Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Gagal Atasi Masalah Sampah, Camat Bersiap Untuk Dievaluasi
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, dengan tegas mengingatkan seluruh jajaran camat di wilayahnya untuk tidak main-main dan bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan lingkungan di wilayah kerja masing-masing. Karena ini akan menjadi salah satu penentu bagi kinerja camat yang menjadi catatan dalam evaluasi.
Wako Agung menegaskan bahwa ego sektoral harus dibuang jauh-jauh, dan pengawasan ketat harus dilakukan setiap hari guna memastikan tidak ada lagi drama tumpukan sampah yang mengganggu estetika kota.
"Tentang penanganan sampah, tentang kebersihan. Yang punya wilayah adalah kecamatan. Jadi tanggung jawab kebersihan adalah pemilik wilayah, yaitu camat," tegas Agung dengan nada bicara penuh penekanan, Rabu (20/5/2026).
Pernyataan menohok ini sengaja dilontarkan sang Wali Kota agar para camat tidak lagi melempar tanggung jawab ke dinas terkait ketika menemukan tumpukan sampah liar. Menurutnya, camat adalah garda terdepan yang paling tahu seluk-beluk wilayahnya, mulai dari jalan protokol hingga ke gang-gang pemukiman warga.
Untuk mengepung persoalan sampah ini dari hulu ke hilir, para camat diinstruksikan untuk segera turun ke lapangan. Mereka diminta aktif menjalin komunikasi dan berkoordinasi secara masif dengan para tokoh agama, tokoh pemuda, elemen masyarakat, hingga Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang saat ini sudah terbentuk di seluruh kelurahan.
Langkah sinergis ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Wako Agung percaya bahwa wajah bersih Kota Pekanbaru hanya bisa terwujud jika ada chemistry yang kuat antara birokrasi dan warganya.
"Sehingga akan terwujudlah kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah," ujarnya optimis.
Namun, instruksi ini bukan sekadar imbauan manis di atas kertas. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara paralel bakal terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ketat terhadap kinerja para camat. Rapor kebersihan wilayah kini resmi menjadi salah satu indikator utama penentu masa depan karier mereka.
Bagi camat yang dinilai loyo, abai, dan tidak mampu mengeksekusi perintah ini dengan baik, Wako Agung memastikan tidak akan segan-segan melakukan perombakan kabinet di tingkat kecamatan.
"Mana yang baik akan kita pertahankan, promosikan. Mana yang tidak baik tentu kita akan melakukan evaluasi untuk mengedrop mereka keluar dari kecamatan tersebut," pungkasnya.***
Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.
Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya
SIAK DENTINGNEWS----- Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.
Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat
SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.






.jpg)

