<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://dentingnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://dentingnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6329/bupati-afni-hadiri-pelantikan-idi-tpp-dokter-siak-masih-yang-tertinggi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&lt;/strong&gt;&#45;&#45;&#45;&#45;Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si., menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Siak periode 2026–2029 di Hall Center Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026). Pada saat yang sama juga dilantik pengurus IDI Wilayah Riau, IDI Kabupaten Indragiri Hulu dan IDI Kabupaten Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kehadiran ini disebutnya sebagai bentuk dukungan penuh agar IDI Siak dapat menjadi jembatan konsolidasi dan kolaborasi menjaga pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Afni tiba di Pekanbaru usai menghadiri agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Bandung yang membahas berbagai kepentingan kabupaten, termasuk transfer keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Menjaga kepentingan rakyat termasuk kepentingan untuk para Dokter, tidak bisa lagi sendiri&#45;sendiri. Kita harus saling bersinergi dan kolaborasi. Contoh misalnya ada kendala secara teknis kesehatan bisa disampaikan ke kami, dan akan kami bahas di asosiasi kepala daerah untuk disampaikan ke Kementerian terkait. Termasuk perihal rencana mekanisme Akreditasi Rumah Sakit,&quot; kata Afni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati perempuan pertama di Siak ini mengapresiasi pengabdian para dokter di tengah kondisi efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Katanya tidak ada kepala daerah yang menginginkan situasi fiskal seperti saat ini, namun pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan kebijakan yang mendukung pelayanan publik, termasuk sektor kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya mohon layani rakyat kita dengan baik, dalam kondisi apa pun saat ini. Tidak ada alasan untuk kita tidak melayani rakyat kita dengan baik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apalagi menurut Ketua IDI Wilayah Riau dr. Marhab Effendi, MH, CMC, tunjangan dokter spesialis di Kabupaten Siak masih menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Riau. Bahkan nilainya lebih tinggi dari Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semua daerah sekarang sedang mengalami tekanan fiskal. Meski Pekanbaru PAD&#45;nya besar, namun ketika Provinsi merencanakan evaluasi subsidi BPJS, tetap Pak Wali menjadi berat juga. Pemkab Siak sendiri sudah menyampaikan keberatan jika subsidi BPJS dikurangi dari Provinsi menjadi 60% Kabupaten, ini sama artinya dengan menambah anggaran Rp100 miliar lebih. Sangat berat untuk Siak dan sudah saya sampaikan ke Bapak Plt Gubernur,&quot; jelas Afni yang diamini oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho yang hadir pada agenda tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan itu, Afni mengucapkan selamat kepada Ketua IDI Siak periode 2026–2029 dr. Hasriza Eka Putra, M.Sc., Sp.A., Sekretaris IDI Siak dr. Liza Novita, serta seluruh pengurus yang baru dilantik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni berharap IDI Siak terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selamat bertugas dan semoga semua dokter tetap melayani rakyat Siak dengan baik. Tidak ada alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. Semoga Allah memberikan ridho atas segala niat baik,&quot; ujarnya. (aya/rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/52205794049-whatsapp_image_2026-08-02_at_08.jpeg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6329/bupati-afni-hadiri-pelantikan-idi-tpp-dokter-siak-masih-yang-tertinggi</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Janji  Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6328/pemko-pekanbaru-janji--beri-keringanan-untuk-pedagang-eks-pemegang-hgb-ruko-stc</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan tetap memberikan keringanan terhadap eks pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) ruko di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jendral Sudirman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemko tetap berpihak dan membuat kebijakan yang pro kepada pedagang, dalam pengelolaan ratusan ruko di pusat perdagangan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pedagang eks pemegang HGB ruko di kawasan STC.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Konsepnya itu, pak wali kota ingin pemko membantu kawan&#45;kawan (eks pemegang HGB ruko) di sana. Tapi kita tidak mau juga melanggar hukum,&quot; kata Markarius usai pertemuan di aula MPP Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menuturkan, sebanyak 133 ruko di kawasan STC resmi menjadi aset Pemko Pekanbaru seiring masa kerjasama sistem Bangun Guna Serah (BGS) Komplek Pertokoan STC antara PT Makmur Papan Permata (MPP) dengan Pemko Pekanbaru berakhir pada Februari 2026 kemarin&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kawasan STC Ramayana dibangun dengan pola BGS. Artinya, pemerintah memberikan hak untuk membangun dan memanfaatkan aset tersebut selama jangka waktu 25 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah masa itu berakhir, bangunan beserta asetnya menjadi milik Pemerintah Kota. Karena itu, HGB atas bangunan tersebut tidak dapat diperpanjang lagi. Mekanisme yang masih dimungkinkan sesuai aturan adalah melalui kerja sama pemanfaatan atau sewa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Markarius menyebut, Pemko juga sudah berkonsultasi dengan KPK dan Kemendagri terkait diperbolehkan atau tidaknya diperpanjang HGB. Namun KPK dan Kemendagri menegaskan HGB tidak bisa diperpanjang, dan pengelolaan kembali ke Pemko seiring HGB berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita mencoba juga langkah yang lain, bagaimana supaya tetap memberikan keringanan kawan&#45;kawan pedagang atau eks pemegang HGB ini. Mungkin salah satunya kalau bisa tarif sewa di diskon, upaya&#45;upaya meringankan ini akan kita konsultasikan. Kalau bisa kenapa tidak,&quot; pungkasnya. **&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/93842128320-1884-news-gelar-pertemuan-deng.jpeg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:32:04 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6328/pemko-pekanbaru-janji--beri-keringanan-untuk-pedagang-eks-pemegang-hgb-ruko-stc</guid></item><item><title>Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6327/wamenkes-ri-kunjungi-riau-perkuat-gerakan-bersama-percepatan-eliminasi-tuberkulosis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Upaya percepatan penanggulangan tuberkulosis (TB) terus menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menekan penyebaran penyakit menular yang masih menjadi salah satu tantangan kesehatan di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Komitmen itu terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Okta ke Provinsi Riau yang dipusatkan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus bersama jajaran Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program prioritas nasional pemberantasan TB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut baik kunjungan pemerintah pusat yang dinilai menunjukkan besarnya perhatian terhadap upaya pengendalian tuberkulosis di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kehadiran Wamendagri dan Wamenkes RI secara bersamaan menjadi bukti bahwa penanganan TB memerlukan dukungan lintas sektor, tidak hanya mengandalkan pelayanan kesehatan semata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;, hari ini kita dapat menerima kunjungan kerja Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri dan Bapak Wakil Menteri Kesehatan di Provinsi Riau. Kehadiran beliau secara bersamaan menegaskan bahwa penanggulangan tuberkulosis tidak cukup hanya ditangani dari sisi medis,&quot; ujar Plt Gubri SF Hariyanto, Selasa (04/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dijelaskan, keberhasilan pengendalian TB membutuhkan keterlibatan seluruh sektor. Mulai dari unsur pemerintahan pusat hingga tingkat paling bawah agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan menjangkau masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dibutuhkan kepemimpinan pemerintahan dan gerakan bersama sampai tingkat kecamatan, kelurahan, puskesmas, serta lingkungan masyarakat,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Okta, menerangkan bahwa kunjungannya bersama Wakil Menteri Dalam Negeri merupakan bagian dari sosialisasi program prioritas pemerintah dalam percepatan pemberantasan tuberkulosis di berbagai daerah. Ia menambahkan, selama berada di Riau, rombongan telah melakukan peninjauan ke Universitas Riau (UNRI) dan RSUD Arifin Achmad untuk menyampaikan strategi luar biasa atau ekstraordinari dalam upaya menekan angka penularan penyakit tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami datang ke Provinsi Riau bersama Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri, untuk mensosialisasikan program prioritas pemerintah, khususnya dalam penanggulangan dan pemberantasan Tuberkulosis (TB). Tadi kami bersama Pak Plt Gubernur, baik saat peninjauan di Universitas Riau (UNRI) maupun di rumah sakit ini, telah menjelaskan bagaimana langkah serta strategi ekstraordinari kita dalam memberantas TB,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wamenkes RI Benjamin mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan selama ini telah menunjukkan kinerja yang baik dalam memberikan pengobatan kepada pasien. Namun, menurutnya, keberhasilan eliminasi TB juga sangat bergantung pada kemampuan menemukan secara aktif orang&#45;orang yang telah terpapar agar rantai penularan dapat diputus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selama ini, kinerja tenaga kesehatan kita sudah sangat baik dalam mengobati pasien yang sakit. Namun perlu kita ingat, TB adalah penyakit menular seperti COVID&#45;19. Jika orang yang tertular tidak kita kejar dan tidak dilakukan pemeriksaan ketat, penyebarannya tidak akan berhenti,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pemeriksaan terhadap seluruh anggota keluarga atau kontak serumah pasien TB. Langkah tersebut dinilai menjadi strategi utama untuk menemukan kasus lebih dini sekaligus memberikan perlindungan kepada mereka yang belum terinfeksi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Oleh karena itu, kontak serumah dari pasien TB wajib diperiksa. Mereka yang terdeteksi sakit harus segera diobati, sedangkan mereka yang belum sakit wajib mendapatkan obat pencegahan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia optimistis apabila strategi penemuan kasus aktif, pengobatan, serta pemberian terapi pencegahan dapat dilaksanakan secara konsisten setiap tahun maka Indonesia akan mampu menurunkan jumlah kasus tuberkulosis secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jika strategi ini konsisten kita jalankan setiap tahun, maka dalam kurun waktu 3 tahun ke depan, kasus TB di Indonesia dipastikan akan turun drastis,&quot; pungkasnya.