• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 101 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 85 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 77 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 69 Kali
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Dibaca : 124 Kali

  • Home
  • Dunia

Ini Alasan Kenapa Pesawat Dilarang Terbang di Atas Ka'bah

Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 15:03:42 WIB
Cetak
Ini Alasan Kenapa Pesawat Dilarang Terbang di Atas Ka'bah
Ka'bah, kiblat umat Muslim yang berada di Mekkah, Arab Saudi. (AFP PHOTO / Bandar Al-DANDANI)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Ka'bah, bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, berada tepat di jantung Kota Makkah, Arab Saudi. Salah satu aturan ketat yang berlaku di kawasan ini adalah larangan bagi pesawat terbang untuk melintas tepat di atasnya.

Selama bertahun-tahun, beredar mitos yang menyebutkan bahwa larangan tersebut disebabkan oleh adanya medan magnet yang sangat kuat di atas Ka'bah yang dapat mengganggu sistem navigasi pesawat. Namun, penyelidikan ilmiah telah mematahkan rumor tersebut.

Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan oleh Agence France-Presse (AFP) melalui wawancara dengan pakar geofisika dan penerbangan sipil, alasan teknis mengenai medan magnet adalah keliru.

Julien Aubert, Peneliti Senior Dinamika Fluida Geologis di Institute of Physics of the Globe of Paris (IPGP), menjelaskan bahwa Bumi memang memiliki medan magnet, namun pusatnya tidak berada di Mekkah. Senada dengan hal tersebut, peneliti geomagnetisme Vincent Lesur menegaskan bahwa meskipun terdapat anomali magnetik di Bumi, hal itu tidak akan menghentikan pesawat untuk terbang.

"Anomali magnet tidak mencegah pesawat untuk terbang. Dampak maksimalnya hanya pada fungsi kompas, sementara pesawat modern saat ini sudah menggunakan sistem geolokasi yang jauh lebih canggih," jelas Aubert.

Landasan Ideologis dan Bentuk Penghormatan
Alasan utama dilarangnya pesawat melintas di atas Mekkah adalah aspek ideologis dan kesucian. Pemerintah Arab Saudi menetapkan wilayah udara di atas Mekkah sebagai kawasan terlarang (no-fly zone) sebagai bentuk penghormatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam tersebut.

Sesuai aturan otoritas setempat, hanya umat Muslim yang diizinkan memasuki area suci Mekkah. Larangan terbang ini diperkuat oleh regulasi Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA).

"Tidak ada orang yang boleh mengoperasikan pesawat terbang di atas atau di sekitar area mana pun yang dikunjungi atau dilalui oleh Penjaga Dua Masjid Suci, atau tokoh masyarakat lainnya yang bertentangan dengan pembatasan yang ditetapkan oleh presiden dan diterbitkan dalam Notice to Airmen (NOTAM)," tulis keterangan resmi GACA.

Selain faktor kesucian, alasan praktis lainnya adalah demi menjaga kekhusyukan ibadah. Suara bising mesin pesawat dikhawatirkan dapat memecah konsentrasi jutaan jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram.

Secara geografis, Mekkah dikelilingi oleh pegunungan. Suara bising dari mesin pesawat yang melintas dapat terpantul oleh dinding-dinding gunung tersebut, sehingga menciptakan gema yang jauh lebih kuat dan mengganggu di area Ka'bah.

Pengecualian dalam Situasi Darurat
Meski dilarang secara umum, terdapat pengecualian untuk situasi tertentu. Kadangkala, helikopter militer atau layanan darurat terlihat melintas di langit Mekkah. Hal ini biasanya dilakukan untuk tujuan pemantauan keamanan jemaah, layanan medis darurat, atau koordinasi logistik saat musim haji dan umrah.

Dengan demikian, jelas bahwa larangan terbang di atas Ka'bah murni didasari oleh penghormatan terhadap nilai religius, regulasi penerbangan nasional, dan kenyamanan ibadah, bukan karena fenomena magnetik yang selama ini menjadi perbincangan.
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Trump Sewot Inggris Makin 'Mesra' ke China: Sangat Berbahaya

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:05:27 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Badai Salju Dahsyat, 7 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Jepang

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32:53 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:54:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Sebanyak .

Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Ahad, 28 Desember 2025 - 20:28:05 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

3 Bendungan Raksasa China yang Bikin Dunia Waswas

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:24:19 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---.

Dunia

Malaysia Mau Bangun Jembatan ke Indonesia dari Melaka

Senin, 22 Desember 2025 - 17:13:29 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 4 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 5 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 6 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing
  • 7 Bupati Afni Tegaskan Pelayanan Honorer Non Database Harus Bebas Pungli

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved