• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
Dibaca : 33 Kali
Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Dibaca : 18 Kali
PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak
Dibaca : 28 Kali
Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026
Dibaca : 35 Kali
Pastikan Kesehatan CJH, Assisten I Sedtaprov Tinjau Vaksinasi CJH Pekanbaru
Dibaca : 19 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar

Redaksi

Sabtu, 07 Februari 2026 20:00:00 WIB
Cetak
Gajah Sumatera Dibantai, Kapolda Riau Tabuh Genderang Perang Lawan Pemburu Liar
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berdiri menatap nanar bangkai seekor gajah sumatera yang tewas mengenaskan.

PELALAWAN,DENTINGNEWS---- Suasana duka menyelimuti Desa Lubuk Kembang Bunga, Sabtu (7/2/2026). Di tengah rimbunnya hutan Kecamatan Ukui, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berdiri menatap nanar bangkai seekor gajah sumatera yang tewas mengenaskan. 

Kehadiran jenderal bintang dua ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan sebuah sinyal tegas bahwa genderang perang terhadap pemburu satwa liar telah ditabuh dengan kekuatan penuh.

Tragedi ini teramat memilukan. Gajah malang tersebut ditemukan dalam posisi duduk tak berdaya, dengan kepala terputus dan gading yang telah raib digondol pelaku.

Fakta di lapangan semakin mengejutkan saat tim menemukan dua proyektil logam yang bersarang di tubuh raksasa lembut tersebut. Bukti ini mengonfirmasi bahwa sang "penjaga hutan" ini tidak mati secara alami, melainkan dieksekusi secara dingin dengan senjata api sebelum akhirnya dibantai demi materi.

Irjen Herimen, sapaan akrab Kapolda Riau, mengungkapkan ponselnya tak henti bergetar sejak berita ini mencuat. Gelombang protes, kritik, hingga kecaman mengalir deras dari seluruh penjuru Indonesia. 

"Saya memahami kemarahan publik. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan luka mendalam bagi keadilan dan nilai kemanusiaan kita. Gajah adalah identitas ekosistem Riau yang harus kita jaga, bukan untuk diburu," tegasnya dengan nada bicara yang bergetar.

Herimen memastikan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku untuk bersembunyi. Dengan dukungan penuh dari Satuan Brimob, Reserse Kriminal, hingga BBKSDA Riau, investigasi kini dilakukan dengan standar tertinggi. 

Kapolda menegaskan institusinya berdiri di garda terdepan bersama masyarakat untuk memastikan bahwa setiap nyawa satwa yang dilindungi memiliki harga yang sangat mahal di mata hukum.

Senjata utama dalam pengusutan kasus ini adalah Scientific Crime Investigation (SCI). Polisi tidak lagi hanya mengandalkan pengakuan saksi, melainkan bukti otentik yang tak terbantahkan. Sampel tanah, bercak darah, hingga jaringan biologis di lokasi kejadian telah dikumpulkan untuk dianalisis secara forensik di laboratorium. 

Pendekatan berbasis sains ini bertujuan agar proses hukum berjalan objektif, transparan, dan mampu menyeret pelaku hingga ke meja hijau tanpa celah.

Ketegasan hukum ini pun diperkuat dengan penerapan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024. Regulasi terbaru mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati ini memberikan daya pukul yang lebih kuat bagi aparat penegak hukum untuk menjerat jaringan pemburu liar. 

Irjen Herimen memastikan siapa pun yang terlibat, baik eksekutor lapangan maupun penadah hasil kejahatan, akan menghadapi konsekuensi hukum yang sangat berat.

Dalam rombongan tersebut, hadir pula deretan pejabat utama Polda Riau seperti Kombes Ade Kuncoro Ridwan dan Kombes Hasyim Risahondua, yang menunjukkan betapa seriusnya kasus ini ditangani. 

Kolaborasi lintas satuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengungkap dalang di balik hilangnya gading-gading kebanggaan Riau tersebut.

Sebagai penutup, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam dan berani bersuara. Sekecil apa pun informasi mengenai pergerakan mencurigakan atau perdagangan gading ilegal sangat berarti bagi tim penyidik. 

"Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan lingkungan. Mari kita tutup rapat ruang gerak para kriminal ini demi masa depan anak cucu kita dan kelestarian alam Riau," pungkasnya.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Realisasi PAD Lebihi Target, Wako Sebut Utang Tunda Bayar Lunas

Kamis, 02 April 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Warga Pekanbaru Bisa Lapor Jalan Berlubang Hingga Dapat Bimbingan Psikolog Melalui Aplikasi AMAN

Kamis, 02 April 2026 - 18:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Vaksinasi Meningitis dan Polio CJH Pekanbaru Berjalan Lancar

Kamis, 02 April 2026 - 14:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- .

Daerah

Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026

Jumat, 03 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Daerah

Bupati Siak Lepas Keberangkatan 257 CJH Siak

Rabu, 01 April 2026 - 22:30:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----Suasana haru menyelimuti prosesi.

Daerah

Sudah 5.952 Turis Mancanegara Kunjungi Riau Sepanjang 2026

Kamis, 02 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Jumlah kunjungan wisatawan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
03 April 2026
Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
03 April 2026
PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak
03 April 2026
Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026
03 April 2026
Pastikan Kesehatan CJH, Assisten I Sedtaprov Tinjau Vaksinasi CJH Pekanbaru
02 April 2026
Warga Pekanbaru Bisa Lapor Jalan Berlubang Hingga Dapat Bimbingan Psikolog Melalui Aplikasi AMAN
02 April 2026
Sudah 11 Ton Garam Disemai Untuk OMC di Riau
02 April 2026
Realisasi PAD Lebihi Target, Wako Sebut Utang Tunda Bayar Lunas
02 April 2026
Sejak tahun 1997, Setidaknya Ada 11.336 Kasus HIV di Riau
02 April 2026
Arah Angin Berubah , Persulit Pemadaman Karhutla di Riau
02 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Temui Korban Kebakaran di Tualang, Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
  • 2 Bawa Ketupat, Bupati Siak Keliling Besuk Pasien dan Semangati Petugas Lebaran
  • 3 Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu
  • 4 Pemprov Riau Siapkan 3 Titik Salat Idulfitri 1447 H
  • 5 Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat
  • 6 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 7 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved