• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 458 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 93 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 62 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Saham Coca-cola Anjlok Bukan Cuma Gegara Ronaldo

Redaksi

Senin, 21 Juni 2021 12:48:08 WIB
Cetak
Saham Coca-cola Anjlok Bukan Cuma Gegara Ronaldo
Analis mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan harga saham Coca-cola turun beberapa waktu lalu, tidak hanya aksi menggeser botol oleh Cristiano Ronaldo. Ilustrasi.

PEKANBARU,Dentingnews.com-Bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo sempat menarik perhatian usai ia menyingkirkan botol Coca-cola yang merupakan salah satu merek sponsor Euro 2020.

Mengutip givemesport, Ronaldo disebut memicu kejatuhan nilai pasar Coca Cola hingga harus kehilangan nilai pasar (market value) sebesar US$4 miliar, setara Rp57 triliun (kurs Rp14.254) pada perdagangan Senin (14/6).

Analis Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo menilai tidak tepat bila Ronaldo disebut menjadi penyebab tunggal perusahaan sebesar Coca-cola kehilangan US$4 miliar karena sarannya untuk meminum air putih.

Ia menyebut kejadian tersebut hanya salah satu faktor minor saja yang terjadi bersamaan dengan beberapa faktor lainnya. Pertama, harga saham Cola-cola (KO) pada pertengahan Juni memang sudah mencapai harga puncaknya selama 52 minggu terakhir di level US$56 per saham.

Sehingga, ia mengatakan saham memang rentan koreksi karena sudah mencapai nilai puncaknya.

"Sebenarnya saat terjadi saham Coca Cola sudah negatif karena memang pada masa-masa itu Wall Street ada di teritori tertinggi jadi wajar kalau Wall Street mengalami koreksi," jelasnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/6).

Ia menyebut menyalahkan Ronaldo sebagai penyebab penurunan harga saham KO merupakan tindakan irasional. Pasalnya, investor melihat fundamental perusahaan untuk mengukur nilai saham. Untuk diketahui, KO merupakan salah satu dari 30 saham tertua yang tergabung dalam Dow Jones Industrial Average (DJIA).

Dalam indeks tersebut, Cola-cola bersanding sejajar dengan Apple Inc, McDonald's, Microsoft, Walmart, Walt Disney, Nike, dan perusahaan raksasa lainnya. Sehingga, Lucky menilai tidak semudah itu menggerus harga saham KO.

"Kalau ini (Ronaldo menggeser botol) dijadikan landasan, nanti acuan fundamental tidak lagi jadi landasan. Nanti bisa saja artis lepas topi merek tertentu lalu harga saham turun. Ini irasional," katanya.

Sementara, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan memang indeks AS tengah mengalami koreksi akhir-akhir ini. Namun, insiden Ronaldo terjadi sebelum itu.

Ia menilai Pasalnya, Ronaldo memiliki basis penggemar yang besar. Di Instagram saja, ia memiliki 302 juta pengikut, salah satu akun dengan pengikut terbanyak di dunia.

Hans mengatakan bahwa ajakan Ronaldo untuk menghindari meminum Coca-cola mampu memengaruhi penjualan perusahaan.

Di era digital ini, Hans menilai besar pengaruh tokoh tenar (influencer) sebagai alat marketing atau sebaliknya. Bagai pisau bermata dua, influencer bisa menjadi berkah atau musibah bagi perusahaan.

Ia kemudian mencontohkan penjualan McDonald's yang meroket berkat kerja sama perusahaan dengan band Kpop BTS.

"Korelasinya pasti ada karena untuk menaikkan penjualan butuh influencer, efek negatif dari Ronaldo pengikut dia salah satu terbesar di muka bumi, 300 juta lebih," ujarnya.

Walau merugikan perusahaan, ia menilai tindakan Ronaldo tidak serta merta membuat perusahaan merugi hingga US$4 miliar.

"Sebagian saja, itu kan dihitung berdasarkan penurunan kapitalisasi pasar tapi efek penjualannya kan belum tahu. Minimal Coca Cola iklan di Euro 2020 tujuannya menaikkan omzet, begitu ada pernyataan Ronaldo pasti dirugikan," imbuhnya.

Melansir Forbes, berbagai pemberitaan mengenai efek Ronaldo membuat Coca Cola merugi US$4 miliar menjamur di berbagai media pemberitaan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa satu orang dari negara yang relatif kecil mampu menenggelamkan perusahaan multinasional asal AS.

Yang lain memuji pengaruh Ronaldo dan meminta para perusahaan untuk memperbaiki pemasaran mereka.

"Begitu banyak dugaan ini dibangun di atas premis yang goyah, jika tidak salah. Peristiwa tersebut mengungkapkan pentingnya berpikir kritis bagi para pemimpin bisnis, dan masyarakat pembaca, terutama saat ini," ujar Profesor IESE Business School Nuno Fernandes, salah satu kontributor kolom Forbes, dikutip Senin (21/6).

Memang pada saat konferensi pers dihelat, nilai kapitalisasi Coca-cola terjun US$4 miliar. Kendati begitu, masih ada beberapa faktor lainnya yang memengaruhi penurunan kinerja.

Jika diteliti, pada Senin (14/6), harga saham Coca Cola sudah mulai melemah pada pukul 9.30 EST pagi waktu setempat. Pada 9.40 EST harga saham sudah menurun 1,6 persen dan kapitalisasi pasarnya turun ke posisi US$238 miliar, turun US$4 miliar dari hari sebelumnya.

Sedangkan, insiden penggeseran botol baru terjadi pada 9.43 EST. Artinya, harga saham Coca Cola sudah turun sebelum Ronaldo menggeser botol.

"Sejak Ronaldo menggeser botol (pada pukul 9.34 EST) hingga akhir perdagangan Wall Street, harga saham Coca-cola naik US$0,3, menambah valuasi US$1,3 miliar kepada perusahaan," terang Fernandes.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:43:47 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---- PT Jaminan Kredit Indonesia .

Ekonomi

PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:54:12 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- PT Bumi Siak Pusako (BSP) membagikan divide.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

Jumat, 06 Maret 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Februari 2026 Lebih Mahal Rp 16.000

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09:20 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Ta.

Ekonomi

Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Perkembangan APBD Regional.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas PT Aneka Tamban.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved