• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
Dibaca : 150 Kali
Pekanbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Hingga 30 November Mendatang
Dibaca : 55 Kali
Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
Dibaca : 171 Kali
Wako Pekanbaru Salat Idul Adha di Lapangan Perumahan Sidomulyo
Dibaca : 38 Kali
Warga Maredan Barat Siak, Perdana Dapat Jatah Daging Kurban dari Presiden RI
Dibaca : 52 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Kemenkes RI Respon Kasus 'Cacar Monyet' di Meranti

Redaksi

Selasa, 23 September 2025 21:05:46 WIB
Cetak
Kemenkes RI Respon Kasus  'Cacar Monyet' di Meranti
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI angkat bicara terkait laporan dugaan kasus kematian akibat 'cacar monyet' atau Mpox di Provinsi Riau, yang melibatkan dua pasien berinisial BS (13) dan Zu (17). Kedua kasus ini, yang dilaporkan di Kepulauan Meranti, masih berstatus suspek dan belum terkonfirmasi sebagai Mpox.

Kasus pertama menimpa BS, seorang santri berusia 13 tahun, yang mulai mengeluhkan demam pada 12 September lalu saat berada di pondok pesantren. Gejala demam tersebut diikuti dengan munculnya bintik merah yang kemudian berkembang menjadi lesi dan terus menyebar setiap hari.

Pada 17 September, karena kondisi pasien terus memburuk, BS dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sayangnya, tiga hari setelahnya, pada 20 September, BS dilaporkan meninggal dunia.

Dalam keterangan resminya yang dikutip pada Selasa (23/9/2025), Kemenkes RI menegaskan bahwa secara klinis, kondisi BS lebih mengarah pada varicella atau cacar air. 

"Secara klinis mengarah ke varicella/cacar air. Pasien memiliki komorbid berupa infeksi selaput otak," demikian penegasan Kemenkes RI dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (23/9/2025).

Sementara itu, kasus kedua menimpa Zu, seorang santri berusia 17 tahun. Zu mulai mengeluhkan gejala demam dan ruam merah pada 18 September. Ia pun sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun diperbolehkan pulang tiga hari kemudian untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumah.

"Berdasarkan hasil investigasi awal, terdapat teman sekamar kasus yang mengalami cacar air dan sejauh ini tidak terdapat faktor risiko mengarah ke mpox," beber Kemenkes.

Sebagai langkah kewaspadaan, Kemenkes terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, dan pondok pesantren, sambil menunggu hasil laboratorium resmi. Penyelidikan epidemiologi juga telah dilakukan, dengan spesimen dari kedua pasien dikirim ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan untuk diperiksa secara mendalam.

Kemenkes RI mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari kontak seksual berisiko. Masyarakat juga dianjurkan untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala yang mirip dengan Mpox, seperti demam, nyeri, sakit tenggorokan, yang disertai ruam atau lesi pada kulit.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .

Daerah

Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

MAKKAH,DENTINGNEWS----Jemaah haji asal Kabupaten Sia.

Daerah

Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:40:40 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Masyarakat Kota Pekanbaru,.

Daerah

Sudah Kumpulkan 8,5 Ton Sampah, Waste Station di Pekanbaru Bakal Ditambah Lagi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Upaya Pemerintah Kota (Pe.

Daerah

Razia di Purna MTQ, Kendaraan ODOL dan Pajak Mati Jadi Target

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00:00 WIB

PEKANBARU ,DENTINGNEWS---- Tim gabungan yang terdiri.

Daerah

Jelang Idul Adha, Wako Pekanbaru Turun ke Pasar Dupa

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Wali Kota (Wako) Pekanbar.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
28 Mei 2026
Pekanbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Hingga 30 November Mendatang
28 Mei 2026
Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
27 Mei 2026
Wako Pekanbaru Salat Idul Adha di Lapangan Perumahan Sidomulyo
27 Mei 2026
Warga Maredan Barat Siak, Perdana Dapat Jatah Daging Kurban dari Presiden RI
27 Mei 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Hadiah Umrah bagi Jemaah Salat Iduladha
27 Mei 2026
Sudah Kumpulkan 8,5 Ton Sampah, Waste Station di Pekanbaru Bakal Ditambah Lagi
26 Mei 2026
Jelang Idul Adha, Wako Pekanbaru Turun ke Pasar Dupa
26 Mei 2026
Razia di Purna MTQ, Kendaraan ODOL dan Pajak Mati Jadi Target
26 Mei 2026
Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
26 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 2 Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah dan Guru Honorer ke Kemendikdasmen
  • 3 Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 Hari Ini 7 Mei 2026
  • 4 Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
  • 5 Bupati Siak Serahkan Bantuan Alsintan Rp8,7 Miliar untuk 20 Kelompok Tani
  • 6 Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu
  • 7 Pembangunan Tol Pekanbaru-Rengat Digesa

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved