Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Kondisi Waduk PLTA Koto Panjang Masih Aman Terkendali
KAMPAR,DENTINGNEWS--- Debit air yang masuk ke Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, tercatat lebih besar dibandingkan debit yang keluar pada Kamis pagi (18/12/2025). Kondisi tersebut mendorong kenaikan elevasi waduk, meski pengelola memastikan operasional pembangkit masih dalam batas aman.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, melalui Erikmon, menyampaikan bahwa pemantauan pada pukul 07.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada di level 77,11 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka ini naik sekitar 9 sentimeter dibandingkan sehari sebelumnya.
Pada hari yang sama, inflow waduk tercatat sebesar 495,34 meter kubik per detik, sementara outflow melalui turbin berada di angka 312,59 meter kubik per detik. Selisih debit tersebut menjadi faktor utama terjadinya kenaikan muka air waduk.
Sebagai perbandingan, pada Rabu pagi (17/12/2025), inflow dan outflow masih berada dalam kondisi seimbang, masing-masing sebesar 317,96 m³ per detik, dengan elevasi waduk di angka 77,02 mdpl.
Erikmon menjelaskan bahwa kenaikan elevasi ini masih tergolong normal dan belum mendekati ambang pengendalian kritis.
“Posisi elevasi masih jauh di bawah batas pembukaan spillway. Kondisi waduk dan pembangkit tetap aman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembukaan pintu pelimpah (spillway) hanya dilakukan apabila elevasi waduk melampaui 83,00 mdpl disertai inflow minimal 1.000 meter kubik per detik. Selain itu, mekanisme early release dapat diterapkan berdasarkan perhitungan teknis untuk mengantisipasi debit air berlebih.
Perhitungan early release mengacu pada prakiraan curah hujan dari BMKG serta evaluasi elevasi terhadap kurva Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW). Spillway juga dapat dibuka apabila pembangkit tidak mampu beroperasi akibat gangguan peralatan atau ketika elevasi turun hingga 73,50 mdpl.
Manajemen PLTA Koto Panjang kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengacu pada informasi resmi terkait kondisi waduk.
“Kami terus memantau perkembangan dan akan menyampaikan informasi secara transparan jika ada perubahan signifikan,” tutup Erikmon.(aya/MCR)
Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.
Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya
SIAK DENTINGNEWS----- Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.
Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat
SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.






.jpg)

