• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus
Dibaca : 63 Kali
93 Persen Warga Jakarta Mageran, 4 Penyakit Berbahaya Ini Mengintai
Dibaca : 62 Kali
Antisipasi Peredaran Barang Kadaluarsa, Disperindag Pekanbaru Koordinasi Dengan BPPOM
Dibaca : 23 Kali
Tahun Ini Pemprov Riau Usulkan 29 Lokasi Pembangunan KNMP ke Pusat
Dibaca : 63 Kali
Ingin Contoh Bundaran HI, Pemko Pekanbaru Segera Benahi Bundaran Mall Pekanbaru
Dibaca : 27 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

93 Persen Warga Jakarta Mageran, 4 Penyakit Berbahaya Ini Mengintai

Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 14:58:06 WIB
Cetak
93 Persen Warga Jakarta Mageran, 4 Penyakit Berbahaya Ini Mengintai
ilustrasi/internet

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Sebanyak 93 persen warga Jakarta ditemukan kurang aktivitas fisik alias mageran. Hal ini ditemukan dalam hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025-2026.

"Dari hasil pemeriksaan, temuan terbanyak berasal dari kelompok risiko penyakit kardiovaskular, terutama obesitas sentral dan kurangnya aktivitas fisik (93 persen)," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Senin (16/2), mengutip Antara.

Sebanyak 74 persen warga yang melakukan CKG juga ditemukan mengalami ketidaknormalan kadar lemak dalam darah.

Mager alias minim aktivitas fisik menjadi faktor risiko bagi banyak penyakit kronis, terutama jantung.

Gaya hidup tidak aktif atau sedentary lifestyle sendiri didefinisikan sebagai perilaku menghabiskan waktu berjam-jam duduk atau berbaring di luar jadwal tidur dengan sedikit aktivitas fisik.

Mengutip laman Cleveland Clinic, beberapa ahli mengkategorikan, hanya menghabiskan waktu duduk selama 4-6 jam per hari sudah tergolong gaya hidup tidak aktif. Biasanya, waktu itu digunakan untuk duduk di depan komputer/laptop, bermain gim video, menonton TV, dan duduk selama perjalanan pulang-pergi.

Penelitian telah menunjukkan, tubuh tidak aktif lebih dari 10 jam per hari dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Penyakit akibat terlalu mager
Beberapa penyakit bisa muncul akibat tubuh terlalu mager. Berikut di antaranya.

1. Obesitas
Duduk dalam waktu lama membuat tubuh membakar lebih sedikit kalori. Hal ini berisiko meningkatkan berat badan.

Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan penimbunan lemak dengan mengganggu keseimbangan hormon sehingga memengaruhi pengaturan nafsu makan dan metabolisme.

2. Penyakit jantung

Jantung akan melemah jika tubuh tidak aktif.Duduk terlalu lama dapat memberi tekanan pada sistem tubuh di tingkat seluler. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi).

Penelitian juga menunjukkan, risiko penyakit kardiovaskular akan tetap sama bahkan untuk orang dengan skor indeks massa tubuh (BMI) sehat tapi jarang beraktivitas fisik.

3. Depresi
Tak cuma secara fisik, minim aktivitas fisik juga bisa berdampak pada kesehatan mental. Sebuah analisis menemukan hubungan antara kebiasaan mager dan depresi.

4. Kanker jenis tertentu
Bergerak aktif jadi salah satu cara alami mencegah kanker. Penelitian menunjukkan, gaya hidup tidak aktif dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti:

- kanker usus besar,
- kanker paru-paru,
- kanker rahim.


 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:53:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Menegangkan, 20 Orang Terjebak 5 Jam di Lift Gedung Tertinggi Jepang

Senin, 23 Februari 2026 - 18:49:55 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Bau hingga Frekuensi Kentut Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Usus

Jumat, 06 Februari 2026 - 16:58:40 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Ikan Patin vs Ikan Lele: Mana yang Lebih Aman?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:12:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

7 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Payudara Kendur, Patut Diperbaiki

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:11:35 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Gaya Hidup

7 Hal Ini Bisa Terjadi Jika Berhubungan Seks saat Haid

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:07:08 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus
25 Februari 2026
93 Persen Warga Jakarta Mageran, 4 Penyakit Berbahaya Ini Mengintai
25 Februari 2026
Antisipasi Peredaran Barang Kadaluarsa, Disperindag Pekanbaru Koordinasi Dengan BPPOM
25 Februari 2026
Tahun Ini Pemprov Riau Usulkan 29 Lokasi Pembangunan KNMP ke Pusat
25 Februari 2026
Ingin Contoh Bundaran HI, Pemko Pekanbaru Segera Benahi Bundaran Mall Pekanbaru
25 Februari 2026
Disperindag Pekanbaru Ingatkan SPBU Untuk Tidak Layani Pembelian Dengan Jerigen
25 Februari 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta
25 Februari 2026
7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari
25 Februari 2026
MA Batalkan Tarif Trump, AS Terancam Kembalikan Rp2.255 T ke Importir
25 Februari 2026
Polres Bengkalis Sikat Sindikat Narkoba Rp30 Miliar, 19 Kg Sabu Gagal Edar
24 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Posko THR Riau Mulai Beroperasi Tampung Laporan Pekerja
  • 2 Satpol PP Pekanbaru Temukan Ada Restoran Cepat Saji Buka Siang Hari Layani Pembeli Makan Ditempat
  • 3 Atasi Karhutla di Riau, 5 Ton Sudah Disemai
  • 4 BBPOM Pekanbaru Uji 22 Sampel Takjil di Jalan WR Supratman dan Pasar Takjil Jalan HOS Cokroaminoto
  • 5 Aang Ananda Pimpin IKA Faperta Unri 2026-2030
  • 6 TKD Siak 2026 Dipangkas 50 Persen, Bupati Afni: Tidak Adil Bagi Daerah Penghasil
  • 7 Bupati Siak Temui Wamenkeu, Bahas Efek Domino Fiskal dan Kurang Salur DBH Rp511 Miliar

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved