Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Pengawasan Hewan Kurban di Pekanbaru Mulai Diperketat
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kota Pekanbaru mulai memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk ke wilayah Pekanbaru menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kota Pekanbaru, Zulpan Ependi, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim pemantau untuk mendata jumlah hewan kurban yang masuk ke Kota Pekanbaru.
“Saat ini kami sudah melakukan pemantauan melalui tim yang berjumlah 30 orang. Hewan yang masuk dipantau sehingga nantinya dapat diketahui jumlah sapi dan kambing yang masuk ke Pekanbaru,” ujarnya.
Selain melakukan pendataan, Distanak Kota Pekanbaru juga akan menggelar sosialisasi kepada pengurus masjid terkait tata kelola hewan kurban dan pengawasan kesehatan hewan.
“Kami rutin melaksanakan sosialisasi setiap tahun kepada pengurus masjid yang mengelola hewan kurban. Rencananya kegiatan tersebut digelar pada Selasa mendatang di DPP,” jelasnya.
Zulpan menambahkan, pengawasan langsung terhadap hewan kurban di kandang penggemukan maupun lokasi penjualan akan mulai dilakukan secara menyeluruh pada H-10 Iduladha.
“Mulai H-10 Iduladha kami akan turun langsung memantau seluruh hewan kurban agar jumlah dan kondisi kesehatannya dapat diketahui hingga hari pelaksanaan,” katanya.
Pada hari penyembelihan kurban, pengawasan akan dilakukan bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Riau dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Riau.
“Total sekitar 75 petugas akan turun ke lapangan, terdiri dari 30 orang dari PDHI, 33 mahasiswa kedokteran hewan Unri, dan sisanya dari dinas,” tambahnya.
Ia menjelaskan, petugas nantinya akan melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem untuk memastikan daging hewan kurban layak dikonsumsi dan bebas dari penyakit.
“Kami akan memeriksa kondisi hewan, termasuk organ dalamnya. Jika ditemukan penyakit atau cacing yang membahayakan, maka daging tidak boleh dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter hewan,” tegasnya.**
Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.
Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya
SIAK DENTINGNEWS----- Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.
Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat
SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.






.jpg)

