Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
Beras Premium Langka di Meranti, Pemkab Minta Pasokan Darurat ke Bulog
MERANTI,DENTINGNEWS----- Kelangkaan beras premium melanda Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyebutkan situasi ini berpotensi menjadi krisis, setelah stok di pasaran hanya mencukupi kurang dari setengah kebutuhan bulanan masyarakat.
Pemkab Kepulauan Meranti telah pun mengirim surat resmi kepada Perum Bulog Divre Riau dan Kepri di Pekanbaru untuk meminta pasokan darurat. Surat itu juga ditembuskan kepada DPRD dan Kapolres setempat.
Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Disperindag UKM) pada Ahad (10/8/2025), rak-rak beras di sejumlah toko dan minimarket di Selatpanjang tampak kosong, terutama untuk jenis beras premium bermerek. Pihak toko mengaku pasokan dari distributor terhenti sejak beberapa hari terakhir.
Plh Kepala Disperindag UKM Meranti, Miftahulaid, mengatakan kekosongan stok disebabkan terganggunya distribusi dari Jakarta serta kekhawatiran pedagang terkait isu beras oplosan yang mencuat sejak Juli lalu.
“Hasil pengecekan di lima distributor utama menunjukkan gudang dalam kondisi kosong. Sementara kebutuhan bulanan Meranti mencapai 1.883 ton,” ujarnya.
Data Disperindag menunjukkan, per pertengahan Agustus 2025, stok beras di Meranti hanya 758 ton. Rinciannya: 80 ton di toko dan minimarket, 50 ton beras lokal, serta 628 ton cadangan pemerintah dari bulan sebelumnya. Artinya, terjadi defisit sekitar 1.125 ton.
Pemkab Meranti menyebut tiga faktor utama penyebab kelangkaan: kosongnya pasokan dari Jakarta, kekhawatiran pedagang akibat isu hukum beras oplosan, serta lamanya waktu distribusi logistik dari pusat ke daerah.
Masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying. Pemerintah memastikan pasokan beras akan segera distabilkan. Warga juga disarankan untuk mulai mengonsumsi beras medium atau beras SPHP sebagai alternatif beras premium.
Sebagai langkah penanganan, Pemkab Meranti akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Bulog dan Polres setempat. GPM dijadwalkan dimulai 14 Agustus 2025 di Polsek Tebing Tinggi dan berlanjut ke Polsek Tebingtinggi Barat keesokan harinya.(aya/MCR)
Duka Polda Riau: Brigadir Tri Irwansyah Gugur Tertimbun Longsor di Padang Panjang
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Bencana banjir bandang dan .
Polda Riau Kerahkan 290 Personel Bantu Pemulihan Bencana di Sumbar
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Sebanyak 290 personel terd.
Pemko Pekanbaru Segera Kirim Relawan dan Bantuan Untuk Korban Banjir
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota Pekanbaru, Agung.
Hingga Akhir November Ini Sudah 154 Kasus Kebakaran Bangunan Terjadi di Pekanbaru
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Dinas Pemadaman Kebakaran .
APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 1.12 T
SELATPANJANG,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kabupaten Ke.
Pemprov Riau Buka Job Fair,2.437 Posisi Kerja Tersedia
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ribuan lapangan pekerjaan .








