• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 480 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 94 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 64 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 62 Kali

  • Home
  • Ekonomi

AS, China dan Rusia Tawarkan Bangun Pembangkit Nuklir ke RI

Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 18:59:17 WIB
Cetak
AS, China dan Rusia Tawarkan Bangun Pembangkit Nuklir ke RI
AS, China dan Rusia mengajukan proposal untuk membangun pembangkit nuklir di Indonesia, dengan bermitra dengan Kadin. Ilustrasi PLTN. (Foto: AFP PHOTO / FRANCOIS NASCIMBENI)

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan Amerika Serikat (AS), China dan Rusia mengajukan proposal untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.
Ketiga negara tersebut nantinya akan bermitra dengan anggota Kadin dalam mengembangkan energi nuklir. Tim dari tiga negara tersebut sudah melakukan pembicaraan serius dengan dengan Kadin soal proyek PLTN itu.

"Dari Amerika, Westinghouse Nuclear, sudah ada yang bermitra dengan Kadin," kata Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aryo Djojohadikusumo dalam konferensi pers Indonesia Green Energy Investment Dialogue 2025 di Jakarta, Kamis (27/2).

Sementara proposal dari Rusia, sambungnya, disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei K. Shoigu saat bertemu Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (25/2) lalu. Minat Rusia membangun PLTN di Indonesia katanya akan dilakukan lewat BUMN Rusia Rosatom State Atomic Energy Corporation.

Kemudian tawaran dari China disampaikan kepada Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie saat ia berkunjung ke Negeri Tirai Bambu pada November lalu.

"Kebetulan Anindya Bakrie bersama dengan anggota-anggota Kadin yang lain bertemu dengan China National Nuclear Corporation (CNNC), BUMN yang kebetulan monopoli di bidang nuklir," katanya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyinggung manfaat teknologi nuklir untuk Indonesia, mulai dari kesehatan hingga produksi pangan.

"Nuklir bukan hanya untuk senjata. Nuklir untuk kesehatan, nuklir untuk benih-benih padi dan nuklir untuk energi. Energi terbarukan dan energi paling bersih di antaranya nuklir," ujar Prabowo di penutupan Kongres Demokrat, Jakarta, Selasa (25/2).

Meski demikian, Prabowo bersyukur Indonesia masih memiliki sumber energi lain yang luar biasa dibanding nuklir.

"Energi geotermal terbesar di dunia. Air juga sangat besar kita," tutur Prabowo.

Sementara itu, lembaga nirlaba, Greenpeace, dalam laman resminya, menilai bahwa tenaga nuklir bukan solusi untuk penanganan krisis iklim. Menurut mereka, ada enam alasan mengapa nuklir bukan solusi untuk mewujudkan masa depan yang bersih serta bebas karbon.

Pertama, energi nuklir hanya sedikit berkontribusi. Berdasarkan kajian World Nuclear Association dan OECD Nuclear Energy Agency, pelipatgandaan tenaga nuklir di seluruh dunia pada tahun 2050 hanya akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 4 persen.

Kedua, PLTN merupakan objek berbahaya dan rentan. Pabrik dan reaktor nuklir merupakan sasaran empuk untuk tindakan kejahatan, seperti ancaman teroris, kemungkinan kecelakaan pesawat baik yang disengaja maupun tidak, serangan siber, serta perang. Struktur bangunan pabrik serta reaktor nuklir yang dipenuhi dengan material radioaktif tidak dirancang untuk menghadapi gangguan tindakan kejahatan tersebut.

Ketiga, energi nuklir mahal. Biaya untuk menghasilkan tenaga surya berkisar US$36 hingga US$44 per megawatt-hour (MWh), sedangkan biaya untuk menghasilkan tenaga angin berkisar dari US$29 hingga US$56 per MWh.

Keempat, energi nuklir dinilai lamban. Laporan World Nuclear Industry pada 2010 memperkirakan bahwa sejak 2009, rata-rata waktu konstruksi reaktor nuklir di seluruh dunia memakan waktu 10 tahun. 

Kelima, energi nuklir menghasilkan limbah beracun dalam jumlah besar.

Keenam, industri nuklir dinilai usang. Selama 40 tahun terakhir, teknologi tenaga nuklir baru disebut-sebut akan menjadi hal yang besar. (aya/cnnindonesia)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:43:47 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---- PT Jaminan Kredit Indonesia .

Ekonomi

PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:54:12 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- PT Bumi Siak Pusako (BSP) membagikan divide.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

Jumat, 06 Maret 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Februari 2026 Lebih Mahal Rp 16.000

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09:20 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Ta.

Ekonomi

Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Perkembangan APBD Regional.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas PT Aneka Tamban.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved