Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Gubri Wahid Pertimbangkan Ganti Nama Stadion Kaharudin Nasution Jadi Hang Tuah
Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyatakan terbuka terhadap usulan pergantian nama Stadion Kaharudin Nasution menjadi Stadion Hang Tuah. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi suporter PSPS dari kelompok Curva Nord 1955 Tribun Utara di Pekanbaru, Senin (2/6/2025) di Ruang Rapat Kantor Gubernur.
Menurut para suporter, nama Kaharudin Nasution dianggap kurang merepresentasikan budaya Melayu sebagai identitas utama masyarakat Riau. Mereka mengusulkan nama Hang Tuah, sosok yang lekat dengan semangat kebangsaan Melayu.
Gubernur Wahid menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menilai perubahan nama bukan persoalan berat, selama dilakukan melalui musyawarah bersama para tokoh masyarakat dan adat.
“Kalau mau diganti namanya, tidak terlalu sulit. Tapi jangan kita pertentangkan. Nama Kaharudin ada nilainya, tapi kalau mau menambah semangat baru, mari kita bicarakan dengan bijak,” kata Wahid.
Wahid juga menegaskan bahwa kecintaannya terhadap PSPS membuatnya berkomitmen menjaga agar identitas klub tetap sejalan dengan nilai-nilai Melayu. “Ini kecintaan saya. Saya tidak ingin semangat PSPS dan dukungan masyarakat hilang dari tanah Melayu,” ujarnya.
Selain soal nama, Curva Nord juga menyoroti belum tuntasnya status OMBES (Operasional Manajemen Biaya dan Sarana) yang membuat pengelolaan stadion tidak maksimal. Mereka mendesak agar proses administrasi segera diselesaikan agar stadion bisa benar-benar menjadi homebase PSPS.
Menanggapi hal itu, Wahid mengakui bahwa persoalan OMBES menjadi hambatan teknis selama ini. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah provinsi sedang mempercepat prosesnya tanpa menabrak aturan.
“Aset pemerintah tidak boleh digunakan sembarangan. Tapi kita upayakan percepatan agar stadion bisa segera difungsikan secara optimal,” ujar Wahid.
Ia menyebut penyelesaian status OMBES dan penguatan tata kelola stadion sebagai langkah awal dalam membangun kembali kejayaan sepak bola di Riau. Dalam jangka panjang, Wahid juga menyatakan dukungan terhadap keterlibatan publik dalam kepemilikan klub melalui skema saham. (aya/MCR)
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.
Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .
ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.
Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .
Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.
upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
