Siak Raih Penghargaan Adiwiyata Terbanyak di Provinsi Riau Tahun 2025

Siak Raih Penghargaan Adiwiyata Terbanyak di Provinsi Riau Tahun 2025
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli bersama Kepala Sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata

SIAK,DENTINGNEWS----- Kabupaten Siak kembali mencatat capaian positif di bidang lingkungan hidup. Tahun 2025, Siak menjadi daerah dengan jumlah penerima Penghargaan Adiwiyata terbanyak di Provinsi Riau. Total 11 sekolah dari negeri istana itu berhasil meraih predikat sekolah berbudaya lingkungan.

Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.655/VII/2025 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Provinsi Riau Tahun 2025. Penyerahan piagam berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, di halaman Kantor Gubernur Riau.

Acara penyerahan dilakukan langsung oleh Plt. Gubernur Riau SF. Hariyanto, bersempena dengan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025. Kehadiran sekolah-sekolah dari Kabupaten Siak pada daftar penerima menunjukkan komitmen daerah tersebut terhadap pengelolaan lingkungan hidup di dunia pendidikan.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap capaian ini. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja semua pihak, khususnya para guru, tenaga kependidikan, dan pengelola sekolah. “Alhamdulillah, Kabupaten Siak sebagai penerima penghargaan terbanyak di Riau, sebanyak 11 sekolah,” kata Afni.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sekolah-sekolah di Siak tidak lepas dari peran aktif masyarakat dan dukungan jajaran dinas terkait. Menurutnya, program ini mampu berjalan baik karena adanya kerja kolektif yang konsisten dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Program Sekolah Adiwiyata merupakan inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta perilaku ramah lingkungan di sekolah. Program ini mendorong sekolah mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum.

Selain itu, sekolah juga didorong untuk menciptakan kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, serta menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lain. Kriteria tersebut menjadi dasar penilaian dalam pemberian penghargaan.

Bupati Afni menyebutkan penghargaan ini bukan semata pengakuan, melainkan wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Siak. Ia mengatakan hal itu sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan Siak Hebat Bermartabat yang berkarakter budaya Melayu dan berdaya saing berbasis ekologi.

Capaian ini diharapkan dapat memotivasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan tata kelola lingkungan. Pemerintah daerah menilai pentingnya peran pendidikan dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan.

Dengan diraihnya 11 penghargaan sekaligus, Kabupaten Siak kini menjadi daerah dengan kontribusi terbesar terhadap upaya pembentukan sekolah ramah lingkungan di tingkat Provinsi Riau. Pemerintah daerah berharap prestasi tersebut dapat diteruskan pada tahun-tahun berikutnya.(rls)