• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Akan Gelar Petang Megang H-1 Sebelum Puasa
Dibaca : 28 Kali
Naik dari Tahun Lalu, Museum Sang Nila Utama Catat 15 Ribu Lebih Kunjungan
Dibaca : 26 Kali
Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 4 Januari 2026, Meloncat Tinggi Usai Ambruk Kemarin
Dibaca : 20 Kali
Bupati Afni Dukung Pembentukan UPT Taman Nasional Zamrud
Dibaca : 25 Kali
Hiburan Malam di Pekanbaru akan Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan 1447 H
Dibaca : 22 Kali

  • Home
  • Ekonomi

AS, China dan Rusia Tawarkan Bangun Pembangkit Nuklir ke RI

Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 18:59:17 WIB
Cetak
AS, China dan Rusia Tawarkan Bangun Pembangkit Nuklir ke RI
AS, China dan Rusia mengajukan proposal untuk membangun pembangkit nuklir di Indonesia, dengan bermitra dengan Kadin. Ilustrasi PLTN. (Foto: AFP PHOTO / FRANCOIS NASCIMBENI)

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan Amerika Serikat (AS), China dan Rusia mengajukan proposal untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.
Ketiga negara tersebut nantinya akan bermitra dengan anggota Kadin dalam mengembangkan energi nuklir. Tim dari tiga negara tersebut sudah melakukan pembicaraan serius dengan dengan Kadin soal proyek PLTN itu.

"Dari Amerika, Westinghouse Nuclear, sudah ada yang bermitra dengan Kadin," kata Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aryo Djojohadikusumo dalam konferensi pers Indonesia Green Energy Investment Dialogue 2025 di Jakarta, Kamis (27/2).

Sementara proposal dari Rusia, sambungnya, disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei K. Shoigu saat bertemu Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (25/2) lalu. Minat Rusia membangun PLTN di Indonesia katanya akan dilakukan lewat BUMN Rusia Rosatom State Atomic Energy Corporation.

Kemudian tawaran dari China disampaikan kepada Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie saat ia berkunjung ke Negeri Tirai Bambu pada November lalu.

"Kebetulan Anindya Bakrie bersama dengan anggota-anggota Kadin yang lain bertemu dengan China National Nuclear Corporation (CNNC), BUMN yang kebetulan monopoli di bidang nuklir," katanya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyinggung manfaat teknologi nuklir untuk Indonesia, mulai dari kesehatan hingga produksi pangan.

"Nuklir bukan hanya untuk senjata. Nuklir untuk kesehatan, nuklir untuk benih-benih padi dan nuklir untuk energi. Energi terbarukan dan energi paling bersih di antaranya nuklir," ujar Prabowo di penutupan Kongres Demokrat, Jakarta, Selasa (25/2).

Meski demikian, Prabowo bersyukur Indonesia masih memiliki sumber energi lain yang luar biasa dibanding nuklir.

"Energi geotermal terbesar di dunia. Air juga sangat besar kita," tutur Prabowo.

Sementara itu, lembaga nirlaba, Greenpeace, dalam laman resminya, menilai bahwa tenaga nuklir bukan solusi untuk penanganan krisis iklim. Menurut mereka, ada enam alasan mengapa nuklir bukan solusi untuk mewujudkan masa depan yang bersih serta bebas karbon.

Pertama, energi nuklir hanya sedikit berkontribusi. Berdasarkan kajian World Nuclear Association dan OECD Nuclear Energy Agency, pelipatgandaan tenaga nuklir di seluruh dunia pada tahun 2050 hanya akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 4 persen.

Kedua, PLTN merupakan objek berbahaya dan rentan. Pabrik dan reaktor nuklir merupakan sasaran empuk untuk tindakan kejahatan, seperti ancaman teroris, kemungkinan kecelakaan pesawat baik yang disengaja maupun tidak, serangan siber, serta perang. Struktur bangunan pabrik serta reaktor nuklir yang dipenuhi dengan material radioaktif tidak dirancang untuk menghadapi gangguan tindakan kejahatan tersebut.

Ketiga, energi nuklir mahal. Biaya untuk menghasilkan tenaga surya berkisar US$36 hingga US$44 per megawatt-hour (MWh), sedangkan biaya untuk menghasilkan tenaga angin berkisar dari US$29 hingga US$56 per MWh.

Keempat, energi nuklir dinilai lamban. Laporan World Nuclear Industry pada 2010 memperkirakan bahwa sejak 2009, rata-rata waktu konstruksi reaktor nuklir di seluruh dunia memakan waktu 10 tahun. 

Kelima, energi nuklir menghasilkan limbah beracun dalam jumlah besar.

Keenam, industri nuklir dinilai usang. Selama 40 tahun terakhir, teknologi tenaga nuklir baru disebut-sebut akan menjadi hal yang besar. (aya/cnnindonesia)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 4 Januari 2026, Meloncat Tinggi Usai Ambruk Kemarin

Rabu, 04 Februari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas PT Aneka Tambang Tbk .

Ekonomi

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,

Selasa, 03 Februari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBAU,DENTINGNEWS----Harga emas .

Ekonomi

Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun

Senin, 02 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Kinerja perdagangan luar n.

Ekonomi

Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Per 31 Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 - 18:27:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru m.

Ekonomi

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga Emas Batangan 24 Kara.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Rekor Lagi, Sentuh Rp 3,1 Juta

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas batangan yang dijual oleh .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Akan Gelar Petang Megang H-1 Sebelum Puasa
04 Februari 2026
Naik dari Tahun Lalu, Museum Sang Nila Utama Catat 15 Ribu Lebih Kunjungan
04 Februari 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 4 Januari 2026, Meloncat Tinggi Usai Ambruk Kemarin
04 Februari 2026
Bupati Afni Dukung Pembentukan UPT Taman Nasional Zamrud
04 Februari 2026
Hiburan Malam di Pekanbaru akan Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan 1447 H
03 Februari 2026
Wali Kota Pekanbaru Pimpin Penyegelan New Paragon
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Kaji Penertiban THM Paragon, Hasil Rapat Segera Disampaikan ke Wali Kota
03 Februari 2026
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas
  • 4 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 5 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 6 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 7 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved