Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Realisasi TKD di Riau Capai Rp20,685 Triiun
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau telah berhasil menyalurkan transfer ke daerah (TKD) dengan jumlah mencapai Rp20,685 triliun hingga akhir November 2023.
"Realisasi TKD mencapai Rp20,685 triliun dan secara total tumbuh sebesar Rp166,21M atau 0,81% year on year (yoy). Seluruh TKD tumbuh kecuali DAU dan DAK Fisik," kata Plt Kepala Kanwil DJPb Riau Burhani AS, Rabu (27/12/2023).
Ia menjelaskan bahwa kontraksi pada DAU disebabkan pengelompokan DAU menjadi block dan specific grant menyebabkan realisasi DAU disalurkan per kategori sehingga nilai setiap penyaluran menjadi lebih kecil.
"Sedangkan, DAK Fisik terkontraksi karena terdapat bidang yang gagal lelang, batal kontrak, dan belum salur karena rekomendasi sekaligus yang batasnya bulan Desember," jelasnya.
Lebih lanjut, ia merincikan bahwa DBH telah terealisasi sebesar Rp7,599 triliun, DAU Rp7,782 triliun, DAK Fisik Rp657,90 miliar. Lalu, DAK Non Fisik tersalur Rp3,122 triliun, Dana Insentif Fiskal Rp121,16 miliar dan Dana Desa Rp1,4 triliun.
Selain itu, DJPb Riau juga melaporkan bahwa realisasi pendapatan negara di Riau hingga akhir November 2023 tembus Rp24,907 triliun.
Plt Kepala Kantor Wilayah DJPb Riau, Burhani AS, mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan APBN di Riau mencapai 90,32% dari target pendapatan yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp27,576 triliun.
"Sumber pendapatan negara di Riau ini dihimpun dari berbagai sumber, termasuk pajak, bea cukai, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagainya. Adapun pendapatan terbesar berasal dari sektor pajak, mencapai Rp21,22 triliun,” katanya.
Yang mana, untuk pendapatan pajak diantaranya didapat dari pajak penghasilan sebesar Rp10,05 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp8,71 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp2,32 triliun, dan pajak lainnya sebesar Rp139,38 miliar.
Selanjutnya, sektor bea cukai juga turut memberikan kontribusi signifikan dengan penerimaan mencapai Rp2,49 triliun hingga akhir November 2023.
Burhani menjelaskan bahwa penerimaan dari bea cukai melibatkan bea masuk, bea keluar, dan cukai. Penerimaan dari bea keluar mendominasi, mencapai Rp2,28 triliun, yang sebagian besar berasal dari ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya.
Selain itu, PNBP juga ikut menyumbang pada penerimaan negara di Riau. Hingga 30 November 2023, PNBP mencapai Rp1,189 triliun, terdiri dari penerimaan PNBP lainnya sebesar Rp753,20 miliar, dan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp436,27 miliar.
“Dengan pencapaian ini, Riau membuktikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara, sekaligus menjadi landasan kuat bagi pembangunan dan kebijakan fiskal di masa yang akan datang,” katanya. (aya/MCR)
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.
Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .
ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.
Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .
Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.
upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
