Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Terdampak Banjir,Kegiatan Belajar Mengajar di 24 Sekolah di Pelalawan Diliburkan
PELALAWAN,DENTINGNEWS----Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan, Riau, sejak beberapa hari terakhir tidak hanya merendam rumah warga dan jalan utama, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan. Sekolah-sekolah di lima kecamatan terdampak banjir, membuat proses belajar mengajar terhenti sementara waktu.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan, sebanyak 24 sekolah di lima kecamatan yakni Pangkalan Kerinci, Langgam, Pelalawan, Ukui, dan Teluk Meranti terpaksa diliburkan. Banjir yang melanda kawasan sekitar Sungai Kampar membuat banyak sekolah terendam air, bahkan ada yang sampai masuk ke ruang kelas.
"Karena banjir, sekolah-sekolah di bantaran Sungai Kampar sudah diliburkan. Aktivitas belajar mengajar tidak dapat dilaksanakan," ujar Leo Nardo, Plt. Kepala Disdikbud Pelalawan, pada Selasa (11/3/25).
Sekolah-sekolah yang terdampak terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di antaranya adalah SDN 004 Muaro Sako di Langgam, SMPN 1 Ukui, serta sejumlah sekolah di Pangkalan Kerinci, seperti TK dan SDN 001 di Rantau Baru, serta TK dan SDN 002 di Kuala Terusan. Di Kecamatan Teluk Meranti, SDN 011 di Kuala Panduk juga diliburkan akibat banjir.
Kecamatan Pelalawan menjadi yang paling parah terdampak, dengan 17 sekolah di sejumlah desa harus diliburkan. Beberapa di antaranya adalah 2 SD dan 1 TK di Desa Sering, serta 1 TK, 2 SD, dan 2 SMP di Kelurahan Pelalawan.
Meski demikian, Leo Nardo mengimbau agar kegiatan belajar tetap berjalan, terutama dengan memanfaatkan sistem daring bagi daerah yang memiliki akses internet dan listrik yang tidak terhambat oleh banjir.
"Untuk wilayah yang internetnya tidak stabil atau listrik padam, kami sarankan para guru untuk memberikan tugas kepada siswa sesuai dengan materi yang telah dipelajari," jelas Leo Nardo.
Lebih lanjut, Leo Nardo juga menekankan pentingnya menyesuaikan kurikulum pembelajaran agar siswa tetap bisa mengejar ketertinggalan. Terutama untuk siswa kelas VI yang akan menghadapi ujian akhir sekolah dan bagi siswa kelas I hingga V yang dalam waktu dekat akan mengikuti ujian semester.
Banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan ini menjadi ujian besar, namun langkah cepat dari pihak pendidikan diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut. (aya/MCR)
Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.
Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya
SIAK DENTINGNEWS----- Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.
Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat
SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.






.jpg)