(aya)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/51901137140-1785843660.jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:27:06 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6327/wamenkes-ri-kunjungi-riau-perkuat-gerakan-bersama-percepatan-eliminasi-tuberkulosis</guid></item><item><title>Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6326/korban-gigitan-monyet-liar-di-tembilahan-bertambah-jadi-15-orang</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil Junaidy, Selasa (4/8/26) menyatakan upaya perburuan monyet liar di Tembilahan terus dilakukan. Tak hanya melibatkan dari Tim DPKP saja, tetapi sejumlah warga yang juga turut prihatin akan bertambahnya korban serangan monyet tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban gigitan monyet liar tercatat sudah 15 orang. Lokasi serangan terjadi di berbagai tempat berbeda. Tercatat pada Senin kemarin ada empat orang korban dengan berbagai luka gigitan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Di antara korban serangan monyet anak&#45;anak,&quot; kata Junaidy.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bocah terkena serangan pertama seorang laki&#45;laki. Ia mengalami luka gigitan di bagian leher. Akibat luka yang dideritanya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan penanganan medis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada hari yang sama dua orang pria dewasa dan seorang anak wanita juga dilaporkan menjadi korban serangan monyet di kawasan Lorong Kubur, Parit 13 Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan. Korban ada yang&amp;nbsp; mengalami luka gigitan di bagian belakang tubuh, kepala, tangan serta paha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan,&quot; papar Junaidy.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati Inhil Herman bersama Kapolres AKBP Donny Eko Listianto, sebelumnya telah mengunjungi warga yang menjadi korban serangan monyet liar di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur, Kecamatan Tembilahan Hilir. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan yang diberikan berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan itu, Herman menyampaikan keprihatinan atas insiden yang mengakibatkan 11 warga mengalami luka gigitan. Menurutnya, Pemkab Inhil telah menjalin komunikasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna memperoleh kepastian mengenai status satwa yang hingga kini masih berkeliaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah monyet tersebut merupakan satwa yang dilindungi atau bukan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati menegaskan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap penanganan korban, termasuk menjamin seluruh biaya pengobatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung, sehingga masyarakat tidak dipungut biaya,&quot; tambahnya.(sya)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto memastikan personel kepolisian bersama tim gabungan turut melakukan pencarian terhadap monyet liar tersebut. Penyisiran terus difokuskan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian satwa guna mengantisipasi terjadinya korban berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/90820874648-images_(48).jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:20:51 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6326/korban-gigitan-monyet-liar-di-tembilahan-bertambah-jadi-15-orang</guid></item><item><title>Semarak HUT ke&#45;35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6325/semarak-hut-ke35-kampung-empang-baru-expo-umkm-dan-culture-fest-2026-dorong-ekonomi-lokal-berbasis-budaya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; &amp;nbsp;Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai pembukaan Expo UMKM dan Culture Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke&#45;35 Kampung Empang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kampung Empang Baru itu menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpadu dengan kekayaan seni dan budaya daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara pembukaan dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Anggota DPRD Kabupaten Siak Daerah Pemilihan II Umbarno dan Retno Guntoro, Camat Lubuk Dalam Agung Afandi, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Siak, Kyai Toyyib Firdaus, para penghulu se&#45;Kecamatan Lubuk Dalam, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta masyarakat Kampung Empang Baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peringatan HUT ke&#45;35 ini menjadi pengingat perjalanan panjang Kampung Empang Baru yang merupakan salah satu dari tujuh kampung di Kecamatan Lubuk Dalam. Kampung ini ditetapkan sebagai desa definitif pada 1 April 1991 berdasarkan Keputusan Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang menggelar kegiatan budaya dengan melibatkan pelaku UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kegiatan budaya yang melibatkan UMKM seperti ini harus terus kita kembangkan, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan. Dengan dukungan dunia usaha dan sektor perbankan, perputaran ekonomi masyarakat akan semakin meningkat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Syamsurizal juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun kampung dan Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mari bersama&#45;sama kita bergandeng tangan untuk membangun kabupaten kita. Semoga ke depannya Siak semakin jaya dan bermartabat,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai tanda resmi dibukanya Expo UMKM dan Culture Fest 2026, Wakil Bupati Siak melakukan pemukulan gong yang disambut antusias masyarakat. Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia Kampung Empang Baru sekaligus harapan agar kampung tersebut semakin maju, sejahtera, dan harmonis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui penyelenggaraan Expo UMKM dan Culture Fest 2026, Pemerintah Kabupaten Siak bersama masyarakat berharap potensi UMKM lokal semakin dikenal luas, produk&#45;produk unggulan masyarakat mampu bersaing di pasar yang lebih besar, serta budaya lokal tetap lestari sebagai identitas dan kebanggaan daerah. Momentum peringatan HUT ke&#45;35 Kampung Empang Baru ini juga diharapkan menjadi penggerak tumbuhnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan dunia perbankan dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Sya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/66176070315-img-20260731-wa0028.jpg"/><pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6325/semarak-hut-ke35-kampung-empang-baru-expo-umkm-dan-culture-fest-2026-dorong-ekonomi-lokal-berbasis-budaya</guid></item><item><title>Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6324/diskominfo-siak-kembangkan-aplikasi-mbg-perkuat-pengawasan-kualitas-makanan-bagi-penerima-manfaat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong transformasi digital dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah mengembangkan Aplikasi MBG sebagai instrumen pengawasan kualitas makanan yang akan digunakan oleh para pelaksana program di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengembangan aplikasi tersebut dipaparkan dalam rapat ekspos yang digelar di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Siak, Senin (3/8/2026). Rapat dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Koordinator MBG Kabupaten Siak, Sekretaris Diskominfo, serta para kepala bidang di lingkungan Diskominfo Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan bukan sekadar sebagai sarana pelaporan, tetapi juga untuk membangun kesadaran seluruh pihak yang terlibat agar mutu makanan bagi penerima manfaat tetap terjaga sejak proses produksi hingga distribusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan awareness para pelaksana lapangan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat Program MBG,&quot; kata Rozi Chandra saat memaparkan pengembangan aplikasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Rozi, sistem tersebut dibangun dengan empat parameter utama yang menjadi acuan dalam pengawasan kualitas makanan. Keempat parameter itu meliputi ketepatan waktu distribusi, kesegaran makanan, kelayakan dan cita rasa makanan, serta variasi menu yang disajikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ada empat parameter dalam aplikasi yang kita luncurkan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan awareness kepada KSPPG, pengawas gizi, dan mitra, bahwa makanan yang didistribusikan kepada anak harus tepat waktu, segar, baik dan enak untuk dimakan, serta bervariasi supaya tidak membosankan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan gizi, tetapi juga kualitas makanan yang diterima anak&#45;anak setiap hari. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat, mulai dari KSPPG, tenaga pengawas gizi, hingga mitra penyedia makanan, perlu memiliki standar yang sama dalam menjaga mutu layanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui aplikasi tersebut, proses pengawasan diharapkan menjadi lebih cepat, terukur, dan terdokumentasi secara digital. Data yang dihimpun dari lapangan juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rapat ekspos juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna menyamakan persepsi mengenai kebutuhan data, mekanisme pelaporan, serta peran masing&#45;masing instansi dalam mendukung implementasi aplikasi. Masukan dari seluruh peserta akan menjadi bagian dari penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rozi menegaskan, pengembangan Aplikasi MBG merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. &amp;nbsp;Melalui kolaborasi lintas sektor dan sistem pengawasan yang lebih modern, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi para penerima manfaat di Kabupaten Siak.(Aya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/65976932747-img-20260803-wa0035.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6324/diskominfo-siak-kembangkan-aplikasi-mbg-perkuat-pengawasan-kualitas-makanan-bagi-penerima-manfaat</guid></item><item><title>Smart Farming Binaan BI di Bunga Raya Tunjukkan Hasil, Produktivitas Padi Meningkat</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6323/smart-farming-binaan-bi-di-bunga-raya-tunjukkan-hasil-produktivitas-padi-meningkat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mulia Tani di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, mulai menunjukkan hasil positif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah lebih dari satu tahun pendampingan, produktivitas padi petani meningkat sekitar sepuluh persen, sekaligus menjadi bukti bahwa penerapan teknologi mampu mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Capaian tersebut mengemuka pada Panen Raya Padi Gapoktan Mulia Tani binaan BI Provinsi Riau bertema &quot;Panen Raya Petani Modern Menuju Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan&quot; di Kampung Jayapura, Kecamatan Bunga Raya, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan peningkatan produktivitas itu tidak terlepas dari kegigihan para petani yang tetap mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan, terutama keterbatasan pasokan air.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami mengapresasi bapak&#45;ibu para petani Banyak tantangan yang dihadapi mereka, tetapi petani kita di sini luar biasa, rajin. Petani di Bunga Raya ini bisa dikategorikan sebagai petani sawah tadah hujan karena tidak selamanya air tersedia. Saat musim kemarau, mereka menghadapi keterbatasan air,&quot; kata Afni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dihadapan para petani, Afni menegaskan akan terus mengupayakan dan mencari solusi setiap persoalan yang dihadapi para petani terutama di Bunga Raya. Menurutnya, Bunga Raya merupakan sentra pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Afni, Kecamatan Bungaraya memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi pangan di Kabupaten Siak. Kawasan tersebut memiliki hamparan sawah sekitar 3.000 hektare dalam satu kawasan, dengan indeks pertanaman (IP) yang kini telah mencapai sekitar 2,5 kali tanam dalam setahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai penerapan teknologi melalui smart farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, teknologi hanya akan memberikan hasil optimal apabila didukung oleh semangat dan kerja keras para petani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Teknologi ini sifatnya membantu, tetapi kalau petaninya pemalas tetap saja tidak ada gunanya. Jadi kembali kepada manusianya. Kalau petaninya sudah rajin dan gigih seperti petani Bunga Raya, kemudian didukung teknologi, pasokan air yang baik, dan pupuk yang tersedia, saya yakin Bungaraya akan menjadi jauh lebih luar biasa dari yang kita lihat hari ini,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni berharap keberhasilan yang ditunjukkan Gapoktan Mulia Tani tidak berhenti pada satu kawasan percontohan, tetapi dapat direplikasi ke seluruh wilayah Bunga Raya sehingga mampu menjadi model pengembangan pertanian modern di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya harapkan kegiatan hari ini bukan hanya soal bulir&#45;bulir padi yang kita panen, tetapi menjadi bukti hasil kerja keras bersama. Kalau semua pihak berkolaborasi membantu petani, saya yakin Bunga Raya bukan hanya memiliki satu demplot, tetapi satu kecamatan ini bisa menjadi contoh,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Ahmad mengatakan pendampingan smart farming yang dilakukan selama lebih dari satu tahun mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, program tersebut mulai menunjukkan hasil secara nyata. Dampak positifnya tercermin dari peningkatan produktivitas sekitar sepuluh persen,&quot; ujar Panji.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, pendampingan dilakukan melalui penerapan teknologi pertanian yang lebih presisi, mulai dari penggunaan benih unggul, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Seluruh pendekatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Gapoktan Mulia Tani, Yanto Sukanto mengatakan panen raya tahun ini merupakan panen kedua sejak kelompok tani tersebut menerapkan sistem smart farming bersama Bank Indonesia Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bagi kami para petani, panen raya bukan sekadar memanen hasil tanaman, tetapi menjadi puncak dari perjuangan panjang. Bersama Bank Indonesia kami menerapkan teknologi tepat guna, seperti penggunaan benih unggul berkualitas, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, penggunaan alat dan mesin pertanian modern, hingga teknik pemupukan yang lebih terukur,&quot; kata Yanto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberhasilan program smart farming di Bunga Raya diharapkan menjadi contoh pengembangan pertanian modern di Provinsi Riau. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan petani dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan sektor pertanian yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Aya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/32131255367-img-20260803-wa0043.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6323/smart-farming-binaan-bi-di-bunga-raya-tunjukkan-hasil-produktivitas-padi-meningkat</guid></item><item><title>Diskominfotiksan Pekanbaru Evaluasi Operator TRC 112</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6322/diskominfotiksan-pekanbaru-evaluasi-operator-trc-112</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan seluruh laporan masyarakat, baik yang bersifat darurat maupun non&#45;darurat, tetap dapat disampaikan melalui berbagai kanal pengaduan yang telah disediakan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Penegasan ini disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait respons operator layanan TRC 112 yang menyebut layanan tersebut hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, Selasa (3/8/2026), mengatakan, layanan TRC 112 memang dikenal sebagai layanan kegawatdaruratan. Namun, operator tidak dibenarkan menolak laporan yang disampaikan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Itu murni merupakan kelalaian petugas atau call taker. Yang bersangkutan telah kami evaluasi,&quot; tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Tujuan utama Pemko Pekanbaru menghadirkan berbagai kanal pengaduan adalah untuk menampung seluruh aspirasi dan laporan masyarakat, tanpa membedakan apakah laporan tersebut bersifat darurat maupun non&#45;darurat.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Selain melalui layanan TRC 112, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui SP4N&#45;LAPOR!, fitur Lapor Pekanbaru pada aplikasi Super Apps Pekanbaru, akun Instagram Lapor Pekanbaru, serta kios layanan pengaduan secara langsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;&quot;Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan berbagai persoalan yang dihadapi melalui kanal&#45;kanal pengaduan yang telah disediakan, baik secara daring maupun luring. Seluruh laporan akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,&quot; tutup Ardiansyah.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(68,68,68);&quot;&gt;Sebelumnya, muncul keluhan dari seorang pelapor yang menghubungi layanan TRC 112. Namun, warga tersebut memperoleh jawaban dari operator bahwa layanan tersebut hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat. Pemko Pekanbaru menegaskan bahwa seluruh laporan masyarakat tetap harus diterima dan diproses melalui kanal pengaduan yang tersedia.**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/2030988985-24152-news-operator-trc-112-die.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:54:49 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6322/diskominfotiksan-pekanbaru-evaluasi-operator-trc-112</guid></item><item><title>Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6321/pengukuhan-202-ketua-rtrw-dan-310-ketua-dasa-wisma-perkuat-kelembagaan-masyarakat-tenayan-raya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Sebanyak 202 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) terpilih di Kecamatan Tenayan Raya resmi dikukuhkan. Selain itu, sebanyak 310 Ketua Dasa Wisma juga dikukuhkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan masyarakat hingga tingkat lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Camat Tenayan Raya Abdul Rahman, Minggu (2/8/2026), mengatakan, dari total 202 Ketua RT dan RW yang dikukuhkan, terdiri atas 161 Ketua RT dan 41 Ketua RW. Sementara itu, pengukuhan 310 Ketua Dasa Wisma dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sebanyak 161 Ketua RT dan 41 Ketua RW telah dikukuhkan. Selain itu, ada 310 Ketua Dasa Wisma yang juga dikukuhkan oleh Ketua TP PKK Kota Pekanbaru,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada tahap awal pemerintah membentuk satu Dasa Wisma untuk setiap RT. Ke depan, jumlah tersebut akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk tahap awal, satu RT dibentuk satu Dasa Wisma. Nantinya akan terus kami kembangkan,&quot; jelas Abdul Rahman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapannya kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho agar segera mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong di tingkat kelurahan. Kelengkapan struktur organisasi akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami berharap kekosongan jabatan di kantor&#45;kantor kelurahan dapat segera diisi. Dengan struktur organisasi yang lengkap, pelayanan publik di tingkat kelurahan maupun kecamatan akan berjalan lebih optimal,&quot; ucap Abdul Rahman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terkait pembangunan akses jalan menuju Kelurahan Melebung, pihak kecamatan telah menyampaikan usulan tersebut. Namun, realisasinya masih menunggu arahan dan tindak lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk pembangunan jalan menuju Kelurahan Melebung, kami sudah menyampaikan usulan sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, kami masih menunggu arahan dari Dinas PUPR maupun Dinas Perkim terkait pelaksanaannya,&quot; pungkasnya. **&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/32909153295-31773-news-pengukuhan-202-ketua.jpeg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6321/pengukuhan-202-ketua-rtrw-dan-310-ketua-dasa-wisma-perkuat-kelembagaan-masyarakat-tenayan-raya</guid></item><item><title>Delegasi GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6320/delegasi-gcmc-imtgt-ke9-mulai-berdatangan-ke-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Delegasi dari tiga negara yang menjadi peserta pertemuan Green Cities Mayor Council Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle (GCMC IMT&#45;GT) ke&#45;9, mulai berdatangan ke Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tamu&#45;tamu sudah mulai berdatangan hari ini. Tadi sudah ada juga delegasi dari Malaysia yang sudah datang,&quot; ungkap Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sore ini, kita perkiraan 80 persen delegasi GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9 sudah sampai ke Kota Pekanbaru,&quot; ulasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sesuai jadwal, kata Wawako Markarius, pertemuan GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9 yang akan membahas pembangunan kota hijau dan pembangunan perkotaan berkelanjutan ini bakal dilangsungkan mulai besok, 5 Agustus hingga 7 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan akan diawali dengan Seminar IMT&#45;GT denga tema &quot;Pembangunan Kota Hijau Berkelanjutan&quot;, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke SMPN 4 Pekanbaru, kemudian kunjungan ke Bank sampah di RTH Putri Kaca Mayang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Malamnya gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi,&quot; ucap Wawako Markarius.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemko Pekanbaru sendiri, optimistis pelaksanaan GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9 akan berlangsung sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh delegasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepercayaan sebagai tuan rumah forum internasional ini diharapkan semakin mengukuhkan citra Pekanbaru sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, berdaya saing, serta konsisten mendorong pembangunan hijau yang berkelanjutan.***&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/68973605951-12751-news-delegasi-gcmc-imt-gt.jpeg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 15:45:16 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6320/delegasi-gcmc-imtgt-ke9-mulai-berdatangan-ke-kota-pekanbaru</guid></item><item><title>Digesa, Persimpangan Arifin Ahmad &#45; Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6319/digesa-persimpangan-arifin-ahmad--sudirman-dibuka-akhir-tahun-ini</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Pekerjaan pembangunan simpang sebidang Jalan Arifin Ahmad &#45; Jendral Sudirman terus dikebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, menargetkan simpang sebidang ini rampung pada akhir tahun ini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan bahwa ditargetkan pada akhir Desember nanti simpang sebidang sudah terbuka dan dapat dilalui pengendara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Simpang ini dari Jalan Arifin Ahmad menuju arah Purna MTQ Pekanbaru atau Jalan Sudirman,&quot; kata Edward Riansyah, Minggu (2/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, proses pengerjaan simpang jalan dua jalur ini sedang dalam tahap pengerasan. Para pekerja dan sejumlah alat berat sudah beraktivitas di lokasi. Ada juga pengerjaan yang memakan sebagian bahu Jalan Jenderal Sudirman di kawasan itu&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk pengerjaan hingga tahap ini sudah 23 persen rampung dari target,&quot; terang Edu, sapaan akrabnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, proses pengerjaan persimpangan itu sudah mencapai target waktu. Ia menyebut bahwa tahapan pengerasan jalan sesuai dengan jadwal yang sudah ada.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Masih plus dari target time schedule yang kita punya, untuk tahap pengerasan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses pengerjaan simpang jalan baru itu sempat terhenti akhir tahun 2025 silam. Namun pengerjaan pembangunan simpang jalan itu berlanjut kembali pada Juni 2026 lalu. Gelontoran anggaran untuk pembangunan jalan Simpang Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman ini mencapai Rp7,6 Miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anggaran pembangunan jalan dalam penyelenggaraan jalan kota ini bersumber dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2026. Kontraktor pelaksana kegiatan pembangunan jalan itu yakni PT. Riau Mas Bersaudara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sedangkan kontraktor pengawas kegiatan ini yaitu PT. Sandi Arifa Consultant. Waktu pengerjaan pembangunan jalan itu selama 180 hari kalender. Mereka masih punya waktu sekitar lima bulan lagi menuntaskan pembangunan jalan ini.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/13768155294-1785660548.jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6319/digesa-persimpangan-arifin-ahmad--sudirman-dibuka-akhir-tahun-ini</guid></item><item><title>Terpantau Camera Trap, BBKSDA Pasang Kandang Jebakan Harimau di Inhil</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6318/terpantau-camera-trap-bbksda-pasang-kandang-jebakan-harimau-di-inhil</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus mengintensifkan upaya mitigasi dan evakuasi seekor harimau Sumatera yang terpantau berada di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Ahad (2/8/26), tim yang dipimpin Bambang Santoso telah memasang kandang jebak (box trap) sebagai bagian dari upaya evakuasi satwa dilindungi tersebut. Sebelumnya, keberadaan harimau telah berhasil terpantau melalui camera trap yang dipasang tim pada Rabu (29/7/26).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Humas BBKSDA Riau, Reni, mengatakan berbagai langkah mitigasi terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian harimau Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tim terus melakukan beberapa upaya mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan terhadap pergerakan harimau. Kemarin tim telah menyiapkan kandang jebak (box trap) juga pemantauan menggunakan drone thermal,&quot; kata Reni, Ahad (2/8/26).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak BBKSDA bahkan papar Reni telah menambah personel ke deaa Danai tersebut. Namun berapa personil tambahan yang didatangkan is tao merincikanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ada pun penggunaan drone thermal diharapkan dapat membantu mendeteksi keberadaan harimau, terutama saat satwa beraktivitas pada malam hari atau berada di kawasan dengan vegetasi yang rapat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemantauan juga terus dilakukan secara berkala untuk menentukan langkah evakuasi yang paling aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan ini, Reni juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak berupaya mendekati atau menangkap harimau secara mandiri. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat keberadaan harimau atau menemukan jejak baru. Sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman tanpa membahayakan manusia maupun satwa yang dilindungi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Desa Danai, Halim, membenarkan bahwa proses penanganan harimau masih berlangsung. Ia menyebut upaya tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan kepolisian setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Warga bersama aparat kepolisian juga ikut membantu tim BBKSDA dalam upaya evakuasi harimau tersebut,&quot; papar Halim.(Sya/MCR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/9037589886-images_(45).jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6318/terpantau-camera-trap-bbksda-pasang-kandang-jebakan-harimau-di-inhil</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Lantik Sekda Baru dan Enam Pejabat Eselon Lainnya</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6317/pemko-pekanbaru-lantik-sekda-baru-dan-enam-pejabat-eselon-lainnya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, resmi melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru pada Senin (3/8/2026) siang. Pelantikan tersebut berlangsung bersama enam pejabat lainnya di Aula Lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar serta Asisten III Setdaprov Riau M. Job Kurniawan. Selain itu, Kepala BPKAD Riau Indra beserta para kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru juga turut hadir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh pejabat yang resmi diambil sumpahnya. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah amanah besar untuk menjalankan tugas pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pesan saya, harus amanah, ambil keputusan yang berpihak kepada rakyat. Jaga pemerintah kota, kita semua agar terhindar dari korupsi,&quot; ujar Agung Nugroho dalam sambutannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara khusus, Wali Kota menginstruksikan Sekretaris Daerah yang baru untuk bersikap lebih inklusif serta mampu merangkul seluruh pihak. Para pejabat yang baru dilantik juga diminta segera bekerja guna membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain jabatan Sekretaris Daerah, Pemko Pekanbaru mengukuhkan enam pejabat lain, di antaranya Zacky Helmi sebagai Kepala DPM&#45;PTSP dan Indra Maulana sebagai Kabag Kesra. Jabatan lain diisi Rezatul Helmi sebagai Kabid Pemberdayaan DP3APM, Tri Sepnasaputra sebagai Sekretaris Dispora, Juli Victorino sebagai Kabid Penataan Lingkungan DLHK, serta Arie Susma sebagai Kabid Promosi Diskop UKM.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai bagian dari rotasi posisi, Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru, Samto, ditunjuk mengisi jabatan Pelaksana Tugas Inspektur Inspektorat Daerah. Penunjukan tersebut dilakukan untuk menggantikan posisi Zulhelmi Arifin yang kini resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemerintah Kota Pekanbaru berharap restrukturisasi pejabat ini dapat mempercepat jalannya roda pemerintahan serta meningkatkan kinerja pelayanan publik. Seluruh proses penyerahan jabatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir acara.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/36116413277-1785751434.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6317/pemko-pekanbaru-lantik-sekda-baru-dan-enam-pejabat-eselon-lainnya</guid></item><item><title>Siak Terima Revitalisasi Sekolah Rp61 Miliar Lebih, Bupati Afni: Jangan Ada Fee dan Pungli!</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6316/siak-terima-revitalisasi-sekolah-rp61-miliar-lebih-bupati-afni-jangan-ada-fee-dan-pungli</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;SIAK&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;,DENTINGNEWS&lt;/strong&gt;&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Program prioritas nasional revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Siak, berjalan dengan lancar. Total dalam rentang waktu 2025&#45;2026, satuan pendidikan di Kabupaten Siak sudah menerima dana lebih dari Rp61 miliar dan jumlah ini seiring waktu akan terus bertambah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program ini dilaksanakan secara swakelola oleh satuan pendidikan dengan melibatkan masyarakat, serta didukung pengawasan pemerintah pusat dan daerah. Pada tahun 2025, Kabupaten Siak menerima bantuan revitalisasi untuk 36 satuan pendidikan, terdiri atas 5 PAUD, 15 SD, dan 16 SMP. Total pagu berdasarkan PKS sebesar Rp31.910.162.467.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara berdasarkan laporan per 2 Agustus 2026, sebanyak 44 satuan pendidikan telah menandatangani perjanjian kerjasama, terdiri atas 29 PAUD, 4 SD, dan 11 SMP, dengan total pagu sementara Rp29.811.888.158. Jumlah ini masih terus bertambah hingga sampai triwulan ketiga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, terdapat 7 SD pada tahap Bimtek dan 2 SMP pada tahap Bimtek/Pra&#45;Bimtek yang belum menandatangani PKS. Dengan demikian, perkembangan program saat ini telah mencakup 53 satuan pendidikan, yaitu 29 PAUD, 11 SD, dan 13 SMP. Ada 112 sekolah yang diusulkan melalui aplikasi—42 PAUD, 47 SD, 21 SMP, dan 2 SKB. Selain itu terdapat pula 91 PAUD berstatus verifikasi dan validasi untuk rencana penambahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Insya Allah di periode ini kita terus perjuangkan agar usulan revitalisasi sekolah se Kabupaten Siak dapat diterima semua. Apalagi Ketua Komisi X DPR RI dan anggota sudah datang langsung ke Siak. Pesan tegas saya kepada unsur Dinas, jangan ada yang meminta fee ataupun melakukan pungli ke pihak sekolah. Begitupun pesan saya pada seluruh Kepala Sekolah, jangan mark up dan harus berani melapor bila ada yang mengganggu program ini di lapangan,&quot; kata Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, Senin (3/7/2026) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hadir pada kesempatan tersebut Kepala BPMP Riau, Nilam Sari; Kadisdik Siak, Staff Ahli, Kabag, Kabid, Kasi, Korwil, seluruh Kepala Sekolah beserta Bendahara dan operator sekolah penerima dan pengusul revitalisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ditegaskan Afni bahwa program revitalisasi sekolah adalah salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Jadi sudah sepatutnya dikawal dengan baik dan penuh tanggungjawab. Ia meminta semua pihak ikut terlibat mengawal program ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati perempuan pertama di Siak itu juga mengingatkan, agar Kepala Sekolah mendahulukan pemanfaatan SDM dan belanja barang di wilayah sekitar. Sehingga program revitalisasi yang dipercayakan langsung ke sekolah ini dapat memberikan multiplayer effect pada masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya juga minta ada konsultan profesional yang bisa direkrut, agar sekolah juga bisa mengupdate dapodiknya. Karena revitalisasi sekolah ini sumber utamanya dari Dapodik,&quot; ujar Afni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekolah penerima harus memenuhi persyaratan, antara lain memiliki NPSN, terdata dalam Dapodik, menerima BOSP, mengalami kerusakan minimal sedang atau membutuhkan pembangunan prasarana baru, serta memiliki dokumen gambar perencanaan, RAB, RPD, RKS, kurva&#45;S, P2SP, dan SPTJM. Penetapan dilakukan setelah verifikasi dan validasi, kemudian dituangkan dalam SK penerima dan PKS.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala BPMP Riau, Nilam Sari berpesan agar pihak sekolah benar&#45;benar amanah, dan pihak dinas juga membantu memberi pendampingan yang baik.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Di beberapa daerah banyak laporan dan temuan. Tentu kami berharap dengan sikap tegas Ibu Bupati, program ini berjalan dengan baik di Siak. Jangan terlalu takut menjalankan program ini, tapi jangan juga terlalu berani karena diawasi,&quot; kata Nilam.(Aya/MCR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/91392982942-1785761053.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6316/siak-terima-revitalisasi-sekolah-rp61-miliar-lebih-bupati-afni-jangan-ada-fee-dan-pungli</guid></item><item><title>BPS Catat Impor Riau Melonjak, Prancis dan Tiongkok Jadi Negara Pemasok Utama</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6315/bps-catat-impor-riau-melonjak-prancis-dan-tiongkok-jadi-negara-pemasok-utama</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai impor Riau sepanjang Januari&#45;Juni 2026 mencapai US$1,875 miliar atau meningkat 129,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lonjakan tersebut terutama didorong meningkatnya impor nonmigas, dengan Prancis menjadi negara pemasok terbesar dan komoditas kapal terbang beserta bagiannya mencatat kenaikan paling signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal itu disampaikan Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa BPS Provinsi Riau, Dr Fitri Hariyanti, SST MM, saat merilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Riau, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fitri menjelaskan, nilai impor nonmigas selama semester I 2026 mencapai US$1,797 miliar atau naik 134,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara impor migas tercatat sebesar US$77,26 juta atau meningkat 54,77 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Total nilai impor Riau Januari hingga Juni 2026 mencapai US$1,875 miliar atau naik 129,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan impor nonmigas maupun migas,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari sisi negara asal barang, Prancis menjadi pemasok terbesar impor nonmigas Riau dengan nilai mencapai US$784,44 juta atau berkontribusi 43,63 persen terhadap total impor nonmigas. Posisi berikutnya ditempati Tiongkok sebesar US$195,86 juta (10,89 persen) dan Vietnam sebesar US$143,45 juta (7,98 persen).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selain itu, kontribusi impor nonmigas dari kawasan ASEAN mencapai US$329,89 juta atau 18,35 persen, sedangkan Uni Eropa menyumbang US$913,75 juta atau 50,83 persen dari total impor nonmigas Riau,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Fitri, peningkatan impor dari Prancis menjadi yang paling mencolok, yakni naik US$781,35 juta atau 25.306,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain Prancis, impor dari Tiongkok meningkat US$66,92 juta atau 51,89 persen, sedangkan Vietnam naik US$54,82 juta atau 61,85 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dari sisi komoditas, golongan kapal terbang dan bagiannya menjadi penyumbang kenaikan terbesar. Nilai impornya melonjak sebesar US$779,41 juta atau 54.918,49 persen dibandingkan Januari–Juni 2025,&quot; jelasnya.(SYa/MCR)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, impor kayu dan barang dari kayu meningkat US$82,83 juta, mesin serta peralatan listrik naik US$58 juta, pupuk bertambah US$37,49 juta, bahan kimia anorganik naik US$26,96 juta, bahan kimia organik meningkat US$24,60 juta, garam, belerang dan kapur naik US$15,85 juta, serta gandum&#45;ganduman bertambah US$11,27 juta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sebaliknya, dua kelompok komoditas mengalami penurunan, yakni bubur kayu (pulp) yang turun US$28,69 juta atau 30,28 persen, serta mesin&#45;mesin dan pesawat mekanik yang berkurang US$1,32 juta atau 1,61 persen,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, nilai impor Riau pada Juni 2026 tercatat sebesar US$247,18 juta atau meningkat 77,05 persen dibandingkan Juni 2025. Kenaikan tersebut didorong impor nonmigas yang mencapai US$239,82 juta atau naik 77,16 persen, sedangkan impor migas meningkat 73,36 persen menjadi US$7,36 juta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan golongan penggunaan barang, barang modal menjadi penyumbang terbesar impor Riau selama Januari–Juni 2026 dengan nilai US$937,66 juta atau 50,01 persen dari total impor.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Disusul bahan baku dan penolong sebesar US$933,65 juta atau 49,79 persen, sedangkan barang konsumsi hanya US$3,69 juta atau sekitar 0,20 persen dari total impor.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/57302970032-download_(6).jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6315/bps-catat-impor-riau-melonjak-prancis-dan-tiongkok-jadi-negara-pemasok-utama</guid></item><item><title>Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6314/karhutla-di-riau-sumber-air-menipis-manggala-agni-harus-pindahkan-pompa-tiap-30-menit</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Memasuki musim kemarau, tantangan petugas dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau semakin berat. Selain menghadapi luasnya area terbakar, tim di lapangan kini juga dihadapkan pada krisis sumber air, melimpahnya bahan bakar alami, serta arah angin yang berubah&#45;ubah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi tersebut terjadi di empat titik kebakaran yang hingga Senin (3/8/2026) masih ditangani Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, yakni di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Pelalawan, pemadaman dilakukan di Kecamatan Kerumutan dengan estimasi luas terbakar sekitar 15 hektare yang telah memasuki hari kelima operasi. Satu titik lainnya berada di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, dengan estimasi luas 10 hektare dan baru memasuki hari pertama penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara di Kabupaten Indragiri Hulu, kebakaran terjadi di Desa Paya Rambai, Kecamatan Siberida, seluas sekitar 1,5 hektare, serta di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, dengan estimasi luas mencapai 20 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan tantangan terbesar saat ini adalah semakin sulitnya memperoleh sumber air untuk pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Di hampir semua lokasi, kondisi air semakin sulit. Bahan bakar di lapangan sangat melimpah dan mudah terbakar, sementara arah angin berubah&#45;ubah sehingga api mudah bergeser. Ini membuat proses pemadaman menjadi jauh lebih berat,&quot; kata Ferdian, Senin malam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kondisi paling berat dialami tim di Desa Paya Rambai, Kecamatan Siberida. Sumber air yang terbatas membuat petugas harus terus memindahkan pompa agar tetap dapat menyedot air.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Di Paya Rambai, pompa harus dipindahkan setiap sekitar 30 menit karena sumber air cepat habis atau tekor. Untuk mengatasi kondisi itu, kami juga mengerahkan satu alat berat guna membersihkan kanal sekaligus membuat embung&#45;embung sebagai tampungan air bagi proses pemadaman,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melihat kondisi tersebut, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera mulai menyiapkan penambahan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari sejumlah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami sedang merancang penambahan pasukan BKO. Personel Manggala Agni dari Daops Siak, Pekanbaru, dan Jambi kami siapkan untuk memperkuat pemadaman di beberapa lokasi yang membutuhkan tambahan tenaga,&quot; ungkap Ferdian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain personel darat, operasi pemadaman juga diperkuat oleh berbagai unsur lintas instansi dan dukungan water bombing di sejumlah lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi lain, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga terus dilakukan untuk membantu menekan potensi meluasnya karhutla. Pada Senin (3/8/2026), OMC melaksanakan dua sortie penerbangan. Sortie pertama menyasar wilayah Indragiri Hilir, Siak, dan Pelalawan, sedangkan sortie kedua diarahkan ke Bengkalis dan Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ferdian memastikan operasi pemadaman akan kembali dilanjutkan pada Selasa (4/8/2026) pagi. &quot;Kami berharap dukungan seluruh pihak, termasuk doa masyarakat, agar personel di lapangan selalu diberikan keselamatan dan upaya pemadaman dapat segera mengendalikan seluruh titik kebakaran,&quot; tutupnya. (Sya/MCR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/44634355788-kebakaran_lahan.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6314/karhutla-di-riau-sumber-air-menipis-manggala-agni-harus-pindahkan-pompa-tiap-30-menit</guid></item><item><title>Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6313/nilai-tukar-petani-riau-naik-jadi-19429-pada-juli-2026-tertinggi-kedua-di-sumatera</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada Juli 2026 mencapai 194,29 atau naik 0,31 persen dibandingkan Juni 2026 yang sebesar 193,69. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga yang harus dibayarkan petani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Data tersebut disampaikan Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa BPS Provinsi Riau, Dr Fitri Hariyanti SST MM, saat merilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Riau di Pekanbaru, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fitri menjelaskan, peningkatan NTP dipengaruhi naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,39 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya meningkat 0,08 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Nilai Tukar Petani Provinsi Riau pada Juli 2026 tercatat sebesar 194,29 atau meningkat 0,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini terjadi karena kenaikan indeks harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara regional, Riau juga mencatatkan posisi yang cukup baik. Dari 10 provinsi di Pulau Sumatera, sebanyak sembilan provinsi mengalami kenaikan NTP pada Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Riau berada di peringkat kedua dengan nilai NTP sebesar 194,29, hanya berada di bawah Bengkulu yang mencatat NTP sebesar 200,18,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Fitri, kenaikan NTP di Riau terjadi pada empat dari lima subsektor penyusun. Kenaikan tertinggi berasal dari subsektor perikanan yang meningkat 0,78 persen, disusul peternakan 0,62 persen, tanaman perkebunan rakyat 0,31 persen, dan tanaman pangan 0,29 persen. Sementara subsektor hortikultura mengalami penurunan sebesar 0,99 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, peningkatan indeks harga yang diterima petani terbesar terjadi pada subsektor perikanan yang naik 0,84 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya harga hasil perikanan budidaya maupun perikanan tangkap. Pada subsektor perkebunan rakyat, kenaikan harga terutama didorong oleh komoditas kelapa sawit dan karet,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sektor peternakan, kenaikan harga ayam ras pedaging turut mendorong meningkatnya indeks harga yang diterima petani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara pada subsektor tanaman pangan, kenaikan dipengaruhi membaiknya harga sejumlah komoditas palawija seperti ketela rambat, ketela pohon, dan kacang tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain NTP, BPS juga mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Riau meningkat 0,21 persen, dari 188,65 pada Juni menjadi 189,04 pada Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Peningkatan ini menunjukkan pendapatan usaha pertanian masih tumbuh lebih cepat dibandingkan biaya produksi dan penambahan barang modal,&quot; urainya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi lain, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) petani naik tipis sebesar 0,05 persen. Kenaikan terutama dipengaruhi meningkatnya biaya transportasi sebesar 1,51 persen, pendidikan 1,19 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,78 persen, serta beberapa kelompok pengeluaran lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, kenaikan tersebut sedikit tertahan oleh turunnya harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,32 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,33 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Secara umum, peningkatan NTP menunjukkan daya tukar petani di Riau masih membaik. Kenaikan harga komoditas yang diterima petani lebih besar dibandingkan kenaikan biaya yang mereka keluarkan, sehingga menjadi indikator positif bagi kesejahteraan petani,&quot; kata Fitri. (Sya/MCR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/61461003990-images_(44).jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6313/nilai-tukar-petani-riau-naik-jadi-19429-pada-juli-2026-tertinggi-kedua-di-sumatera</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6312/pemko-pekanbaru-siapkan-seragam-gratis-untuk-20800-siswa-sd-dan-smp</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada seluruh peserta didik baru tingkat SD dan SMP negeri di Kota Pekanbaru pada tahun ajaran ini. Kebijakan tersebut direalisasikan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan pemerataan akses pendidikan di wilayah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menyatakan bahwa bantuan seragam sekolah diberikan kepada 9.800 siswa baru tingkat sekolah dasar. Setiap peserta didik baru SD negeri menerima tiga setel seragam yang terdiri dari pakaian merah putih, pramuka, dan olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk SD, itu ada kita siapkan untuk 9.800 siswa baru. Ini akan kita beri baju seragam tiga stel. Merah putih, pramuka dan baju olahraga. Itu untuk semua siswa baru di sekolah negeri, baik untuk siswa yang mampu dan tidak mampu. Itu daftar (9.800) siswa baru kita. Jadi kita beri untuk seluruh siswa baru,&quot; terang Jamal, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain bantuan seragam umum, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan perlengkapan sekolah tambahan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Sebanyak 1.500 peserta didik SD dari jalur afirmasi disiapkan untuk menerima bantuan perlengkapan berupa tas dan buku tulis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tambahan untuk siswa yang afirmasi atau kurang mampu, itu ada 1.500 orang, itu akan kita beri peralatan sekolah tambahannya. Peralatan sekolah, tas dan buku. Itu tambahan untuk peserta didik jalur afirmasi,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk tingkat sekolah menengah pertama, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mengalokasikan bantuan seragam gratis kepada 11.000 siswa baru. Bantuan tersebut mencakup tiga setel pakaian sekolah, yaitu seragam putih biru, pramuka, serta pakaian olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdul Jamal menambahkan bahwa program tambahan perlengkapan sekolah juga menyasar 1.500 siswa SMP negeri dari kelompok masyarakat tidak mampu. Data calon penerima bantuan dari jalur afirmasi tersebut telah diverifikasi oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses pengukuran pakaian bagi seluruh siswa penerima bantuan dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh bantuan fisik dapat diproduksi secara presisi sesuai dengan ukuran tubuh para peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menargetkan seluruh seragam dan perlengkapan sekolah gratis dapat didistribusikan secara merata paling lambat pada Oktober 2026. Target penyelesaian tersebut ditetapkan agar para siswa baru tidak terlalu lama menunggu fasilitas seragam resmi dari sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Guna menjaga ketertiban pelaksanaan program, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan memperketat pengawasan di setiap satuan pendidikan. Abdul Jamal menegaskan pihak sekolah dilarang keras melakukan pengukuran maupun penjualan seragam secara mandiri kepada para siswa.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/57879225374-images_(43).jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 15:09:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6312/pemko-pekanbaru-siapkan-seragam-gratis-untuk-20800-siswa-sd-dan-smp</guid></item><item><title>Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6311/pemprov-buka-pendaftaran-beasiswa-riau-cerdas-lanjutan-2026</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau resmi membuka pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Tahap Lanjutan Tahun Anggaran 2026 mulai 3 hingga 31 Agustus 2026. Pembukaan pendaftaran tersebut tertuang dalam Pengumuman Gubernur Riau Nomor: 400/5/SETDA/2026 sebagai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi, menyampaikan bahwa program ini diperuntukkan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Cerdas periode sebelumnya. Ia menegaskan seluruh pemohon wajib mengunggah berkas persyaratan secara daring melalui laman resmi &lt;a href=&quot;https://sobatkesra.riau.go.id/&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;https://sobatkesra.riau.go.id/&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; sesuai jadwal yang ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kategori dan Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Beasiswa Riau Cerdas mencakup dua jenis utama, yakni Beasiswa Riau Prestasi untuk jalur akademik serta Beasiswa Riau Harapan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kategori Beasiswa Prestasi meliputi jenjang S1/D4, S2, S3, program profesi atau spesialis, hingga jalur Tahfiz di berbagai perguruan tinggi mitra.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Peserta harus melampirkan transkrip nilai dengan standar IPK minimal 3,10 untuk ilmu sosial dan 3,00 untuk ilmu eksakta pada jenjang S1 atau D4,&quot; ujar Yan Dharmadi di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, untuk program Magister (S2) disyaratkan IPK minimal 3,25, program Doktor (S3) sebesar 3,30, serta program Profesi atau Spesialis minimal 3,15. Pemohon juga wajib menyertakan surat permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Riau, surat keterangan aktif kuliah asli, dan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain bermaterai Rp10.000.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Mekanisme Pengumpulan Berkas dan Verifikasi Perguruan Tinggi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengumpulan proposal fisik bagi mahasiswa di dalam Provinsi Riau diserahkan langsung ke kampus masing&#45;masing. Adapun bagi mahasiswa di luar Provinsi Riau berkas dapat dikirimkan secara kolektif oleh pihak kampus atau dikirim via pos ke Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses seleksi penerimaan beasiswa dilaksanakan di perguruan tinggi masing&#45;masing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku. Hasil seleksi tersebut nantinya ditetapkan melalui Surat Keputusan Pimpinan Perguruan Tinggi untuk diserahkan kepada Gubernur Riau paling lambat minggu pertama September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pengiriman berkas proposal melalui pos dialamatkan kepada Tim Seleksi dan Verifikasi Beasiswa Riau Cerdas di Kantor Gubernur Riau paling lambat 31 Agustus 2026,&quot; pungkas Yan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun daftar Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta, yang dapat mengajukan Beasiswa Riau Cerdas, yakni:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Dalam Provinsi Riau&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Riau (UNRI)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Islam Riau (UIR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Lancang Kuning (UNILAK)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Abdurrab&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Politeknik Caltex Riau (PCR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Politeknik Negeri Bengkalis&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Luar Provinsi Riau&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, Jawa Timur&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perguruan Tinggi Ilmu Al&#45;Qur’an (PTIQ) DKI Jakarta&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Institut Ilmu Al&#45;Qur’an (IIQ), Tangerang, Banten&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Institut Pertanian Bogor (IPB)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;(Sya/MCR)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/32736542696-images_(41).jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 14:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6311/pemprov-buka-pendaftaran-beasiswa-riau-cerdas-lanjutan-2026</guid></item><item><title>Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6310/berjuang-34-hari-lawan-sakit-gajah-binaan-bbksda-riau-jovi-meninggal-dunia</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, &quot;Jovi&quot; (46 tahun), dinyatakan mati pada Senin (3/8) pukul 20.47 WIB setelah tim dokter hewan Balai Besar KSDA Riau berjuang secara intensif memberikan perawatan medis selama 34 hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Gajah jantan dewasa yang telah berjasa besar membantu penanganan berbagai konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Riau tersebut menghembuskan napas terakhir akibat komplikasi infeksi saluran pencernaan dan pernapasan atas yang memicu kelemahan otot berat (&lt;i&gt;myopathy&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plh. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa gejala sakit mulai terlihat pada 1 Juli 2026. Saat itu Gajah Jovi menunjukkan kondisi kelemahan umum, tidak nafsu makan, tremor (kejang), kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor, serta mengalami kesulitan untuk berdiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sejak awal munculnya gejala, tim medis BBKSDA Riau segera melakukan penanganan secara intensif sesuai standar operasional dan prosedur (SOP) pelayanan kesehatan satwa. Tindakan medis yang diberikan meliputi terapi cairan infus selama 24 jam, pemberian vitamin, antibiotik, antiinflamasi, asam amino, terapi suportif, serta pemantauan kondisi klinis dan pemeriksaan laboratorium secara berkala,&quot; kata Ujang dalam rilis resmi Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Koordinator Tim Medis BBKSDA Riau, drh. Rini Deswita, menjelaskan bahwa selama masa perawatan kondisi Gajah Jovi sempat menunjukkan perkembangan. Kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor mulai berkurang, nafsu makan perlahan membaik, bahkan pada hari keenam perawatan gajah sempat mampu berdiri dan berjalan beberapa langkah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hasil pemeriksaan laboratorium darah yang dilakukan secara berkala juga menunjukkan adanya penurunan tingkat infeksi setelah mendapatkan terapi,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meskipun respons terhadap pengobatan sempat terlihat, kondisi otot Gajah Jovi terus mengalami penurunan hingga berkembang menjadi myopati berat, yaitu gangguan pada jaringan otot yang menyebabkan gajah kembali tidak mampu berdiri. Selama menjalani perawatan, kebutuhan nutrisi dan cairan terus dipenuhi melalui pemberian pakan khusus serta terapi infus intensif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam menangani kasus ini, BBKSDA Riau tidak bekerja sendiri. Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik, Kementerian Kehutanan mengoordinasikan diskusi dan konsultasi teknis bersama dokter hewan dari berbagai unit lingkup Kementerian Kehutanan guna memperoleh masukan dan pertimbangan medis terbaik dalam penanganan Gajah Jovi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis, uji laboratorium darah, serta gejala yang muncul selama masa perawatan, tim medis menduga Gajah Jovi mengalami komplikasi infeksi saluran pencernaan dan saluran pernapasan bagian atas yang berkembang hingga menyebabkan myopati berat. Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, setelah Gajah Jovi dinyatakan mati, tim medis segera melakukan nekropsi serta pengambilan sampel organ dan jaringan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Minggu, 2 Agustus 2026, kondisi Gajah Jovi mulai mengalami penurunan yang signifikan. Gajah tidak lagi mau makan maupun minum sehingga terapi intensif terus dilakukan. Pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, suhu tubuh meningkat hingga mencapai sekitar 40°C. Tim medis terus memberikan terapi cairan melalui infus, pemberian cairan secara oral maupun rektal, serta tindakan suportif lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, pada pukul 20.43 WIB Gajah Jovi mengalami tremor hebat, dan pada pukul 20.47 WIB dinyatakan mati. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah Gajah Jovi dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Gajah Jovi merupakan gajah jinak jantan berusia sekitar 46 tahun yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu dan bergabung di PLG Minas sejak 18 Februari 1998. Selama lebih dari dua dekade, Jovi menjadi salah satu gajah binaan yang berperan penting dalam berbagai operasi mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di berbagai wilayah Provinsi Riau. Kontribusinya dalam mendukung upaya konservasi gajah Sumatera menjadi bagian penting dari sejarah pengelolaan konflik satwa liar di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BBKSDA Riau menyampaikan penghargaan setinggi&#45;tingginya kepada seluruh dokter hewan, paramedis veteriner, mahout, dan petugas lapangan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu selama proses perawatan Gajah Jovi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BBKSDA Riau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian gajah Sumatera yang saat ini masih menghadapi berbagai ancaman terhadap kelangsungan hidupnya. Upaya konservasi hanya dapat berhasil melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga habitat, mengurangi konflik manusia dan satwa liar, serta mendukung berbagai program perlindungan dan penyelamatan gajah di Indonesia.**&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/66675785074-images_(40).jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6310/berjuang-34-hari-lawan-sakit-gajah-binaan-bbksda-riau-jovi-meninggal-dunia</guid></item><item><title>Dinsos Siak Selidiki Dugaan Eksploitasi Tiga Anak yang Dipaksa Mengemis</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6309/dinsos-siak-selidiki-dugaan-eksploitasi-tiga-anak-yang-dipaksa-mengemis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK , DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) bergerak cepat melakukan penanganan lanjutan terhadap dugaan eksploitasi tiga anak di Kampung Sam Sam, Kecamatan Kandis, yang kembali menjadi perhatian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut dilakukan setelah adanya informasi bahwa orang tua kembali melibatkan anak dalam aktivitas meminta&#45;minta, meski sebelumnya telah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Sosial dan PPA Kabupaten Siak, Wan Idris, mengatakan tindak lanjut terhadap dugaan tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lokasi pada Kamis (30/7) pukul 14.00–15.00 WIB tim Dinsos PPA melakukan penjangkauan, asesmen, dan edukasi kepada keluarga sebagai upaya memastikan perlindungan, keselamatan, serta pemenuhan hak&#45;hak anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hasil asesmen menunjukkan tiga anak berinisial AS (16), AS (10), dan AS (4) diduga diminta bahkan dipaksa oleh ibunya untuk meminta&#45;minta di wilayah Kampung Sam Sam. Mereka diantar sekitar pukul 08.00 WIB dan dijemput kembali sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh tim, mereka juga mengaku mendapat ancaman akan diusir dari rumah apabila menolak mengikuti perintah ibunya,&quot; ujar Wan Idris, Jumat (31/7/2027).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, menurut hasil asesmen lapangan, ayah anak berinisial BS merupakan pensiunan PT Ivomas yang saat ini menderita ambeien tingkat II. Sementara itu, ibu anak berinisial R (41) bekerja sebagai pengumpul brondolan sawit. Kondisi ekonomi keluarga yang sulit menyebabkan ketiga anak tersebut tidak sedang mengenyam pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wan Idris mengungkapkan, kasus ini sebenarnya pernah ditangani oleh Pemerintah Kampung Sam Sam bersama aparat setempat. Saat itu, orang tua anak telah diberikan pembinaan serta peringatan agar tidak lagi melibatkan anak dalam aktivitas meminta&#45;minta, bahkan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang diterima, dugaan tersebut kembali terjadi sehingga mendorong Dinsos PPA melakukan penanganan lanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami memberikan edukasi kepada ayahnya anak mengenai tanggung jawab sebagai kepala keluarga, pentingnya pengasuhan yang baik serta kewajiban memenuhi hak&#45;hak anak. Tim juga menyampaikan bahwa eksploitasi terhadap anak memiliki konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil pemantauan, menunjukkan ketiga anak dalam kondisi sehat, baik dan tetap menunjukkan keceriaan. Namun, tim menemukan bahwa anak&#45;anak masih memperlihatkan rasa takut ketika ibu mereka marah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk memastikan perlindungan anak tetap berjalan, Dinsos PPA telah berkoordinasi dengan ayah anak, Pemerintah Kampung Sam Sam, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP serta pihak Kecamatan Kandis guna memastikan keamanan dan pengawasan terhadap ketiga anak tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami akan melakukan asesmen lanjutan terhadap ibu anak sebagai dasar menentukan langkah penanganan berikutnya. Prinsip utama kami adalah memastikan hak, keselamatan, dan perlindungan anak tetap menjadi prioritas,&quot; tegas Wan Idris&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, pihak kecamatan Kandis bersama Disdukcapil Siak, Penghulu Kampung Sam&#45;Sama juga telah melakukan tindakan dengan mengingatkan orang tua dan anak agar tidak melakukan hal yang sama serta fasilitasi dokumen kependudukan KK dan KTP yang bersangkutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan penjangkauan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Kandis, Penghulu Kampung Sam Sam, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta Fasilitator Kampung Sam Sam sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanganan kasus perlindungan anak di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Sya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/8956228244-img-20260731-wa0030.jpg"/><pubDate>Fri, 31 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6309/dinsos-siak-selidiki-dugaan-eksploitasi-tiga-anak-yang-dipaksa-mengemis</guid></item><item><title>Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6308/di-hadapan-idi-bupati-afni-pastikan-perjuangkan-hak-fiskal-siak-untuk-kesejahteraan-tenaga-medis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEANBARU, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45; Bupati Siak, Dr. Afni Z, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak memperjuangkan hak fiskal daerah kepada pemerintah pusat demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau serta IDI Cabang Siak, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hulu periode 2026–2029 di Gedung Student Center Universitas Riau, Pekanbaru, Sabtu (1/8).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni mengatakan tekanan fiskal akibat efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pelayanan kesehatan. Menurutnya, kondisi tersebut justru harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan IDI untuk memperkuat kolaborasi serta menghadirkan inovasi pelayanan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Di sinilah kesungguhan kita diuji. Himpitan fiskal daerah harus menjadi pendorong lahirnya solusi kreatif dan terobosan pelayanan. Pemerintah daerah dan IDI harus saling mendukung demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; ujar Afni, Minggu (2/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia memastikan Pemkab Siak terus memperjuangkan peningkatan kapasitas fiskal daerah agar pelayanan kesehatan tetap terjaga dan kesejahteraan dokter maupun tenaga kesehatan dapat ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Afni juga mengungkapkan sejumlah perkembangan positif, di antaranya bantuan ambulans laut dari Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat layanan rujukan di wilayah perairan dan kawasan 3T, khususnya Kecamatan Sungai Apit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, usulan peningkatan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Siak telah mendapat respons positif dari pemerintah pusat dan segera menjadi prioritas pembahasan kementerian terkait.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB IDI DR. Dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes., Ketua IDI Wilayah Riau DR. dr. Marhan Effendi, M.H., C.M.C., serta pengurus IDI kabupaten/kota se&#45;Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada periode 2026–2029, IDI Cabang Siak dipimpin dr. Hasriza Eka Putra, M.Sc., Sp.A. Ia menegaskan komitmen IDI menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang adaptif, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Sya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/98566206238-img-20260802-wa0008.jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6308/di-hadapan-idi-bupati-afni-pastikan-perjuangkan-hak-fiskal-siak-untuk-kesejahteraan-tenaga-medis</guid></item><item><title>Kejurkab MMA Amateur IBCA &quot;Boedak Betumbuk Siak 2026&quot; Sukses Digelar, Cetak Bibit Atlet Berprestasi</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6307/kejurkab-mma-amateur-ibca-boedak-betumbuk-siak-2026-sukses-digelar-cetak-bibit-atlet-berprestasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SIAK, DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&#45;Pengurus Kabupaten (Pengkab) Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kabupaten Siak sukses menyelenggarakan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) MMA Amateur IBCA &quot;Boedak Betumbuk Siak Tahun 2026&quot;, sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus kompetisi MMA amatir pertama yang digelar di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kejuaraan yang berlangsung di Kabupaten Siak ini diikuti oleh 24 atlet dari berbagai kategori usia, mulai dari Youth B MMA Putra (14–15 tahun), Youth A MMA Putra (15–17 tahun), Junior MMA (17–18 tahun), hingga Senior MMA Putra dan Putri. Seluruh peserta merupakan atlet&#45;atlet binaan yang berasal dari Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Pengkab IBCA MMA Siak, James Aritonang, AMK., C.Neg., mengatakan bahwa penyelenggaraan Kejurkab merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun ekosistem olahraga bela diri campuran yang berkelanjutan di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas para atlet.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Melalui Kejurkab ini kami ingin memberikan ruang bagi atlet&#45;atlet muda untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Harapannya, dari kejuaraan ini akan lahir bibit&#45;bibit atlet yang mampu membawa nama baik Kabupaten Siak pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional hingga internasional,&quot; ujar James.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Siak, Afni, serta Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, S.Ag., M.Si., selaku Ketua Umum KONI Kabupaten Siak atas dukungan dan perhatian yang diberikan terhadap perkembangan olahraga bela diri campuran di Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keberhasilan penyelenggaraan Kejurkab ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Siak, KONI Kabupaten Siak, para sponsor, panitia, wasit, juri, pelatih, atlet, tim medis RSUD Tengku Rafi&apos;an Siak, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kejurkab MMA Amateur IBCA &quot;Boedak Betumbuk Siak Tahun 2026&quot; diharapkan menjadi agenda pembinaan yang berkesinambungan sehingga mampu meningkatkan kualitas atlet daerah dan memperkuat prestasi olahraga Kabupaten Siak di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Semangat sportivitas, persaudaraan, dan prestasi yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal penting dalam membangun pembinaan olahraga bela diri yang profesional dan berdaya saing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;IBCA MMA Siak, Berani Menang Terhormat.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Aya/MC Siak)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/49296106723-img-20260802-wa0035.jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 21:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6307/kejurkab-mma-amateur-ibca-boedak-betumbuk-siak-2026-sukses-digelar-cetak-bibit-atlet-berprestasi</guid></item><item><title>Dapat Dukungan dari Kemenkoinfra, Pinggiran Sungai Sail Ditata Menjadi Kawasan RTH Biru</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6306/dapat-dukungan-dari-kemenkoinfra-pinggiran-sungai-sail-ditata-menjadi-kawasan-rth-biru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang di Kementerian Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan, Najib Faizal meninjau Kawasan Aliran Sungai Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (31/7/2026). Mereka meninjau aliran Sungai Sail dekat Jembatan Sail di Jalan Imam Munandar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keduanya juga meninjau aliran Sungai Sail dekat Jalan Lembah Raya atau Kawasan Sungai Batak. Peninjauan ini guna melihat kawasan yang bakal menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Biru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pinggiran kawasan sungai tersebut bakal memiliki pedestrian dan turap. Pembangunan ini merupakan bagian penataan kawasan aliran Sungai Sail.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang di Kementerian Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan, Najib Faizal mengaku sudah berkomunikasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau dalam membangun serta menata kawasan sungai ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebut panjang pedestrian dan turap tersebut berkisar 2,4 kilometer.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penataan Sungai Sail ini, kita menghubungkan kawasan sungai antara jembatan ke jembatan, kita buat pedestrian,&quot; paparnya usai peninjauan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Najib menilai penataan kawasan ini merupakan bagian gerakan Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono lantas menindaklanjuti gerakan ASRI dengan meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kota Pekanbaru menjadi bagian dari Gerakan ASRI di sungai, program ini bukan sekedar slogan tapi upaya menata kawasan sungai secara bertahap,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Najib dalam kesempatan itu memuji Wali Kota Pekanbaru yang visioner dalam menata kotanya. Apalagi Agung sosok yang responsif menindaklanjuti persoalan yang ada di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Beliau sangat responsif dan memiliki visi yang sangat bagus dalam menata Kota Pekanbaru,&quot; ulasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan bahwa pedestrian ini bakal menghubungkan kawasan pinggiran sungai di sekitar Jembatan Sail, Jalan Imam Munandar menuju ke aliran sungai di sekitar Jalan Lembah Raya. Ia menyebut rencana pembangunan dan penataan kawasan aliran sungai berlanjut ke aliran Sungai Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita juga melihat kondisi terkini jalan lintas yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru&#45;Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru&#45;Rengat, jalan ini terhubung ke komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung berharap nantinya ada percepatan dari proses pembangunan tersebut. Apalagi pembangunan akse jalan itu bakal terhubung ke lokasi Jembatan Siak V.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kawasan itu menjadi akses jalan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi kota,&quot; tutupnya.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/69987373470-65717-news-dapat-dukungan-dari-.jpeg"/><pubDate>Fri, 31 Jul 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6306/dapat-dukungan-dari-kemenkoinfra-pinggiran-sungai-sail-ditata-menjadi-kawasan-rth-biru</guid></item><item><title>Satgas DLHK Pekanbaru Jaring 8 Warga Buang Sampah Sembarangan, 1 Pickup Dikandangkan</title><link>https://dentingnews.com/news/detail/6305/satgas-dlhk-pekanbaru-jaring-8-warga-buang-sampah-sembarangan-1-pickup-dikandangkan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,DENTINGNEWS&#45;&#45;&#45;&#45;&lt;/strong&gt; Satgas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, bersama Satpol PP berhasil menjaring sejumlah warga yang kedapatan buang sampah sembarangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim juga turut mengandangkan satu unit mobil pickup, serta menjatuhi sanksi denda kepada pelanggar. Mereka kedapatan oleh petugas saat membuang sampah di perbatasan kota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mayoritas mereka yang kedapatan merupakan warga Kampar yang buang sampah ke Pekanbaru saat malam hari. Ada 8 pelanggar yang kita jaring,&quot; kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Jumat (31/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menuturkan, bahwa delapan pelanggar itu dijaring saat tim Satgas yang dipimpin langsung Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra melakukan patroli rutin, di Jalan Soekarno Hatta, Kamis (30/7/2026) dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat tim melintas di dekat Pergudangan ECO Green, mereka mendapati sejumlah warga yang tengah membuang sampah di bahu jalan. Mendapati itu, tim langsung melakukan penindakan dengan memberikan peringatan, serta menjatuhi sanksi denda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Total denda Rp750 ribu, sementara satu mobil pickup Grand Max yang mengangkut sampah itu kita amankan ke kantor Satpol PP,&quot; jelas Reza.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim di lapangan juga memperingatkan kepada pelanggar agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aksi mereka jelas melanggar Perda Kota Pekanbaru Nomor 8 Tahun 2014 Tentang pengelolaan Sampah, serta Perda Kota Pekanbaru Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat di Wilayah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sembarangan. Kami juga terus melakukan pengawasan rutin guna tidak ada lagi masyarakat yang buang sampah sembarangan,&quot; pungkasnya. **&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://dentingnews.com/assets//berita/original/21538780118-46114-news-satgas-dlhk-pekanbar_(1).jpg"/><pubDate>Fri, 31 Jul 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://dentingnews.com/news/detail/6305/satgas-dlhk-pekanbaru-jaring-8-warga-buang-sampah-sembarangan-1-pickup-dikandangkan</guid></item></channel></rss>