• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
Dibaca : 10 Kali
Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Dibaca : 12 Kali
PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak
Dibaca : 22 Kali
Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026
Dibaca : 12 Kali
Pastikan Kesehatan CJH, Assisten I Sedtaprov Tinjau Vaksinasi CJH Pekanbaru
Dibaca : 12 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Redaksi

Jumat, 03 April 2026 15:18:13 WIB
Cetak
Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Bupati Siak, Afni Z

SIAK,DENTINGNEWS---- Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis kampung di tengah tekanan fiskal yang dihadapi daerah. Pemerintah kampung diminta bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi lokal, bukan sekadar pelaksana program.

Hal itu disampaikan Afni saat melantik dan mengambil sumpah jabatan anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) Kampung Belutu, Kampung Jambai Makmur, dan Kampung Sungai Gondang di Aula Kantor Camat Kandis, Kamis (2/4/2026).

“Tidak ada lagi jarak antara pemerintah kabupaten dengan kampung. Kita menghadapi persoalan yang sama, terutama kondisi fiskal yang sedang tidak mudah,” kata Afni.

Mantan wartawan itu mengungkapkan, hampir seluruh pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan serupa, yakni penurunan transfer dari pemerintah pusat di tengah kewajiban menjalankan program prioritas nasional.

Kondisi tersebut, menurut Afni, memaksa daerah melakukan penyesuaian cepat melalui efisiensi dan disiplin fiskal.

Afni menyebutkan, porsi belanja pegawai Kabupaten Siak masih berada di kisaran 36 hingga 38 persen, di atas ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 30 persen. 

Untuk menyesuaikan ketentuan tersebut, dibutuhkan pengurangan belanja hingga Rp500 miliar sampai Rp600 miliar. “Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi harus kita lakukan agar tidak terkena sanksi fiskal,” ujarnya.

Dalam upaya penyesuaian itu, Pemkab Siak telah melakukan rasionalisasi anggaran, termasuk penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, Afni menegaskan bahwa opsi merumahkan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menjadi pilihan.

“Komitmen kami jelas, jangan sampai ada pegawai yang dirumahkan. Kita cari jalan lain, meskipun konsekuensinya semua harus ikut merasakan pengetatan,” katanya.

Di tengah keterbatasan tersebut, bupati perempuan pertama di Siak itu menekankan perlunya perubahan pola pembangunan di tingkat kampung. Ia meminta penghulu dan Bapekam tidak lagi berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi mengarahkan dana desa untuk kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Dana desa harus menghasilkan. Harus ada perputaran ekonomi yang nyata di kampung,” ujarnya.

Afni mencontohkan sejumlah inisiatif yang telah berjalan, seperti pengembangan peternakan ayam petelur, pertanian hortikultura, hingga budidaya sayuran hidroponik yang terintegrasi dengan kebutuhan pasar.

Selain itu, pemerintah daerah membuka akses pemanfaatan aset daerah bagi petani dan pelaku UMKM dengan skema lebih fleksibel, termasuk pembayaran sewa pascapanen serta relaksasi jika terjadi gagal panen.

“Kita ingin aset daerah menjadi alat produksi masyarakat, bukan menjadi beban baru,” kata Afni.

Dalam arahannya, Afni juga menyoroti peluang ekonomi dari program nasional, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut satu dapur MBG dapat mengelola anggaran hingga sekitar Rp1 miliar per bulan, yang berpotensi menciptakan perputaran ekonomi signifikan di daerah.

Namun, ia mengingatkan agar rantai pasok program tersebut diisi oleh pelaku usaha lokal.

“Jangan sampai anggarannya besar, tetapi belanjanya keluar daerah. Produk petani, peternak, dan UMKM lokal harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Jadi, tegas Afni, tidak boleh ada penolakan terhadap produk lokal selama memenuhi standar kebutuhan program.

Di tengah tekanan fiskal, Afni mengajak seluruh elemen pemerintahan memperkuat kolaborasi dan meninggalkan ego sektoral. Menurut dia, tantangan yang dihadapi hanya dapat diatasi melalui kerja bersama dari tingkat kabupaten hingga kampung.

“Ini bukan waktunya berjalan sendiri-sendiri. Kita harus kompak dan fokus pada solusi,” katanya.

Menutup arahannya, Afni menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus menekan beban utang.

“Kita ingin meninggalkan kondisi keuangan yang lebih sehat bagi pemimpin berikutnya. Ini rumah kita bersama, dan harus kita jaga untuk generasi mendatang,” kata Afni. (rls)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Realisasi PAD Lebihi Target, Wako Sebut Utang Tunda Bayar Lunas

Kamis, 02 April 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Warga Pekanbaru Bisa Lapor Jalan Berlubang Hingga Dapat Bimbingan Psikolog Melalui Aplikasi AMAN

Kamis, 02 April 2026 - 18:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Vaksinasi Meningitis dan Polio CJH Pekanbaru Berjalan Lancar

Kamis, 02 April 2026 - 14:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- .

Daerah

Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026

Jumat, 03 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Daerah

Bupati Siak Lepas Keberangkatan 257 CJH Siak

Rabu, 01 April 2026 - 22:30:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----Suasana haru menyelimuti prosesi.

Daerah

Sudah 5.952 Turis Mancanegara Kunjungi Riau Sepanjang 2026

Kamis, 02 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Jumlah kunjungan wisatawan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
03 April 2026
Pemerintah Kampung Diminta Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
03 April 2026
PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak
03 April 2026
Harga Emas Antam Turun Rp 65.000 di 3 April 2026
03 April 2026
Pastikan Kesehatan CJH, Assisten I Sedtaprov Tinjau Vaksinasi CJH Pekanbaru
02 April 2026
Warga Pekanbaru Bisa Lapor Jalan Berlubang Hingga Dapat Bimbingan Psikolog Melalui Aplikasi AMAN
02 April 2026
Sudah 11 Ton Garam Disemai Untuk OMC di Riau
02 April 2026
Realisasi PAD Lebihi Target, Wako Sebut Utang Tunda Bayar Lunas
02 April 2026
Sejak tahun 1997, Setidaknya Ada 11.336 Kasus HIV di Riau
02 April 2026
Arah Angin Berubah , Persulit Pemadaman Karhutla di Riau
02 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Temui Korban Kebakaran di Tualang, Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
  • 2 Bawa Ketupat, Bupati Siak Keliling Besuk Pasien dan Semangati Petugas Lebaran
  • 3 Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu
  • 4 Pemprov Riau Siapkan 3 Titik Salat Idulfitri 1447 H
  • 5 Walikota Pekanbaru Salat Idulfitri di Lapangan Hang Jebat
  • 6 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 7 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved