PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Sebanyak tiga unit helikopter dan pesawat yang dikhususkan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dikerahkan lakukan pemadaman di Pelalawan, Dumai, Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu) serta Bengkalis.
Pengerahan tim pemadam dari udara ini untuk penanggulangan Karhutla khususnya di area sulit dijangkau tim darat. Pelalawan, Dumai, Inhu serta Inhil dilaporkan telah padam.
“Penanganan dilakukan secara terpadu. Baik darat maupun udara, untuk memastikan api tidak meluas dan dapat segera dipadamkan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, Kamis (2/4/26).
Dari tiga unit helikopter dikerahkan, masing-masing milik BNPB dengan 21 sortie dan Kementerian Kehutanan sebanyak 9 sortie. Masing-masing heli merupakan jenis patroli
Sedangkan satu unit helikopter lagi jenis water bombing milik BNPB melakukan 13 sortie dengan total 710 kali pengeboman air, menghabiskan sekitar 3,19 juta liter air untuk menjinakkan api.
Sementara untuk kegiatan OMC milik unit BNPB telah melaksanakan 9 sortie. Sedangkan untuk penyemaian ada sebanyak 9.000 kilogram garam (NaCl) untuk memicu hujan buatan.
"Tim darat mau pun udara terus berupaya maksimal melakukan pemadaman termasuk penyemaian garam di awan yang memiliki potensi hujan," ujar Jim.
Kesempatan ini juga dilaporkan luasan Karhutla yang sudah dipadamkan periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai 3.022,88 hektar.(aya/MCR)