• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan
Dibaca : 46 Kali
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring
Dibaca : 34 Kali
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
Dibaca : 23 Kali
Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin
Dibaca : 44 Kali
Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar
Dibaca : 45 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Empat Santri di Meranti Diduga Terinfeksi Cacar Monyet, Satu Meninggal Dunia

Redaksi

Ahad, 21 September 2025 16:30:00 WIB
Cetak
Empat Santri di Meranti Diduga Terinfeksi Cacar Monyet, Satu Meninggal Dunia
ilustrasi

MERANTI,DENTINGNEWS--- Empat santri di salah satu pesantren di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, diduga terinfeksi cacar monyet (monkeypox/Mpox) dan satu dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di RSUD Meranti. Kabar ini mengejutkan warga dan memicu kekhawatiran akan penyebaran penyakit langka tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, menyampaikan bahwa korban meninggal pada Jumat (21/9/2025). Dia merupakan satu dari tiga pasien dengan gejala serupa cacar monyet. Dua pasien lainnya masih dalam pemantauan dan berstatus suspek.

“Gejala yang muncul memang mengarah ke monkeypox, seperti ruam di kulit dan pembengkakan kelenjar getah bening. Tapi untuk kepastian, kami masih menunggu hasil laboratorium dari Pekanbaru,” kata Ade, Ahad (21/9/2025).

Ia menambahkan, satu pasien lainnya dalam kondisi berangsur membaik. Sejak Kamis (18/9/2025), pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan penelusuran kontak erat. Hasil sementara menunjukkan tidak ada penambahan kasus baru.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Pur) H. Asmar, mengaku telah menerima laporan dari salah satu pesantren terkait adanya empat santri mereka yang diduga terinfeksi cacar monyet.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit. Ternyata memang benar ada satu pasien meninggal, satu lagi dirawat, dan dua lainnya sudah dipulangkan,” ujar Asmar ketika dikonfirmasi lewat ponselnya.

Bupati Asmar juga telah menginstruksikan agar Dinas Kesehatan dan RSUD Meranti bertindak cepat. Bila fasilitas lokal tidak memadai, pasien disarankan segera dirujuk ke Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas kesehatan. Masyarakat juga diingatkan agar menjaga kebersihan dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, ruam, atau pembengkakan kelenjar.

Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain menghindari kontak langsung dengan penderita atau hewan terinfeksi, rajin mencuci tangan, menggunakan masker medis jika sakit, dan mempertimbangkan vaksinasi bagi kelompok rentan.

Cacar monyet masih tergolong langka di Indonesia. Sejak pertama kali ditemukan pada 2022, tercatat 88 kasus hingga Agustus 2024, dengan 87 pasien dinyatakan sembuh. Meski begitu, kewaspadaan di tingkat daerah tetap diperlukan.

Terkait bahwa penyakit ini berawal dari pesantren, Bupati Asmar, segera berkoordinasi lagi memutus rantai penyeberan, bisa saja untuk sementara proses belajar dan mengajar untuk sementara waktu diliburkan. "Nanti saya koordinasi lagi sama pimpinan pesantren," ujar Asmar. (aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan

Ahad, 30 Agustus 2026 - 22:22:03 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pangkalan Udara Roesmin N.

Daerah

Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar

Ahad, 30 Agustus 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----- Seorang remaja berinisia.

Daerah

Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin

Ahad, 30 Agustus 2026 - 16:00:00 WIB

BENGKALIS, DENTINGNEWS----  Polisi menetapkan s.

Daerah

Bupati Siak Afni Perjuangkan Sultan Siak ke 2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si terus .

Daerah

Sekda Mahadar; Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:30:00 WIB

TERNATE, DENTINGNEWS---- Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam .

Daerah

Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring

Ahad, 30 Agustus 2026 - 21:00:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS---- Diguyur hujan deras sejak dua malam terakhi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tiga Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan
30 Agustus 2026
Kualitas Udara Membaik, Sekolah di Pekanbaru Tidak Lagi Belajar Daring
30 Agustus 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
30 Agustus 2026
Pemilik Lahan Terbakar di Bengkalis Jadi Tersangka, Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin
30 Agustus 2026
Konflik Satwa di Bengkalis: Remaja 18 Tahun Terluka Usai Terkena Tendangan Gajah Liar
30 Agustus 2026
Sekda Mahadar; Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif
29 Agustus 2026
Bupati Siak Afni Perjuangkan Sultan Siak ke 2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
29 Agustus 2026
Ribuan Masker Telah Didistribusikan Pemprov Riau ke Daerah Terdampak Karhutla
28 Agustus 2026
Atasi Karhutla Riau, Pemerintah Tambah Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
28 Agustus 2026
36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026
28 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 273 Napi di Rutan Siak Dapat Remisi HUT RI, Lima Langsung Bebas
  • 2 Luruskan Polemik STC,Pemko Tak Pernah Sebut Ada Rekomendasi Mendagri
  • 3 Ghatib Beghanyut, Menolak Bala Menjemput Tuah
  • 4 Investasi Lebihi Target, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Peringkat I Riau Investment Award 2026
  • 5 Raih Juara II Program 3 Juta Rumah , Pekanbaru Dapat Bonus Bedah 250 Rumah
  • 6 Kejayaan Kerajaan Siak hadir di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Kementerian PU Bangun 56 Jaringan Irigasi Air Tanah di Kuansing Tahun Ini

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved