• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri
Dibaca : 15 Kali
Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar
Dibaca : 10 Kali
Speedboad Tujuan Kuala Tungkal Menuju Guntung Karam Ditepian Laut Pulau Busung
Dibaca : 13 Kali
Polres Kuansing Musnahkan 22 Rakit PETI di Dua Kecamatan
Dibaca : 12 Kali
Disnaker Pekanbaru Masih Tunggu Laporan Serapan Tenaga Kerja di Job Fair
Dibaca : 14 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Bupati Siak Dorong Pengelolaan Gambut Berkelanjutan

Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 22:30:00 WIB
Cetak
Bupati Siak Dorong Pengelolaan Gambut Berkelanjutan
Bupati Siak, Afni Z

SIAK,DENTINGNEWS-----Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pengelolaan ekosistem gambut di Kabupaten Siak perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Afni saat menerima courtesy meeting Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Edy Nugroho Santoso, bersama tim Proyek Integrated Management of Peatland Landscapes in Indonesia (IMPLI), di Zamrud Room, Rumah Rakyat, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan itu membahas tindak lanjut implementasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kabupaten Siak Tahun 2025–2055 serta rencana pembangunan Eco Edu Park (museum gambut) di Kabupaten Siak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung agenda strategis nasional dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut, dengan Proyek IMPLI sebagai salah satu dukungan dalam memperkuat pelaksanaannya di daerah.

Afni menyampaikan, pengelolaan gambut tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga kawasan, tetapi juga bagaimana masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut tetap memiliki ruang untuk mengelola lahan secara produktif.

“Intinya harus bersahabat dengan gambut. Namun persahabatan antara manusia dengan gambut tetap saja indikatornya pada ekonomi, kesejahteraan, dan modal. Mengolah lahan gambut dengan lahan mineral tentu berbeda,” kata Afni.

Ia menjelaskan, pengelolaan gambut tanpa bakar membutuhkan dukungan sarana dan teknologi yang sesuai. Hal itu menjadi salah satu tantangan bagi petani dalam mengolah lahan gambut agar tetap produktif sekaligus menjaga fungsi lingkungannya.

Disamping itu, Ia berharap demplot-demplot pertanian di lahan gambut dapat semakin diperbanyak sehingga dapat ditemukan berbagai praktik penanaman pertanian yang sesuai dengan karakteristik gambut.

“Negara mengharapkan tidak terjadi kebakaran, maka harus mengolah lahan tanpa bakar. Sementara petani kita mengolah tanpa bakar, hanya mengandalkan alat seadanya, cangkul dan parang itu sangat berat. Kami mohon dukungannya pak untuk alat pertanian juga yang bisa diaplikasikan di lahan gambut," ujarnya.

Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar masyarakat memiliki alternatif pengelolaan lahan yang produktif tanpa mengabaikan fungsi lindung gambut. Ia menilai, jika masyarakat tidak menemukan cara mengelola gambut yang memberikan manfaat ekonomi, tekanan terhadap perubahan fungsi lahan akan semakin besar.

Selain itu, Afni menyatakan penyusunan DED menjadi tahapan penting sebelum membuka ruang kolaborasi bersama para pihak. Pemerintah Kabupaten Siak juga siap mendukung pengembangan Eco Edu Park yang nanti nya diharapkan sebagai pusat pembelajaran dan laboratorium bersama pengelolaan ekosistem gambut.

“DED ini penting. Semua bermula dari DED dulu. Begitu DED selesai, baru kita tawarkan untuk kolaborasi bersama. Kami siap kalau Kabupaten Siak dijadikan lokasi pengembangan. Mudah-mudahan Eco Edu Park ini menjadi legacy kita bersama sekaligus pusat pembelajaran pengelolaan gambut,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut KLH/BPLH, Edy Nugroho Santoso, mengatakan Proyek IMPLI diarahkan untuk memperkuat pengelolaan gambut berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas masyarakat, integrasi program, serta pengembangan model pengelolaan yang dapat direplikasi di desa-desa gambut lainnya.

Di Kabupaten Siak, Proyek IMPLI difokuskan di Kampung Dayun dan Kampung Rawa Mekar Jaya sebagai lokasi intervensi. Kedua kampung tersebut menjadi lokasi pembelajaran pengelolaan gambut yang mengintegrasikan perlindungan ekosistem, keanekaragaman hayati, dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapan kami, apa yang sudah dilakukan di dua lokasi ini dapat menjadi pembelajaran untuk direplikasi di desa-desa gambut lainnya. Kami juga berupaya mengintegrasikan program ini dengan kegiatan pemerintah daerah, kementerian maupun para pemangku kepentingan agar manfaatnya semakin luas,” ringkas Edy.(Sya/MC Siak)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Wabup Syamsurizal Serahkan Zakat Konsumtif Tahap II, Perkuat Pemenuhan Kebutuhan Dasar 173 Mustahik

Senin, 13 Juli 2026 - 19:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Sebanyak 173 mustahik di Kampung Rempak, Kecam.

Daerah

144 Siswa Baru MAN Insan Cendekia Siak Mulai MATAMUDA

Senin, 13 Juli 2026 - 19:00:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Bupati Siak, Afni Zulkifli, menghadiri pembukaa.

Daerah

Wabup Syamsurizal Serahkan Zakat Konsumtif, Dorong Mustahik Menjadi Muzaki

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:16:55 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyerahkan secar.

Daerah

BRK Syariah Siak Permudah Layanan TASPEN bagi ASN Pensiun

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS------Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Siak memp.

Daerah

Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:52:22 WIB

SIAK,DENTINGNEWS---- Program zakat produktif yang di.

Daerah

Disnaker Pekanbaru Masih Tunggu Laporan Serapan Tenaga Kerja di Job Fair

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Dinas Tenaga Kerja (Disnake.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri
15 Juli 2026
Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar
15 Juli 2026
Speedboad Tujuan Kuala Tungkal Menuju Guntung Karam Ditepian Laut Pulau Busung
15 Juli 2026
Polres Kuansing Musnahkan 22 Rakit PETI di Dua Kecamatan
15 Juli 2026
Disnaker Pekanbaru Masih Tunggu Laporan Serapan Tenaga Kerja di Job Fair
15 Juli 2026
Wali Kota Pekanbaru Sebut Argentina Bakal Libas Inggris dan Segel Tiket Final
15 Juli 2026
Wako Pekanbaru Kembali Lantik Camat Hingga Sekretaris Dinas
15 Juli 2026
Polda Riau Selidiki Dugaan Perusakan 100 Hektare Hutan Mangrove di Rohil
15 Juli 2026
Detik-detik Pemuda 21 Tahun Jatuh ke Sungai Kampar Usai Motornya Hantam Pagar Jembatan
15 Juli 2026
29 Warga Terjaring Tim Gakkum DLHK Pekanbaru
15 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
  • 2 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 3 Dahlan Iskan Ungkap Bupati Siak Tagih Utang Pusat ke Presiden
  • 4 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 5 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 6 Sudah Kumpulkan 8,5 Ton Sampah, Waste Station di Pekanbaru Bakal Ditambah Lagi
  • 7 Razia di Purna MTQ, Kendaraan ODOL dan Pajak Mati Jadi Target

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved