaten Bengkalis. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan tegas guna menutup ruang gerak peredaran narkotika di daerah perbatasan.(Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/45684859921-1789013445.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6523/polres-bengkalis-gagalkan-penyelundupan-65-kg-sabu-asal-malaysia</guid></item><item><title>Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di 4 Daerah</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6522/manggala-agni-masih-berjibaku-padamkan-karhutla-di-4-daerah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kebakaran yang ditangani tersebar di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Siak dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sejumlah lokasi masih dalam proses pemadaman karena api belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan operasi pemadaman terus dilakukan dengan mengerahkan personel sesuai kebutuhan di masing&#45;masing lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tim Manggala Agni masih melaksanakan operasi pemadaman di beberapa lokasi karhutla yang sampai saat ini belum padam,&quot; kata Ferdian, Kamis (10/9/2026) siang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di wilayah operasi Daops Dumai, penanganan karhutla berlangsung di tiga lokasi. Di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, tim menangani kebakaran yang sudah memasuki hari kedua. Lokasi tersebut merupakan lahan masyarakat dan saat ini masih dalam kondisi belum padam dengan satu tim dikerahkan ke lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kebakaran telah berlangsung selama tujuh hari. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 7 hektare. Satu tim Manggala Agni masih melakukan penanganan di lokasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, kebakaran yang berada di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai, memasuki hari keenam penanganan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare dan berada di area penggunaan lain (APL).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk memperkuat penanganan di lokasi tersebut, dua tim dari Daops Dumai dibantu satu regu BKO dari Daops Labuhanbatu Selatan. Kondisi api hingga Kamis siang masih belum padam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk lokasi yang masih terbakar, personel tetap kita fokuskan pada upaya pemadaman dan pengendalian agar api tidak terus meluas,&quot; ujar Ferdian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Daops Siak, operasi pemadaman dilakukan di dua lokasi. Di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, penanganan memasuki hari kedua. Lokasi yang berada di APL tersebut sudah masuk tahap mopping up atau pendinginan dan pengecekan kembali terhadap titik&#45;titik yang masih berpotensi menimbulkan api.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sedangkan di Desa Sukamulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, kebakaran telah memasuki hari kelima. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 18 hektare. Sebanyak dua regu dikerahkan dan kondisi di lokasi masih belum padam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara di wilayah kerja Daops Rengat, satu lokasi karhutla masih menjadi perhatian, yakni di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebakaran di lokasi tersebut telah memasuki hari ke&#45;14 dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai 20 hektare. Sebanyak dua regu Manggala Agni masih diterjunkan untuk melakukan pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ferdian mengatakan lamanya penanganan di sejumlah lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, terutama ketika kondisi lapangan membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penanganan di lapangan terus dilakukan sampai api benar&#45;benar padam. Setelah pemadaman, tim juga melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan personel Manggala Agni akan terus memantau lokasi&#45;lokasi yang masih terbakar dan melakukan langkah pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Yang paling penting adalah api dapat dikendalikan dan tidak meluas. Tim di lapangan tetap bekerja melakukan pemadaman sesuai kondisi masing&#45;masing lokasi,&quot; ujar Ferdian.(Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/87532451207-1789015506.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 15:32:49 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6522/manggala-agni-masih-berjibaku-padamkan-karhutla-di-4-daerah</guid></item><item><title>KPU Kabupaten Kampar Lakukan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6521/kpu-kabupaten-kampar-lakukan-pemutakhiran-daftar-pemilih-berkelanjutan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KAMPAR, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; Dalam Rangka memperoleh Daftar Pemilih yang Akurat dan Berkualitas pada pemilu yang akan datang, KPU Kabupaten Kampar sejak dini pasca tahapan pilkada 2024 yang lalu sudah melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal ini terlihat dari kegiatan pencocokan dan penelitian secara Terbatas (Coktas) yang dilakukan selama 3 &amp;nbsp;hari yakni tanggal 8 sampai dengan &amp;nbsp;tanggal 10 September 2026 di beberapa titik wilayah kabupaten kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Andi Putra Ketua KPU Kabupaten Kampar mengatakan Bahwa KPU Kabupaten Kampar menenrima data hasil Singkronisasi oleh KPU RI per semester untuk di mutakhirkan. Hal ini sebagaimana yang telah dimanatkan oleh undang&#45;undang 7 tahun 2017 tentang Pemilu kepada KPU.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan bahwa untuk memperoleh suatu data pemilih yang akurat dan berkualitas pada pemilu berikutnya maka prosesnya harus dimulai jauh&#45;jauh hari untuk update secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Maka Untuk itu, kami berharap masyarakat dapat berperan dalam menyampaikan setiap perubahan data pemilih kepada kpu kampar&quot;. Himbauannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Aprizal selaku Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Kampar menyebutkan bahwa pada semester 1 tahun 2026 ini kita menerima data dari KPU RI sebanyak 35.591 Pemilih yang harus di verifikasi terlebih dahulu sebelum kita update ke Sistem Data Pemilih (Sidalih) sebagaimana diatur secara teknis dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dan ada 311 Pemilih yang mesti kita tindak lanjuti untuk pencocokan dan penelitian (coklit) ke lapangan guna memastikan ke absahannya. Diantaranya terdiri dari belum usia 17 Tahun sudah menikah, Pemilih potensia usia diatas 80 Tahun, &amp;nbsp;serta Pindah Luar Negeri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami sudah bentuk tim sebanyak jumlah komisioner yakni 5 tim untuk bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) kelapangan guna memastikan terhadap beberapa data yang perlu mendapatkan kevalidasian, dan ini kita lakukan sebagai bentuk kehati&#45;hatian kita dalam menjaga hak pilih&quot;. Tutupnya.(Aya/rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/96075498008-img-20260909-wa0028.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6521/kpu-kabupaten-kampar-lakukan-pemutakhiran-daftar-pemilih-berkelanjutan</guid></item><item><title>Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6520/polres-bengkalis-gagalkan-peredaran-sabu-30-kg-dan-122-ribu-ekstasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BENGKALIS, DENTINGNEWS &#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Polres Bengkalis melakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis dan Polsek Bantan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Langkah ini menjadi bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus pertanggungjawaban jajaran kepolisian untuk memastikan seluruh barang bukti hasil penindakan dimusnahkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,&quot; ujar Fahrian Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti dalam jumlah sangat fantastis dari jaringan peredaran internasional. Barang haram yang disita terdiri dari sabu seberat 30.635,81 gram, 122.459 butir pil ekstasi, serta 384 pcs etomidate.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Secara nilai ekonomi, keseluruhan barang bukti narkotika yang berhasil disita ditaksir mencapai angka sekitar Rp80 miliar. Penindakan ini menjadi capaian besar mengingat wilayah Bengkalis kerap dijadikan sebagai jalur masuk maupun perlintasan jaringan barang haram tersebut,&quot; kata Fahrian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bukan sekadar angka nominal yang besar, tindakan tegas aparat kepolisian ini memiliki dampak sosial yang sangat signifikan. Pengagalan peredaran narkotika ini diperkirakan berhasil menyelamatkan setidaknya 279.893 jiwa masyarakat dari ancaman bahaya penyalahgunaan obat&#45;obatan terlarang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemusnahan barang bukti ini turut disaksikan oleh berbagai unsur Forkopimda dan instansi terkait di Kabupaten Bengkalis. Kehadiran perwakilan Kodim 0303/Bengkalis, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Bea Cukai, BNNK Dumai, hingga instansi pemerintah daerah mempertegas sinergi antarlembaga dalam melawan peredaran gelap narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fahrian menegaskan jajarannya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika untuk berkembang. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pemusnahan puluhan kilogram sabu dan ratusan ribu butir ekstasi ini menjadi langkah nyata Polres Bengkalis dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. Kepolisian memastikan akan terus hadir dan bertindak tegas demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, serta bersih dari narkoba,&quot; pungkasnya.(Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/58013562527-1788955858.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 22:36:48 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6520/polres-bengkalis-gagalkan-peredaran-sabu-30-kg-dan-122-ribu-ekstasi</guid></item><item><title>Tim Gabungan DLHK Pekanbaru Amankan Tiga Unit Angkutan Sampah</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6519/tim-gabungan-dlhk-pekanbaru-amankan-tiga-unit-angkutan-sampah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&#45; Tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, bersama Satpol PP Kota Pekanbaru berhasil mengamankan tiga unit angkutan sampah ilegal yang menyaru sebagai angkutan lembaga pengelola sampah (LPS).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Tiga mobil yang masih terpasang stiker angkutan LPS, layaknya angkutan sampah resmi, diamankan di trans depo Jalan Air Hitam, Selasa (8/9/2026), sekitar pukul 17.00WIB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra melalui Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan (PPL), Juli Victorino menjelaskan, diamankannya tiga unit angkutan sampah tak berizin, saat tim gabungan menggelar kegiatan rutin.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Kita melaksanakan kegiatan rutin, gabungan dari bidang PPL, Kepala UPT Pengelolaan Persampahan dan PPNS Satpol PP. Pengawasan angkutan LPS yang memiliki izin operasional. Giat kita di seputaran Trans Depo Air Hitam,&quot; ujar Kepala Bidang PPL yang akrab disapa Rino.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Dari kegiatan tersebut yang kita lakukan sekitar pukul 17.00 WIB.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Kita melakukan pemeriksaan terhadap izin operasional angkutan sampah LPS, ada lebih kurang sekitar 40 unit yang kita stop dan lakukan pengecekan izin operasional yang dikeluarkan oleh DLHK. Ada yang berizin dan ada yang tidak bisa menunjukkan izinnya,&quot; terangnya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Dari pengawasan tersebut, tim gabungan mendapati tiga unit mobil tidak mengantongi izin operasional yang dikeluarkan oleh DLHK Kota Pekanbaru.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Yang tidak bisa menunjukkan izinnya itu tiga unit. Mereka ini membuang sampah ke trans depo pada saat jam tutup trans depo. Unit&#45;unit ini memakai stiker LPS, sebelumnya mereka bergabung dengan LPS. Namun sudah diberhentikan dari LPS, tapi stiker angkutan LPS nya tidak di lepas. Ya karena sudah kenal dengan pengawas di trans depo, mereka main masuk saja (buang sampah). Mereka ini masuk di jam stopnya timbangan. Sementara yang memegang data mobil ini masih aktif atau tidaknya itu (petugas) timbangan,&quot; jelas Rino.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Setelah diamankan, pengemudi bersama angkutan yang tidak mengantongi izin operasional digiring petugas gabungan ke Kantor Satpol PP untuk ditindak lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Unit (yang tidak berizin) kami giring ke kantor Satpol PP. Kami serahkan ke Satpol PP untuk dilakukan penindakan lebih lanjut sesuai dengan perda,&quot; tutupnya.**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/21428618031-47176-news-tidak-mengantongi-iz.jpeg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6519/tim-gabungan-dlhk-pekanbaru-amankan-tiga-unit-angkutan-sampah</guid></item><item><title>Berdiri Diatas Parit, Satpol PP Segera Tertibkan Ruli di Jalan Air Hitam</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6518/berdiri-diatas-parit-satpol-pp-segera-tertibkan-ruli-di-jalan-air-hitam</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS &#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt;&#45; Belasan bangunan liar yang berdiri di sepanjang Jalan Air Hitam, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, segera ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penertiban dilakukan lantaran bangunan&#45;bangunan tersebut berdiri tepat di atas parit jalan. Kondisi itu membuat fungsi drainase terganggu hingga menyebabkan air melimpah ke jalan dan masuk ke permukiman warga saat hujan turun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desheriyanto mengatakan, terdapat sekitar 17 bangunan liar yang bakal ditertibkan. Mayoritas bangunan tersebut digunakan warga sebagai tempat berjualan atau warung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keberadaannya menutup parit, dan menyebabkan banjir. Parit itu ditimbunnya, sehingga air kalau hujan melimpah ke permukiman,&quot; kata Desheriyanto, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Desheriyanto, para penghuni bangunan diminta segera mengosongkan dan membongkar bangunan tersebut secara mandiri. Langkah ini dilakukan seiring rencana normalisasi drainase di sepanjang Jalan Air Hitam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Satpol PP telah memberikan peringatan kepada para penghuni agar membongkar sendiri bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dekat gudang Alfamart itu lokasinya, pengaduan masyarakat karena parit itu ditutup airnya melimpah ke jalan dan masuk ke permukiman masyarakat,&quot; jelas Desheriyanto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, penertiban ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi parit sebagai saluran drainase. Dengan begitu, aliran air saat hujan dapat kembali berjalan dan resiko genangan maupun banjir yang dikeluhkan masyarakat bisa ditekan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/77785563384-img-20260701-wa0034.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6518/berdiri-diatas-parit-satpol-pp-segera-tertibkan-ruli-di-jalan-air-hitam</guid></item><item><title>Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Pekanbaru Kembali Dilaksanakan</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6517/pembelajaran-tatap-muka-sekolah-di-pekanbaru-kembali-dilaksanakan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS &#45;&#45;&#45;&#45;&#45; &lt;/strong&gt;Aktivitas belajar mengajar di Kota Pekanbaru kembali digelar secara tatap muka mulai Kamis (10/9/2026). Meski kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat, proses pembelajaran di sekolah tetap dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/32/2026 tentang Penyesuaian Pembelajaran di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam edaran tersebut, Dinas Pendidikan mengacu pada Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara Kota Pekanbaru pada Rabu (9/9/2026) masih berada pada kategori tidak sehat. Namun, kondisi tersebut disebut mengalami perbaikan dibandingkan hari sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dinas Pendidikan memutuskan proses belajar mengajar (PBM) mulai Kamis (10/9/2026) kembali dilaksanakan secara tatap muka terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Besok pembelajaran tatap muka. Namun, seluruh warga sekolah wajib menggunakan masker,&quot; kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Rabu (9/9/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski kembali ke sekolah, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi. Seluruh kegiatan pembelajaran diminta dilaksanakan di dalam ruang kelas. Aktivitas di luar ruangan juga harus dibatasi untuk mengurangi paparan terhadap kualitas udara yang masih belum sehat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, guru diminta melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan murid setiap hari. Perhatian khusus diberikan kepada murid yang rentan atau memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti asma maupun Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Murid yang mengalami gangguan kesehatan juga diberikan keluwesan untuk belajar dari rumah. Namun, kebijakan tersebut dilakukan setelah murid atau orang tua berkoordinasi dengan pihak sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dinas Pendidikan juga mengantisipasi kemungkinan kualitas udara kembali memburuk secara mendadak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kondisi tersebut, kepala sekolah dapat mengambil langkah pengamanan, mulai dari menghentikan kegiatan di luar ruangan, memulangkan murid lebih awal, hingga mengalihkan pembelajaran menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut dilakukan dengan tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan kebijakan ini, aktivitas pendidikan di Pekanbaru kembali berjalan secara tatap muka, namun penerapannya tetap menyesuaikan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan warga sekolah.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/84300532930-20467-news-mulai-besok-pemko-pe.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6517/pembelajaran-tatap-muka-sekolah-di-pekanbaru-kembali-dilaksanakan</guid></item><item><title>Bupati Siak Aktif Mengawal Karhutla Meski Sedang Pendidikan KPPD Lemhannas</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6516/bupati-siak-aktif-mengawal-karhutla-meski-sedang-pendidikan-kppd-lemhannas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengungkapkan meski sedang pendidikan KPPD Lemhannas angkatan IV 2026 yang ditaja Kemendagri di Jakarta, kerja pengendalian karhutla tetap berjalan dengan baik di bawah koordinasi kepemimpinan Bupati Siak, Dr.Afni Z, M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Instruksi beliau bisa dikatakan tak putus&#45;putus. Siang malam selalu aktif. Atas perintah beliau juga, mungkin cuma di Siak yang paling aktif mempublikasikan update kondisi ISPU di seluruh Kecamatan setiap hari. Ini penting untuk antisipasi dan pengambilan kebijakan, terutama terkait pembelajaran di sekolah saat asap,&quot; kata Syamsurizal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk itu Syamsurizal meminta tidak ada pihak&#45;pihak yang mempersoalkan keikutsertaan Bupati Siak dalam kegiatan KPPD Lemhannas angkatan IV. Apalagi posisi Bupati Siak diwajibkan hadir tanpa bisa diwakili, dan mendapat undangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bupati Siak diundang resmi dan satu&#45;satunya Kepala Daerah dari Riau yang diundang pada angkatan tersebut. Beliau memang tidak di Siak fisiknya, tapi perhatian dan instruksi&#45;instruksinya tetap sampai kepada kami setiap saat, setiap hari. Komando beliau berjalan dengan baik untuk seluruh tim di lapangan. Alhamdulillah titik api sudah dapat dikendalikan, tinggal dua lagi dan sebagian besar pendinginan,&quot; tegas Syamsurizal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal senada juga disampaikan Kapolres Siak, Sepuh yang mengatakan keaktifan Bupati Siak dalam memberi arahan pada anggota tim satgas karhutla Siak. Bahkan sebelum berangkat pendidikan bersama&#45;sama sampai ke lokasi karhutla wilayah seperti di Tasik Betung, Sungai Mandau, dikunjungi langsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita benar&#45;benar kerja kolaborasi, bahkan intens komunikasi untuk membagi kerja pasukan pemadam setiap hari. Contoh untuk alat&#45;alat berat yang diminta dari perusahaan sekitar, itu atas perintah Ibu Bupati. Alat berat ini penting sekali bagi tim pemadam darat untuk membuat sekat bakar,&quot; kata Sepuh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bahkan secara khusus Sepuh mengapresiasi dukungan Pemkab Siak untuk Polres Siak melakukan penegakan hukum bagi pelaku Karhutla. Dimana semua stakeholders instansi pusat dan daerah, berhasil diajak oleh Bupati Afni ikut aktif bersama membantu kepolisian menegakkan hukum lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ibu Bupati jemput bola dalam hal percepatan penegakan hukum. Beliau bahkan datang langsung ke Polres bersama Kepala BKSDA Riau sebelum berangkat pendidikan. Selama pendidikan pun kami terus dibantu untuk penyiapan peta wilayah, status administrasi wilayah, bahkan beliau menghubungkan kami dengan saksi ahli dari UPT Kementerian. Ini sangat membantu kami dalam hal penegakan hukum karhutla untuk penetapan tersangka&quot; ungkap Sepuh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu Kadaops Manggala Agni Siak, Ikhsan ikut menyampaikan bahwa meski sedang mengikuti pendidikan KPPD Lemhannas angkatan IV di Jakarta, Bupati Siak tetap sangat aktif memberi komando dan membantu solusi bagi tim di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bisa dikatakan beliau sangat aktif. Kami bersyukur dengan pengalaman dan komunikasi beliau, Siak cukup mendapat perhatian dari Satgas Provinsi, sering mendapat bantuan water boombing. Beliau aktif berkoordinasi, dan mampu meyakinkan tim satgas Provinsi, Alhamdulillah sampai Bapak Pangdam dan Kapolda Riau turun langsung mengawal Siak meski beliau sedang pendidikan. Ini menjadi penambah semangat kami tim yang berjibaku di garda terdepan,&quot; kata Ikhsan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelum berangkat pendidikan ke Jakarta, Ikhsan mengatakan Bupati Afni selalu ikut