• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 30 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 20 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 24 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 18 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Dunia

Ini Alasan Kenapa Pesawat Dilarang Terbang di Atas Ka'bah

Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 15:03:42 WIB
Cetak
Ini Alasan Kenapa Pesawat Dilarang Terbang di Atas Ka'bah
Ka'bah, kiblat umat Muslim yang berada di Mekkah, Arab Saudi. (AFP PHOTO / Bandar Al-DANDANI)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Ka'bah, bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, berada tepat di jantung Kota Makkah, Arab Saudi. Salah satu aturan ketat yang berlaku di kawasan ini adalah larangan bagi pesawat terbang untuk melintas tepat di atasnya.

Selama bertahun-tahun, beredar mitos yang menyebutkan bahwa larangan tersebut disebabkan oleh adanya medan magnet yang sangat kuat di atas Ka'bah yang dapat mengganggu sistem navigasi pesawat. Namun, penyelidikan ilmiah telah mematahkan rumor tersebut.

Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan oleh Agence France-Presse (AFP) melalui wawancara dengan pakar geofisika dan penerbangan sipil, alasan teknis mengenai medan magnet adalah keliru.

Julien Aubert, Peneliti Senior Dinamika Fluida Geologis di Institute of Physics of the Globe of Paris (IPGP), menjelaskan bahwa Bumi memang memiliki medan magnet, namun pusatnya tidak berada di Mekkah. Senada dengan hal tersebut, peneliti geomagnetisme Vincent Lesur menegaskan bahwa meskipun terdapat anomali magnetik di Bumi, hal itu tidak akan menghentikan pesawat untuk terbang.

"Anomali magnet tidak mencegah pesawat untuk terbang. Dampak maksimalnya hanya pada fungsi kompas, sementara pesawat modern saat ini sudah menggunakan sistem geolokasi yang jauh lebih canggih," jelas Aubert.

Landasan Ideologis dan Bentuk Penghormatan
Alasan utama dilarangnya pesawat melintas di atas Mekkah adalah aspek ideologis dan kesucian. Pemerintah Arab Saudi menetapkan wilayah udara di atas Mekkah sebagai kawasan terlarang (no-fly zone) sebagai bentuk penghormatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam tersebut.

Sesuai aturan otoritas setempat, hanya umat Muslim yang diizinkan memasuki area suci Mekkah. Larangan terbang ini diperkuat oleh regulasi Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA).

"Tidak ada orang yang boleh mengoperasikan pesawat terbang di atas atau di sekitar area mana pun yang dikunjungi atau dilalui oleh Penjaga Dua Masjid Suci, atau tokoh masyarakat lainnya yang bertentangan dengan pembatasan yang ditetapkan oleh presiden dan diterbitkan dalam Notice to Airmen (NOTAM)," tulis keterangan resmi GACA.

Selain faktor kesucian, alasan praktis lainnya adalah demi menjaga kekhusyukan ibadah. Suara bising mesin pesawat dikhawatirkan dapat memecah konsentrasi jutaan jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram.

Secara geografis, Mekkah dikelilingi oleh pegunungan. Suara bising dari mesin pesawat yang melintas dapat terpantul oleh dinding-dinding gunung tersebut, sehingga menciptakan gema yang jauh lebih kuat dan mengganggu di area Ka'bah.

Pengecualian dalam Situasi Darurat
Meski dilarang secara umum, terdapat pengecualian untuk situasi tertentu. Kadangkala, helikopter militer atau layanan darurat terlihat melintas di langit Mekkah. Hal ini biasanya dilakukan untuk tujuan pemantauan keamanan jemaah, layanan medis darurat, atau koordinasi logistik saat musim haji dan umrah.

Dengan demikian, jelas bahwa larangan terbang di atas Ka'bah murni didasari oleh penghormatan terhadap nilai religius, regulasi penerbangan nasional, dan kenyamanan ibadah, bukan karena fenomena magnetik yang selama ini menjadi perbincangan.
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan

Ahad, 13 September 2026 - 22:25:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Afni Zulkifli usai mengakhiri pendidikan KPPD L.

Dunia

Kisah Pria Datangi 9 Piala Dunia dengan Mobil VW Kodok Bergambar Bola

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:05:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved