• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 197 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar

Redaksi

Sabtu, 07 Februari 2026 20:00:00 WIB
Cetak
Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berdiri menatap nanar bangkai seekor gajah sumatera yang tewas mengenaskan.

PELALAWAN,DENTINGNEWS---- Suasana duka menyelimuti Desa Lubuk Kembang Bunga, Sabtu (7/2/2026). Di tengah rimbunnya hutan Kecamatan Ukui, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berdiri menatap nanar bangkai seekor gajah sumatera yang tewas mengenaskan. 

Kehadiran jenderal bintang dua ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan sebuah sinyal tegas bahwa genderang perang terhadap pemburu satwa liar telah ditabuh dengan kekuatan penuh.

Tragedi ini teramat memilukan. Gajah malang tersebut ditemukan dalam posisi duduk tak berdaya, dengan kepala terputus dan gading yang telah raib digondol pelaku.

Fakta di lapangan semakin mengejutkan saat tim menemukan dua proyektil logam yang bersarang di tubuh raksasa lembut tersebut. Bukti ini mengonfirmasi bahwa sang "penjaga hutan" ini tidak mati secara alami, melainkan dieksekusi secara dingin dengan senjata api sebelum akhirnya dibantai demi materi.

Irjen Herimen, sapaan akrab Kapolda Riau, mengungkapkan ponselnya tak henti bergetar sejak berita ini mencuat. Gelombang protes, kritik, hingga kecaman mengalir deras dari seluruh penjuru Indonesia. 

"Saya memahami kemarahan publik. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan luka mendalam bagi keadilan dan nilai kemanusiaan kita. Gajah adalah identitas ekosistem Riau yang harus kita jaga, bukan untuk diburu," tegasnya dengan nada bicara yang bergetar.

Herimen memastikan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku untuk bersembunyi. Dengan dukungan penuh dari Satuan Brimob, Reserse Kriminal, hingga BBKSDA Riau, investigasi kini dilakukan dengan standar tertinggi. 

Kapolda menegaskan institusinya berdiri di garda terdepan bersama masyarakat untuk memastikan bahwa setiap nyawa satwa yang dilindungi memiliki harga yang sangat mahal di mata hukum.

Senjata utama dalam pengusutan kasus ini adalah Scientific Crime Investigation (SCI). Polisi tidak lagi hanya mengandalkan pengakuan saksi, melainkan bukti otentik yang tak terbantahkan. Sampel tanah, bercak darah, hingga jaringan biologis di lokasi kejadian telah dikumpulkan untuk dianalisis secara forensik di laboratorium. 

Pendekatan berbasis sains ini bertujuan agar proses hukum berjalan objektif, transparan, dan mampu menyeret pelaku hingga ke meja hijau tanpa celah.

Ketegasan hukum ini pun diperkuat dengan penerapan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024. Regulasi terbaru mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati ini memberikan daya pukul yang lebih kuat bagi aparat penegak hukum untuk menjerat jaringan pemburu liar. 

Irjen Herimen memastikan siapa pun yang terlibat, baik eksekutor lapangan maupun penadah hasil kejahatan, akan menghadapi konsekuensi hukum yang sangat berat.

Dalam rombongan tersebut, hadir pula deretan pejabat utama Polda Riau seperti Kombes Ade Kuncoro Ridwan dan Kombes Hasyim Risahondua, yang menunjukkan betapa seriusnya kasus ini ditangani. 

Kolaborasi lintas satuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengungkap dalang di balik hilangnya gading-gading kebanggaan Riau tersebut.

Sebagai penutup, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam dan berani bersuara. Sekecil apa pun informasi mengenai pergerakan mencurigakan atau perdagangan gading ilegal sangat berarti bagi tim penyidik. 

"Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan lingkungan. Mari kita tutup rapat ruang gerak para kriminal ini demi masa depan anak cucu kita dan kelestarian alam Riau," pungkasnya.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen

Senin, 14 September 2026 - 16:30:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS----  Kota Pekanbaru mencatat capaian posit.

Daerah

Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak

Selasa, 15 September 2026 - 15:00:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Banyak yang bertanya, mengapa asap masih cukup .

Daerah

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan

Rabu, 16 September 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK , DENTINGNEWS----- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mah.

Daerah

Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Sekda Siak sekaligus Ketua PGRI Kab. Siak Maha.

Daerah

LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik

Selasa, 15 September 2026 - 17:55:18 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Pe.

Daerah

Program PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:15:16 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemberdayaan masyarakat tidak selalu dimul.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved