Gerakkan Gotong Royong di Stadion Utama Riau, Hasilkan 1,2 Ton Sampah
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berlangsung semarak dan produktif. Seluruh rangkaian kegiatan aksi penyelamatan lingkungan ini difokuskan di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (6/6/2026).
Rangkaian agenda pembersihan ikon olahraga Bumi Lancang Kuning tersebut sudah dimulai sejak pagi buta, tepatnya pukul 06.00 WIB. Pemprov Riau menginisiasi gerakan kurve atau gotong royong massal membersihkan sampah yang melibatkan partisipasi aktif dari ratusan warga sekitar, komunitas peduli lingkungan, pelajar, hingga jajaran pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Setelah aksi bersih-bersih lingkungan selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan penanaman puluhan bibit pohon pelindung di area sabuk hijau stadion. Gerakan penghijauan perkotaan ini dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim panitia di lapangan, volume sampah yang berhasil diangkat dari seluruh penjuru kompleks olahraga tersebut sangat fantastis. Dari penyisiran yang dilakukan selama kurun waktu beberapa jam, tim gabungan sukses mengumpulkan sampah kering maupun basah dengan berat total mencapai 1,2 ton.
"Tadi pagi seluruh elemen masyarakat sudah melakukan aksi kurve di kawasan Stadion Utama ini, dan saya menerima laporan bahwa tim berhasil mengumpulkan sampah dengan berat total mencapai 1,2 ton. Tentu hal ini menjadikan aset daerah kita semakin bersih, asri, dan enak untuk dilihat," ujar SF Hariyanto saat memberikan keterangan di lokasi, Sabtu (6/6/2026).
Menurut SF Hariyanto, angka 1,2 ton sampah yang berhasil dievakuasi dari kawasan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kesadaran kolektif masyarakat Riau terhadap kebersihan ruang publik mulai menunjukkan tren peningkatan. Aksi gotong royong ini secara tidak langsung memicu rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas umum milik pemerintah.
Ia mengingatkan bahwa kompleks Stadion Utama Riau bukan sekadar bangunan mati, melainkan sebuah aset kebanggaan sekaligus status ikonik bagi Provinsi Riau yang harus dijaga bersama. Keasrian kawasan ini sangat krusial agar masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya untuk berolahraga, menggelar kegiatan seni budaya, maupun perhelatan event berskala nasional.
"Kalau dari area Stadion Utama saja kita bisa mengumpulkan hingga 1,2 ton sampah, artinya pekerjaan rumah (PR) kita dalam mengelola kebersihan kota masih sangat banyak. Oleh karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat agar Provinsi Riau ke depannya bisa menjadi jauh lebih bersih, sehat, dan bebas dari sampah," pungkasnya.(sya/MCR)
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
PEKANBARU DENTINGNEWS---- Kota Pekanbaru mencatat capaian posit.
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
SIAK DENTINGNEWS----- Banyak yang bertanya, mengapa asap masih cukup .
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
SIAK , DENTINGNEWS----- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mah.
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
SIAK, DENTINGNEWS----- Sekda Siak sekaligus Ketua PGRI Kab. Siak Maha.
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Pe.
Program PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemberdayaan masyarakat tidak selalu dimul.








