• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Kejurkab MMA Amateur IBCA "Boedak Betumbuk Siak 2026" Sukses Digelar, Cetak Bibit Atlet Berprestasi
Dibaca : 43 Kali
Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis
Dibaca : 42 Kali
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan HPT di Konsesi PT SPM
Dibaca : 39 Kali
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Admintrasi Komisaris dan Direksi BRK Syariah
Dibaca : 43 Kali
Teror Monyet Liar di Tembilhan Resahkan Warga, Belasan Orang Digigit
Dibaca : 41 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Dinsos Siak Selidiki Dugaan Eksploitasi Tiga Anak yang Dipaksa Mengemis

Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 15:30:00 WIB
Cetak
Dinsos Siak Selidiki Dugaan Eksploitasi Tiga Anak yang Dipaksa Mengemis

SIAK , DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) bergerak cepat melakukan penanganan lanjutan terhadap dugaan eksploitasi tiga anak di Kampung Sam Sam, Kecamatan Kandis, yang kembali menjadi perhatian masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan setelah adanya informasi bahwa orang tua kembali melibatkan anak dalam aktivitas meminta-minta, meski sebelumnya telah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Kepala Dinas Sosial dan PPA Kabupaten Siak, Wan Idris, mengatakan tindak lanjut terhadap dugaan tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lokasi pada Kamis (30/7) pukul 14.00–15.00 WIB tim Dinsos PPA melakukan penjangkauan, asesmen, dan edukasi kepada keluarga sebagai upaya memastikan perlindungan, keselamatan, serta pemenuhan hak-hak anak.

"Hasil asesmen menunjukkan tiga anak berinisial AS (16), AS (10), dan AS (4) diduga diminta bahkan dipaksa oleh ibunya untuk meminta-minta di wilayah Kampung Sam Sam. Mereka diantar sekitar pukul 08.00 WIB dan dijemput kembali sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh tim, mereka juga mengaku mendapat ancaman akan diusir dari rumah apabila menolak mengikuti perintah ibunya," ujar Wan Idris, Jumat (31/7/2027).

Ia menjelaskan, menurut hasil asesmen lapangan, ayah anak berinisial BS merupakan pensiunan PT Ivomas yang saat ini menderita ambeien tingkat II. Sementara itu, ibu anak berinisial R (41) bekerja sebagai pengumpul brondolan sawit. Kondisi ekonomi keluarga yang sulit menyebabkan ketiga anak tersebut tidak sedang mengenyam pendidikan.

Wan Idris mengungkapkan, kasus ini sebenarnya pernah ditangani oleh Pemerintah Kampung Sam Sam bersama aparat setempat. Saat itu, orang tua anak telah diberikan pembinaan serta peringatan agar tidak lagi melibatkan anak dalam aktivitas meminta-minta, bahkan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang diterima, dugaan tersebut kembali terjadi sehingga mendorong Dinsos PPA melakukan penanganan lanjutan.

"Kami memberikan edukasi kepada ayahnya anak mengenai tanggung jawab sebagai kepala keluarga, pentingnya pengasuhan yang baik serta kewajiban memenuhi hak-hak anak. Tim juga menyampaikan bahwa eksploitasi terhadap anak memiliki konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, menunjukkan ketiga anak dalam kondisi sehat, baik dan tetap menunjukkan keceriaan. Namun, tim menemukan bahwa anak-anak masih memperlihatkan rasa takut ketika ibu mereka marah.

Untuk memastikan perlindungan anak tetap berjalan, Dinsos PPA telah berkoordinasi dengan ayah anak, Pemerintah Kampung Sam Sam, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP serta pihak Kecamatan Kandis guna memastikan keamanan dan pengawasan terhadap ketiga anak tersebut.

"Kami akan melakukan asesmen lanjutan terhadap ibu anak sebagai dasar menentukan langkah penanganan berikutnya. Prinsip utama kami adalah memastikan hak, keselamatan, dan perlindungan anak tetap menjadi prioritas," tegas Wan Idris

Sementara itu, pihak kecamatan Kandis bersama Disdukcapil Siak, Penghulu Kampung Sam-Sama juga telah melakukan tindakan dengan mengingatkan orang tua dan anak agar tidak melakukan hal yang sama serta fasilitasi dokumen kependudukan KK dan KTP yang bersangkutan.

Kegiatan penjangkauan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Kandis, Penghulu Kampung Sam Sam, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta Fasilitator Kampung Sam Sam sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanganan kasus perlindungan anak di Kabupaten Siak.

(Sya/MC Siak)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis

Ahad, 02 Agustus 2026 - 12:00:00 WIB

PEANBARU, DENTINGNEWS----- Bupati Siak, Dr. Afni Z, M.Si., menegaskan.

Daerah

Dapat Dukungan dari Kemenkoinfra, Pinggiran Sungai Sail Ditata Menjadi Kawasan RTH Biru

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru Agung .

Daerah

Satgas DLHK Pekanbaru Jaring 8 Warga Buang Sampah Sembarangan, 1 Pickup Dikandangkan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Satgas Dinas Lingkungan Hi.

Daerah

Pemko Pekanbaru Ajak Warga Sukseskan Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pemerintah Kota (Pemko) Pek.

Daerah

Distankan Pekanbaru Buka Layanan Vaksinasi Rabies Gratis Mulai Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Dinas Pe.

Daerah

Waste Station di RTH Putri Kaca Mayang Mulai Beroperasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Waste station di Ruang Ter.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Kejurkab MMA Amateur IBCA "Boedak Betumbuk Siak 2026" Sukses Digelar, Cetak Bibit Atlet Berprestasi
02 Agustus 2026
Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis
02 Agustus 2026
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan HPT di Konsesi PT SPM
01 Agustus 2026
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Admintrasi Komisaris dan Direksi BRK Syariah
01 Agustus 2026
Teror Monyet Liar di Tembilhan Resahkan Warga, Belasan Orang Digigit
31 Juli 2026
Dapat Dukungan dari Kemenkoinfra, Pinggiran Sungai Sail Ditata Menjadi Kawasan RTH Biru
31 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Ajak Warga Sukseskan Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9
31 Juli 2026
Distankan Pekanbaru Buka Layanan Vaksinasi Rabies Gratis Mulai Agustus 2026
31 Juli 2026
Satgas DLHK Pekanbaru Jaring 8 Warga Buang Sampah Sembarangan, 1 Pickup Dikandangkan
31 Juli 2026
Waste Station di RTH Putri Kaca Mayang Mulai Beroperasi
31 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved