Kanal

Speedboad Tujuan Kuala Tungkal Menuju Guntung Karam Ditepian Laut Pulau Busung

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Akibat dihantam ombak besar sebuah speedboat SB Karya Budi tujuan Kuala Tungkal menuju Guntung hampir karam ditengah  perairan Pulau Busung, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Selasa siang(14/7/26) . 

Untungnya kapal speedboad yang berpenumpang 46 orang tersebut, sempat  dikandaskan oleh nakhoda ketepian pantai hutan bakau sehingga penumpang dapat di selamatkan.

Peristiwa bermula saat armada yang bertolak  dari Kuala Tungkal, Jambi, menuju Sungai Guntung. Namun, di tengah perjalanan, kapal diterjang cuaca ekstrem.

Hantaman ombak yang kuat mengakibatkan sambungan papan pada lambung (body) kapal merenggang, sehingga air laut mulai merembes masuk ke dalam dek.

Menyadari situasi darurat tersebut, nakhoda dengan sigap mengalihkan kemudi menuju area dangkal di pesisir pantai untuk mengandaskan kapal secara sengaja demi menyelamatkan seluruh penumpang. 

Seluruh penumpang kini telah berhasil dievakuasi menggunakan kapal bantuan SB Karya Budi 6 menuju pelabuhan tujuan di Sungai Guntung dalam keadaan selamat.

Kasatpolairud Polres Inhil melalui Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Inhil, IPDA Rakhmad Hidayat, membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan laut tersebut.

"Benar, telah terjadi peristiwa kandasnya SB Karya Budi di perairan Pulau Busung. Peristiwa itu terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Kapal dihantam ombak besar yang mengakibatkan papan lambung kapal merenggang dan air masuk. Nakhoda kemudian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengandaskan kapal ke tepi pantai," kata IPDA Rakhmad Hidayat, Rabu (15/7/26). 

Proses evakuasi terhadap 46 penumpang berjalan cepat dan aman. Tidak ada korban jiwa (zero casualty) dalam musibah ini.

Atas kejadian tersebut, Sat Polairud Polres Inhil mengimbau seluruh operator jasa transportasi laut dan nakhoda untuk memperketat standar keselamatan operasional serta memastikan kelaikan total armada sebelum berlayar.

"Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan agen pelayaran, sebelum kapal bertolak, pastikan life jacket dalam kondisi prima, mudah diakses, karena keselamatan masyarakat di atas kapal adalah prioritas utama yang harus dijaga,” ujarnya. (Sya/MCR)

 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER