Wako dan Wawako Ziarah ke Makam Marhum Pekan Jelang HUT Pekanbaru

Wako dan Wawako Ziarah ke Makam Marhum Pekan Jelang HUT Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius melakukan ziarah ke malam pendiri Pekanbaru

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius melakukan ziarah ke makam Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau dikenal dengan sebutan Marhum Pekan, Senin (21/6/2026). Ziarah ke Pusara Marhum Pekan berlangsung menjelang momen HUT ke-242 Pekanbaru.

Makam tersebut berada di Komplek Masjid Raya Pekanbaru Senapelan, Kota Pekanbaru. Makam tersebut menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Marhum Pekan serta ayahnya, Marhum Bukit.

Keduanya melakukan ziarah untuk mendoakan pendiri Pekanbaru. Marhum Pekan adalah Sultan kelima di Kerajaan Siak ini yang merupakan sosok sangat termasyur.

"Semoga Allah memberi kemudahan, dan ampuni segala dosanya, balas kebaikannya, dan husnul khatimah, semoga mendapat tempat terbaik di akhirat dan masuk surga Allah," ujar Wako Pekanbaru Agung Nugroho selepas ziarah.

Dirinya menilai ziarah ini sekaligus sebagai pengingat agar menjaga, merawat serta melanjutkan pembangunan. Apalagi pendiri Pekanbaru bercita-cita kota ini menjadi jantung perekonomian di Pulau Sumatera seperti visi pendiri Pekanbaru.

"Pada ziarah kali ini, kita hadir bukan hanya untuk mendoakan pendiri Pekanbaru, sekaligus mengenang perjuangan para pendiri Pekanbaru hingga seperti saat ini," jelasnya.

Pusat keramaian di tepian Sungai Siak tersebut yang awalnya Senapelan menjadi cikal bakal berdirinya Kota Pekanbaru. Jasad Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit juga bersemayam di sana.

Dirinya juga dikenal juga dengan nama Tengku Alam dan merupakan sultan keempat di Kerajaan Siak. Marhum Bukit merupakan ayahanda dari Marhum Pekan yang memindahkan Kerajaan Siak dari Mempura ke Bukit Senapelan.

Total keseluruhan ada enam pusara di bagian dalam komplek pemakaman itu. Rombongan secara bergantian menaburkan bunga dan menyirami satu persatu pusara tersebut. **