berada di garda terdepan. Bahkan pernah orang nomor satu di negeri Istana itu, tidak beranjak dari lokasi karhutla hingga dini hari. Tak hanya semata berkunjung, namun berkoordinasi lintas instansi dan mempersiapkan logistik bagi tim pemadam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hal yang sering terabaikan, air minum dan makanan bagi tim pemadam, beliau ikut mengkoordinir. Bahkan sebelum berangkat pendidikan, Ibu Bupati ikut memasak untuk kami tim pemadam. Semangat beliau memberi kami semangat juga menjadi kunci kekompakan tim untuk pantang pulang sebelum padam. Disatgas kabupaten Siak siapa berbuat apa sudah terbagi dengan baik&quot; kata Ihsan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski tidak berada di Siak, sistem pengendalian Karhutla menurut Ikhsan tidak ada mengalami kendala. Komunikasi dengan Bupati Siak berjalan lancar, dan Wakil Bupati ikut memimpin koordinasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk Siak Alhamdulillah semua lokasi dapat dikendalikan dengan baik. Ada dua titik pemadaman dan hanya tinggal pendinginan di beberapa lokasi. Kami berterimakasih atas dukungan penuh Ibu Bupati &amp;nbsp;masih memimpin tim meski beliau saat ini menjalani pendidikan, juga terimakasih bagi semua pihak yang berkolaborasi membantu pemadaman,&quot; kata Ikhsan. (Sya)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/34510599082-img-20260909-wa0011.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6516/bupati-siak-aktif-mengawal-karhutla-meski-sedang-pendidikan-kppd-lemhannas</guid></item><item><title>Purbaya Tawarkan SMI, Bupati Siak: Kita Mau Bayar Utang, Malah Disuruh Berutang</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6515/purbaya-tawarkan-smi-bupati-siak-kita-mau-bayar-utang-malah-disuruh-berutang</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45; Tawaran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar pemerintah daerah membiayai pembangunan infrastruktur melalui pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mendapat respons dari Bupati Siak Afni Zulkifli. Alasannya, skema tersebut tidak sesuai dengan kondisi Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini, kata Afni, justru pemerintah daerah membutuhkan dana bagi hasil (DBH) yang menjadi hak daerah untuk membayar kewajiban yang sudah menumpuk, bukan mendapatkan pinjaman baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Izin, saya ingin berbagi pandangan. Dalam banyak kesempatan kami berdiskusi dengan rekan&#45;rekan kepala daerah, kebijakan ini kurang diterima. Mungkin di beberapa daerah bisa dan sudah jalan, tapi di kami Siak tak bisa,” kata Afni, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati perempuan pertama di Siak itu menjelaskan, Siak masih memiliki kewajiban kepada pihak ketiga, mulai dari kontraktor hingga pegawai. Karena itu, yang dibutuhkan daerah adalah cash dari DBH yang dapat digunakan sesuai kebutuhan daerah berdasarkan ketentuan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami sudah punya utang sama pihak ketiga dan butuhnya cash, hak DBH disalurkan. Bukan dalam bentuk proyek. Kami butuh untuk bayar utang. Bukan malah berutang,” tegas mantan wartawan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Afni, pinjaman melalui SMI juga memiliki konsekuensi bunga. Ia mencontohkan, jika Siak meminjam Rp100 miliar dengan bunga 6 persen, maka daerah harus menanggung sekitar Rp6 miliar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Enam persen itu Rp6 miliar. Itu setara jalan satu kilometer base A atau bisa semenisasi jalan kampung dua kilometer,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni juga mengingatkan bahwa pembiayaan melalui SMI membutuhkan persetujuan DPRD. Dengan kondisi fiskal daerah yang sedang berat, proses tersebut dinilai tidak mudah dan dinilai pemberian pinjaman SMI berpotensi membuat daerah semakin terbebani utang. Padahal, kata Afni, banyak daerah penghasil sumber daya alam tengah menghadapi persoalan serupa akibat keterlambatan penyaluran DBH dari pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemberian pinjaman SMI hanya mengajarkan daerah untuk berutang. Sementara banyak kepala daerah terlilit utang akibat keterlambatan pusat membayarkan kewajiban DBH. Hutang lagi ke SMI hanya akan menambah berat daerah,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni menegaskan, DBH merupakan hak daerah yang seharusnya disalurkan dan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing&#45;masing daerah melalui proses perencanaan pembangunan berjenjang. Kebutuhan tersebut, lanjutnya, tidak selalu berupa pembangunan infrastruktur besar. Daerah juga membutuhkan anggaran untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, beasiswa, hingga dukungan bagi guru ngaji dan guru di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalaupun untuk infrastruktur, tiap daerah berbeda&#45;beda pula bentuk kebutuhannya. Ada infrastruktur spesifik di jalan kampung atau dusun, itu belum tentu masuk dalam kriteria yang bisa di&#45;SMI&#45;kan,” ungkap Afni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan tengah menyosialisasikan kebijakan baru pembiayaan infrastruktur daerah melalui PT SMI. Dalam skema tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh pinjaman untuk membangun proyek infrastruktur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Purbaya mengatakan, cicilan pinjaman tersebut nantinya akan dibayar pemerintah pusat dengan memanfaatkan sebagian DBH yang menjadi hak daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau memang daerahnya betul&#45;betul perlu bikin infrastruktur, ya pinjaman ke PT SMI nanti dibayar pakai sebagian DBH itu. Jadi nanti barangnya betul&#45;betul jadi barang,” kata Purbaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Purbaya menyebut skema itu dirancang agar dana transfer ke daerah benar&#45;benar digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang dapat dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun bagi Afni, DBH semestinya tidak dijadikan instrumen untuk mendorong daerah mengambil utang baru. Afni meminta pemerintah pusat menjadikan skema SMI sebagai alternatif, bukan kebijakan yang diberlakukan secara seragam kepada seluruh daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Menjadikan ini sebagai alternatif silakan. Tapi kalau ini jadi kebijakan kolektif, menyusun sembah jari sepuluh, jangan,” pinta Afni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni juga meminta pemerintah pusat tidak kembali menyeragamkan kebijakan seperti sebelumnya di program prioritas nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Karena tiap daerah beda&#45;beda persoalan dan dinamikanya, dan daerah bisa makin kecewa karena sedang susah. Sementara yang diminta hanya hak daerah. Tak lebih dari itu,” ujarnya. (Sya/rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/59381481569-img-20260909-wa0018.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6515/purbaya-tawarkan-smi-bupati-siak-kita-mau-bayar-utang-malah-disuruh-berutang</guid></item><item><title>Ada Pemeliharaan,Jembatan Siak I Pekanbaru Bakal Ditutup Sementara</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6514/ada-pemeliharaanjembatan-siak-i-pekanbaru-bakal-ditutup-sementara</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama sejumlah instansi terkait melakukan survei lokasi pekerjaan pemeliharaan Jembatan Siak I dan Jembatan Siak III di Kota Pekanbaru, Selasa (8/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil survei, pekerjaan pemeliharaan Jembatan Siak I dan Jembatan Siak III direncanakan mulai dilaksanakan pada minggu ketiga September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Survei tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, SPd MM, melibatkan personel Satlantas Polresta Pekanbaru, Dinas PUPR Provinsi Riau, Dishub Provinsi Riau, serta Dishub Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dasril mengatakan, survei dilakukan untuk memastikan kesiapan pengaturan dan rekayasa lalu lintas sebelum pekerjaan pemeliharaan jembatan dimulai.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Survei ini menentukan sejumlah titik untuk pemasangan rambu lalu lintas, baliho imbauan, serta lampu hazard sebagai penanda bagi pengguna jalan,&quot; kata Dasril.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut jelas Dasril, rencananya arus lalu lintas akan dialihkan menuju Jembatan Siak III saat pengerjaan Jembatan Siak I yang ditutup sementara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pengalihan arus kendaraan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama pengerjaan jembatan siak I,&quot; sebut Dasril.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan koordinasi dan rekayasa lalu lintas disiapkan sejak awal agar pelaksanaan pemeliharaan jembatan dapat berjalan dengan baik, sementara aktivitas masyarakat tetap aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, PPTK Pemeliharaan Jembatan Siak I dan Siak III, Yusfar M, ST MT, menjelaskan bahwa survei lintas instansi diperlukan untuk menyelaraskan teknis pelaksanaan pekerjaan dengan pengaturan lalu lintas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemeliharaan ini perlu dilakukan untuk menjaga kondisi dan fungsi jembatan. Karena lokasinya merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat, pelaksanaan pekerjaan tentu harus dikoordinasikan dengan baik, khususnya terkait pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas,” jelas Yusfar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, selama pekerjaan berlangsung, masyarakat akan mendapatkan informasi mengenai penutupan dan pengalihan arus melalui pemasangan baliho serta rambu lalu lintas di sejumlah titik strategis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti petunjuk yang diberikan petugas di lapangan dan memperhatikan rambu&#45;rambu yang telah dipasang. Dengan dukungan masyarakat, pekerjaan dapat berjalan aman dan lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan secara berlebihan,” tambahnya. (Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/89661065462-fb_img_1788882049422.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6514/ada-pemeliharaanjembatan-siak-i-pekanbaru-bakal-ditutup-sementara</guid></item><item><title>Ada 1.225 Titik Panas di Sumatra, Riau Diselimuti Kabut Asap Tipis</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6513/ada-1225-titik-panas-di-sumatra-riau-diselimuti-kabut-asap-tipis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Pekanbaru mendeteksi lonjakan tajam jumlah titik panas (hotspot) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 17.00 WIB, total titik panas yang tersebar di berbagai provinsi di Sumatera telah menembus angka 1.225 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Prakirawan BMKG Pekanbaru Indah DN mengatakan Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah penyumbang terbanyak dengan total 799 titik panas. Angka ini melonjak jauh dibanding provinsi lain dan menunjukkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi di wilayah selatan Sumatera tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selain Sumatera Selatan, Provinsi Riau dan Jambi juga mencatatkan angka yang cukup signifikan. Jambi terpantau memiliki 99 titik panas, sedangkan Provinsi Riau berada di urutan kedua terbesar di Sumatera dengan total 117 titik panas yang tersebar di belasan wilayah kabupaten dan kota,&quot; ujar Indah Selasa (8/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Provinsi Riau, sebaran titik panas paling mendominasi berada di Kabupaten Indragiri Hulu dengan total 48 titik, disusul oleh Kabupaten Siak sebanyak 22 titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir dengan 15 titik. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari tim satgas darat maupun udara setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beberapa wilayah lain di Riau juga tidak luput dari sebaran titik panas meski dalam skala lebih kecil.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;BMKG mencatat Kabupaten Bengkalis memiliki 10 titik, Kota Dumai 8 titik, serta Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan masing&#45;masing terdeteksi sebanyak 4 titik panas,&quot; kata Indah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, wilayah Riau lainnya seperti Kabupaten Rokan Hilir mencatatkan 3 titik panas, Kabupaten Kampar dan Siak masing&#45;masing 2 titik, serta Kabupaten Kepulauan Meranti terdeteksi 1 titik. Akumulasi dari seluruh wilayah ini mempertegas meluasnya ancaman karhutla di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dampak dari maraknya titik panas mulai mengganggu kualitas udara dan tingkat visibilitas di sejumlah wilayah Riau. Berdasarkan pembaruan data jarak pandang (&lt;i&gt;visibility&lt;/i&gt;) pukul 16.00 WIB, fenomena asap mulai menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Rengat, Pelalawan, hingga Tambang, yang mana seluruhnya mencatatkan jarak pandang terbatas hanya sejauh 5 kilometer.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak BMKG Pekanbaru melalui prakirawan Indah DN mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada serta meningkatkan koordinasi pencegahan karhutla.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan guna mencegah memperburuk kondisi paparan asap yang kini mulai menyelimuti permukiman,&quot; tegasnya.(Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/3184380046-1788517414.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6513/ada-1225-titik-panas-di-sumatra-riau-diselimuti-kabut-asap-tipis</guid></item></channel></rss>