Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Kebutuhan Hewan Kurban di Riau Tahun Ini Tembus 52.885 Ekor
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) memprediksi kebutuhan hewan kurban pada hari raya Idul Adha tahun ini meningkat. Dimana, pada 2025 lalu kebutuhan hewan kurban di Riau mencapai 50.463 ekor, sedangkan tahun ini diprediksi bisa mencapai 52.885 ekor.
Kepala Dinas PKH Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, dari data yang pihaknya himpun, pada 2025 lalu jumlah hewan kurban hampir tersebar merata di 12 kabupaten/kota di Riau. Dimana Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan pemotongan hewan kurban terbanyak tahun lalu.
“Untuk tahun lalu, jumlah pemotongan hewan kurban di Pekanbaru sebanyak 9.435, Kampar sebanyak 7.641 ekor, Bengkalis 5.012 ekor,” kata Mimi, Senin (25/5/2026).
Kemudian untuk pemotongan hewan kurban di Rokan Hulu 4.745 ekor, Kuantan Singingi sebanyak 3.484 ekor, Indragiri Hulu sebanyak 3.152 ekor, Indragiri Hilir sebanyak 3.071 ekor, Pelalawan sebanyak 2.752 ekor, Siak sebanyak 3.744 ekor.
“Selanjutnya Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 3.438 ekor, Kepulauan Meranti 722 ekor, dan di Kota Dumai 3.267 ekor,” paparnya.
Untuk pemotongan hewan kurban pada tahun ini, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan hingga 4,8 persen atau menjadi 52.885 ekor. Meningkatnya jumlah penyembelihan hewan kurban tersebut juga diakibatkan mulai membaiknya perekonomian masyarakat.
“Prediksi kami penyembelihan hewan kurban di Riau pada Idul Adha tahun ini akan meningkat hingga 4,8 persen. Ini bisa kita lihat juga dengan meningkatnya permintaan hewan kurban dan juga perekonomian masyarakat yang sudah mulai kembali membaik,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se-Riau juga melakukan pemeriksaan kesehatan ternak kurban di penampungan atau penjual hewan ternak. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin kesehatan ternak yang akan dijadikan hewan kurban.
"Setelah diperiksa dan ternak dinyatakannya sehat, akan diberikan sertifikat kesehatan hewan," katanya.(aya/MCR)
Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.
Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya
SIAK DENTINGNEWS----- Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.
Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat
SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.






.jpg)

