Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Pegadaian Gelar Gathering, Perkuat Kolaborasi Bank Sampah Binaan di Kota Padang
PADANG,DENTINGNEWS--- Bank Sampah Pancadaya Kota Padang, binaan PT Pegadaian sukses melaksanakan kegiatan gathering yang berlangsung pada tanggal 4 Maret 2024. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang silaturahmi antar Bank Sampah di Kota Padang, sekaligus menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan wawasan dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan efektif.
Dipimpin oleh Mina Dewi Sukmawati, Direktur Bank Sampah Pancadaya sekaligus Ketua FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia), menyampaikan bahwa gathering ini bertujuan untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi antar Bank Sampah khususnya di Kota Padang agar dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi Bank Sampah yang masih dalam tahap pengembangan.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan sekaligus untuk memberikan apresiasi kepada Bank Sampah yang memiliki kinerja baik. Kriteria penilaian meliputi jumlah nasabah aktif, keberhasilan dalam merekrut nasabah baru, dan efektivitas pengelolaan. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong semangat inovasi dan peningkatan kualitas pengelolaan Bank Sampah di masa yang akan datang.
PT Pegadaian melalui Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Rully Yusuf, menyatakan kebanggaannya terhadap inisiatif yang dijalankan oleh Bank Sampah Pancadaya. Dukungan PT Pegadaian terhadap program bank sampah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya TPB/SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan.
“PT Pegadaian berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi Bank Sampah di seluruh Indonesia, dalam upaya bersama untuk menyelesaikan permasalahan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.” ungkap Rully (13/03).
Kegiatan ini juga diisi dengan pelantikan pengurus FORSEPSI Kota Padang, yang menandai Kota Padang sebagai kota pertama yang memiliki perwakilan FORSEPSI Wilayah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara Bank Sampah di Kota Padang dengan kegiatan FORSEPSI di tingkat nasional.
Mina Dewi Sukmawati turut menekankan pentingnya kolaborasi antara Bank Sampah dengan pemerintah dan komunitas lokal, dalam rangka mendorong implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 14 Tahun 2021. Dengan adanya kearifan lokal, diharapkan program-program Bank Sampah dapat lebih fokus pada edukasi, aksi, dan pendampingan yang efektif.
Bank Sampah Pancadaya juga bekerjasama dengan Pangea Movement dalam pemasangan perangkap sampah di sungai dan laut, sebagai upaya konkrit dalam mengurangi masalah sampah di Kota Padang. Selain itu, melalui Surat Edaran Walikota Padang, seluruh keluarga, khususnya ASN di Kota Padang, diwajibkan menjadi nasabah Bank Sampah, mendukung target pengurangan sampah sebesar 50% pada tahun 2024-2025.(rls)
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS.
Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Capai Rp12,18 triliun
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketegangan geopolitik di T.
Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kinerja perdagangan luar n.
HUT ke-56, Jamkrindo Perluas Kontribusi bagi Perekonomian
JAKARTA,DENTINGNEWS----- PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau J.



.jpg)
.jpg)
.jpg)


