Mendukung Program MBG di Pekanbaru, Jumlah SPPG Terus Bertambah

Mendukung Program MBG di Pekanbaru, Jumlah SPPG Terus Bertambah
Peresmian SPPG Baru di Kota Pekanbaru pada Rabu(14/10)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyambut positif hadirnya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di Kota Pekanbaru, Rabu (14/10/2026), guna menunjang keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Satu di antara SPPG yang baru beroperasi adalah SPPG Kota Pekanbaru Payung Sekaki Air Hitam 3. Pengelola SPPG ini menyediakan menu MBG bagi 1.011 penerima manfaat.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Kota Pekanbaru Abdul Jamal yang mewakili Wali Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa pemerintah kota menyambut baik beroperasinya dapur SPPG baru tersebut. Ia menilai kehadiran SPPG baru ini akan memperkuat pemenuhan gizi para penerima manfaat program MBG.

"Program MBG sudah menyasar sekolah kita guna mendukung pemenuhan gizi anak-anak kita," jelasnya usai peresmian.

Jamal menyadari belum seluruh sekolah di Kota Pekanbaru menerima distribusi MBG. Ia berharap ke depan distribusi MBG bisa menyasar seluruh sekolah secara bertahap.

"Ada beberapa sekolah yang belum, kita berharap penyaluran bagi penerima manfaat berlangsung menyeluruh," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah kota siap mendukung penuh program ini. Apalagi sasaran penerima manfaat bukan hanya peserta didik di sekolah, melainkan juga balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia.

Total ada 87 dapur SPPG baru yang resmi beroperasi di Provinsi Riau pada hari ini. Puluhan dapur SPPG untuk menunjang program MBG tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Riau.

"Penambahan dapur SPPG ini untuk menunjang program MBG, apalagi jumlah penerima manfaat terus bertambah," papar Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN) Harjito.

Harjito meresmikan langsung SPPG ini dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kota Pekanbaru. Peresmian ini berlangsung serentak di berbagai daerah, termasuk untuk SPPG di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Harjito mengatakan, total SPPG baru yang diresmikan secara serentak ini mencapai 980 dapur SPPG yang tersebar di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Bali.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program MBG, terutama dalam tata kelola distribusi MBG," ujarnya. **