• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 85 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 110 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 106 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 197 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 88 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Seorang Pekerja Tewas Diseret Harimau di Hutan Pelalawan

Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 14:00:00 WIB
Cetak
Seorang Pekerja Tewas Diseret Harimau di Hutan Pelalawan

PELALAWAN ,DENTINGNEWS---Seorang pekerja  bernama Hadito dilaporkan tewas setelah diserang harimau Sumatera di areal Semenanjung Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, pada Selasa (24/6) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban adalah pekerja di salah satu perusahaan Pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Kejadian tragis ini terjadi saat korban keluar dari camp untuk buang air. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pun segera menurunkan tim Mitigasi untuk merespons insiden tersebut pada Rabu (25/6).

Setelah menerima laporan, BBKSDA Riau langsung berkoordinasi cepat dengan pihak Polsek Teluk Meranti dan perusahaan tempat Hadito bekerja. Koordinasi ini dilakukan untuk mengambil langkah-langkah penanggulangan yang diperlukan serta mendapatkan informasi lengkap mengenai kronologi kejadian. 

"Korban seorang laki-laki bernama Hadito yang berstatus pekerja," terang Kepala Bidang Teknis KSDA Riau, Ujang Holisudin S.Hut, pada Kamis (26/6).

Menurut keterangan Firmansyah, saksi sekaligus teman korban yang berada di lokasi, sebelum kejadian nahas itu, mereka berdua sedang beristirahat di dalam Camp Mobile atau Camp Apung. Hadito kemudian keluar sendirian untuk buang air, yang jaraknya sekitar 15 meter dari camp. Tak lama berselang, Firmansyah mendengar suara teriakan korban yang memecah kesunyian malam.

Karena kondisi gelap, Firmansyah segera mengambil senter dan menyorot ke arah sumber suara. Ia terkejut mendapati Hadito sudah diseret masuk ke dalam Petak Ukur Permanen (PUP) yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi korban buang air.

"Saksi langsung mengambil parang dan menghampiri ke arah korban dan hanya menemukan celana dan Handphone (HP) korban," jelas Ujang. 

Firmansyah kemudian menghubungi koordinator camp dan pekerja lainnya untuk mencari Hadito. Tim pencari melakukan penelusuran di area PUP. Setelah menyisir sejauh lebih kurang 100 meter, korban akhirnya ditemukan dalam posisi telungkup dan sudah tidak bernyawa.

Hadito mengalami luka gigitan dan cakaran yang fatal di sekitar leher dan punggung kanannya, mengindikasikan serangan dari satwa liar. Jenazah korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke klinik distrik.

Selanjutnya, pada hari Rabu, 25 Juni 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, korban dibawa ke Puskesmas Teluk Meranti untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian. Setelah proses visum selesai, sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah Hadito dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk melakukan kajian mendalam dan merumuskan upaya penanggulangan, Balai Besar KSDA Riau menurunkan Unit Penyelamatan Satwa (UPS) ke lokasi kejadian. Tim ini tidak hanya mendokumentasikan lokasi penyerangan dan penemuan korban, tetapi juga berhasil menemukan jejak harimau di sekitar area.

"Hasilnya ditemukan jejak harimau di sekitar lokasi yang diperkirakan terdapat dua individu Harimau Sumatera di lokasi tersebut, yang dapat dilihat dari jejak kaki yang memiliki dua ukuran yang berbeda," papar Ujang.

Sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang, tim BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi kepada para pekerja di PBPH tersebut. Selain itu, Ujang Holisudin mengimbau masyarakat luas untuk tidak melakukan perburuan satwa yang menjadi mangsa alami harimau Sumatera, seperti rusa dan babi hutan. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memburu mangsa Harimau seperti satwa Rusa dan Babi Hutan," pesan Ujang. (aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen

Senin, 14 September 2026 - 16:30:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS----  Kota Pekanbaru mencatat capaian posit.

Daerah

Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak

Selasa, 15 September 2026 - 15:00:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Banyak yang bertanya, mengapa asap masih cukup .

Daerah

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan

Rabu, 16 September 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK , DENTINGNEWS----- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mah.

Daerah

Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Sekda Siak sekaligus Ketua PGRI Kab. Siak Maha.

Daerah

LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik

Selasa, 15 September 2026 - 17:55:18 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Pe.

Daerah

Program PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:15:16 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Pemberdayaan masyarakat tidak selalu dimul.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 2 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 3 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 4 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 5 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 6 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award
  • 7 Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu 30 Kg dan 122 Ribu Ekstasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved