Kanal

Pemko Pekanbaru Evaluasi Pelaksanaan Penugasan 1 ASN 1 RW di Dua Kecamatan

PEKANBARU DENTINGNEWS----  Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program penugasan 1 ASN 1 RW yang sudah dilaksanakan di Kecamatan Binawidya dan Sail.

Evaluasi berlangsung dalam rapat yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, bertempat di aula lantai II kantor DPM-PTSP Kota Pekanbaru di komplek Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (29/4/2026).

Turut hadir di kesempatan itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Syamsuwir, Kepala BKPSDM Samto dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Ardiansyah Eka Putra.

Dalam rapat ini, pihak kelurahan dan perwakilan ASN yang ditugaskan di RW diminta menyampaikan kendala dalam pelaksanaan penugasan 1 ASN 1 RW.

Usai rapat, Pj Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyampaikan bahwa program penugasan 1 ASN 1 RW di Kecamatan Binawidya dan Sail sudah berlangsung sekitar 3 bulan terakhir.

"Tentu kita ingin mengetahui capaian-capaian yang sudah dicapai sejak tiga bulan terakhir di dua kecamatan yang menjadi pilot projek ini. Kemudian apa saja kendala-kendala di lapangan," ungkapnya.

Dari evaluasi tersebut, terang Ingot, diketahui terdapat berbagai kendala di lapangan seperti adanya warga yang tidak bersedia didata oleh ASN yang ditugaskan di RW.

"Ini kan program baru, sosialisasinya mungkin belum 100 persen sempurna sehingga masih ada mungkin masyarakat yang ragu, masih ada komunikasi yang belum pas," ujarnya.

"Untuk itu, kita akan siapkan skema baru ataupun sistem-sistem yang baru agar ke depannya teman-teman (ASN) yang ditugaskan di RW ini bisa bekerja lebih efektif lagi," ulas Ingot.

Dikatakannya, pendataan terhadap warga yang dilakukan oleh ASN yang bertugas di RW sangat diperlukan untuk pelaksanaan program pembangunan dan penyaluran bantuan sosial.

"Jadi, ini sangat penting supaya kita bisa mendapat potret yang lebih objektif. Karena data Disdukcapil dengan data yang di kelurahan, itu berbeda," ucap Ingot.

Di kelurahan, lanjut dia, data dapat disesuaikan dengan data lapangan warga yang tinggal di kelurahan bersangkutan. Sementara di Disdukcapil datanya hanya bersifat administratif.

"Kalau kondisi aktualnya kita dapat, Insyaallah ke depan perencanaan pembangunan kita lebih efektif. Kemudian bantuan sosial juga tersalurkan secara tepat sasaran," tutup Ingot.

Seperti diketahui, pelaksanaan program 1 ASN 1 RW diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho pada 12 Februari 2026 lalu.

Pelaksanaan program yang bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah warga guna memberikan pelayanan dan juga melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial.**

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER