Perhutanan Sosial di Riau Sentuh 201 Ribu Hektare
Bupati Siak , Usulkan KITB Masuk PSN dan Revitalisasi Istana Siak
Surati Kemenkumham , Pemko Pekanbaru Minta Bantuan Penanganan Stunting
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), berencana menyurati Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) agar berpartsispasi membantu penanganan stunting di Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru Muhammad Amin, Senin (17/7) menuturkan, informasinya Kemenkumham ada program untuk memberikan bantuan stunting. Karena itu Pemko Pekanbaru bantuan tersebut bisa diarahkan ke Kota Pekanbaru.
"Mudah-mudahan surat kita diakomodir sehingga bisa memberikan bantuan berupa bahan pangan atau PKMK, pangan khusus medis khusus,"harap Amin.
Amin menyampaikan, ada 9 orang yang bakal diajukan ke Kemenkumham sebagai calon penerima bantuan BAAS yang terdiri dari 5 anak usia di bawah dua tahun (baduta) dan 4 ibu hamil (bumil).
Kesembilan orang calon penerima bantuan tersebut terindikasi stunting sesuai hasil audit kasus stunting yang dilakukan Disdalduk KB degan tim pakar percepatan penurunan stunting pada pekan kemarin.
"Dari audit kasus stunting yang dilakukan, ada 40 (orang) yang jadi sasaran yakni 4 catin (calon pengantin), 17 baduta, 11 bumil, dan 4 orang ibu paska salin. Namun dari pemeriksaan, pengukuran, serta analisa oleh tim pakar, yang terekomendasi ada 12 orang," terang Amin.
"Kemudian dari 12 orang yang terekomendasi di antaranya 5 baduta, 4 bumil dan 3 ibu paska salin, yang kita ajukan (sebagai calon penerima bantuan Kemenkumham) hanya 9 orang, ibu hamil dan baduta saja. Sementara ibu paska salin rekomendasinya hanya ber KB saja,"
ulas dia.
Selain mengajukan bantuan ke Kemenkumham, terang Amin, pihaknya bersama OPD teknis seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketapang, PUPR, Perkim, Baznas serta BPJS Kesehatan juga menyusun upaya intervensi dan pendampingan terhadap 12 orang terindikasi stunting sesuai rekomendasikan tim pakar.
"BPJS kita libatkan karena ada beberapa warga kita yang menjadi sasaran atau yang terekomendasi ini belum menjadi peserta BPJS," tutupnya. (aya)
Sempena HUT Pekanbaru, Wallikota dan Wakil Walikota Kunjungi Kediaman Mantan Walikota Pekanbaru
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru.
Wako dan Wawako Ziarah ke Makam Marhum Pekan Jelang HUT Pekanbaru
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru.
Pekanbaru di 242 Tahun, Menjelma Jadi Pusat Perdagangan dan Jantung Sumatera
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pada hari ini, 23 Juni 202.
Bupati Siak , Usulkan KITB Masuk PSN dan Revitalisasi Istana Siak
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Perhutanan Sosial di Riau Sentuh 201 Ribu Hektare
PEKANBARU — Program Perhutanan Sosial di Provinsi Riau terus menunj.
Bupati Suhardiman Amby Bentuk Satgas Terpadu Berantas Penambangan Emas Ilegal di Kuansing
TELUK KUANTAN,DENTINGNEWS---- Bupati Kuantan Singing.


.jpg)




.jpg)
.jpg)