• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 198 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Saham Coca-cola Anjlok Bukan Cuma Gegara Ronaldo

Redaksi

Senin, 21 Juni 2021 12:48:08 WIB
Cetak
Saham Coca-cola Anjlok Bukan Cuma Gegara Ronaldo
Analis mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan harga saham Coca-cola turun beberapa waktu lalu, tidak hanya aksi menggeser botol oleh Cristiano Ronaldo. Ilustrasi.

PEKANBARU,Dentingnews.com-Bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo sempat menarik perhatian usai ia menyingkirkan botol Coca-cola yang merupakan salah satu merek sponsor Euro 2020.

Mengutip givemesport, Ronaldo disebut memicu kejatuhan nilai pasar Coca Cola hingga harus kehilangan nilai pasar (market value) sebesar US$4 miliar, setara Rp57 triliun (kurs Rp14.254) pada perdagangan Senin (14/6).

Analis Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo menilai tidak tepat bila Ronaldo disebut menjadi penyebab tunggal perusahaan sebesar Coca-cola kehilangan US$4 miliar karena sarannya untuk meminum air putih.

Ia menyebut kejadian tersebut hanya salah satu faktor minor saja yang terjadi bersamaan dengan beberapa faktor lainnya. Pertama, harga saham Cola-cola (KO) pada pertengahan Juni memang sudah mencapai harga puncaknya selama 52 minggu terakhir di level US$56 per saham.

Sehingga, ia mengatakan saham memang rentan koreksi karena sudah mencapai nilai puncaknya.

"Sebenarnya saat terjadi saham Coca Cola sudah negatif karena memang pada masa-masa itu Wall Street ada di teritori tertinggi jadi wajar kalau Wall Street mengalami koreksi," jelasnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/6).

Ia menyebut menyalahkan Ronaldo sebagai penyebab penurunan harga saham KO merupakan tindakan irasional. Pasalnya, investor melihat fundamental perusahaan untuk mengukur nilai saham. Untuk diketahui, KO merupakan salah satu dari 30 saham tertua yang tergabung dalam Dow Jones Industrial Average (DJIA).

Dalam indeks tersebut, Cola-cola bersanding sejajar dengan Apple Inc, McDonald's, Microsoft, Walmart, Walt Disney, Nike, dan perusahaan raksasa lainnya. Sehingga, Lucky menilai tidak semudah itu menggerus harga saham KO.

"Kalau ini (Ronaldo menggeser botol) dijadikan landasan, nanti acuan fundamental tidak lagi jadi landasan. Nanti bisa saja artis lepas topi merek tertentu lalu harga saham turun. Ini irasional," katanya.

Sementara, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan memang indeks AS tengah mengalami koreksi akhir-akhir ini. Namun, insiden Ronaldo terjadi sebelum itu.

Ia menilai Pasalnya, Ronaldo memiliki basis penggemar yang besar. Di Instagram saja, ia memiliki 302 juta pengikut, salah satu akun dengan pengikut terbanyak di dunia.

Hans mengatakan bahwa ajakan Ronaldo untuk menghindari meminum Coca-cola mampu memengaruhi penjualan perusahaan.

Di era digital ini, Hans menilai besar pengaruh tokoh tenar (influencer) sebagai alat marketing atau sebaliknya. Bagai pisau bermata dua, influencer bisa menjadi berkah atau musibah bagi perusahaan.

Ia kemudian mencontohkan penjualan McDonald's yang meroket berkat kerja sama perusahaan dengan band Kpop BTS.

"Korelasinya pasti ada karena untuk menaikkan penjualan butuh influencer, efek negatif dari Ronaldo pengikut dia salah satu terbesar di muka bumi, 300 juta lebih," ujarnya.

Walau merugikan perusahaan, ia menilai tindakan Ronaldo tidak serta merta membuat perusahaan merugi hingga US$4 miliar.

"Sebagian saja, itu kan dihitung berdasarkan penurunan kapitalisasi pasar tapi efek penjualannya kan belum tahu. Minimal Coca Cola iklan di Euro 2020 tujuannya menaikkan omzet, begitu ada pernyataan Ronaldo pasti dirugikan," imbuhnya.

Melansir Forbes, berbagai pemberitaan mengenai efek Ronaldo membuat Coca Cola merugi US$4 miliar menjamur di berbagai media pemberitaan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa satu orang dari negara yang relatif kecil mampu menenggelamkan perusahaan multinasional asal AS.

Yang lain memuji pengaruh Ronaldo dan meminta para perusahaan untuk memperbaiki pemasaran mereka.

"Begitu banyak dugaan ini dibangun di atas premis yang goyah, jika tidak salah. Peristiwa tersebut mengungkapkan pentingnya berpikir kritis bagi para pemimpin bisnis, dan masyarakat pembaca, terutama saat ini," ujar Profesor IESE Business School Nuno Fernandes, salah satu kontributor kolom Forbes, dikutip Senin (21/6).

Memang pada saat konferensi pers dihelat, nilai kapitalisasi Coca-cola terjun US$4 miliar. Kendati begitu, masih ada beberapa faktor lainnya yang memengaruhi penurunan kinerja.

Jika diteliti, pada Senin (14/6), harga saham Coca Cola sudah mulai melemah pada pukul 9.30 EST pagi waktu setempat. Pada 9.40 EST harga saham sudah menurun 1,6 persen dan kapitalisasi pasarnya turun ke posisi US$238 miliar, turun US$4 miliar dari hari sebelumnya.

Sedangkan, insiden penggeseran botol baru terjadi pada 9.43 EST. Artinya, harga saham Coca Cola sudah turun sebelum Ronaldo menggeser botol.

"Sejak Ronaldo menggeser botol (pada pukul 9.34 EST) hingga akhir perdagangan Wall Street, harga saham Coca-cola naik US$0,3, menambah valuasi US$1,3 miliar kepada perusahaan," terang Fernandes.(eci)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi

Rabu, 02 September 2026 - 19:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS ---- Bandar Udara Internasion.

Ekonomi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 1 September 2026 di Antam, Pegadaian

Selasa, 01 September 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas batangan yang d.

Ekonomi

Pemprov Riau Percepat Peremajaan Kelapa, 2.143 Hektare Sudah Ditanami

Ahad, 09 Agustus 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi Riau m.

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera

Selasa, 04 Agustus 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS.

Ekonomi

Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Capai Rp12,18 triliun

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketegangan geopolitik di T.

Ekonomi

Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:34:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kinerja perdagangan luar n.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved