• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Pimpin Penyegelan New Paragon
Dibaca : 1 Kali
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
Dibaca : 123 Kali
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Dibaca : 103 Kali
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Dibaca : 98 Kali
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
Dibaca : 86 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Tekan Harga dan Salurkan Produk UMKM

Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 21:26:13 WIB
Cetak
Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Tekan Harga dan Salurkan Produk UMKM
Gubernur Riau, Abdul Wahid

KAMPAR,DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memanfaatkan peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih sebagai langkah konkret untuk mendorong efisiensi distribusi dan memperkuat ekonomi desa. Acara yang digelar secara virtual ini sekaligus menjadi ruang penyampaian arah kebijakan koperasi ke depan, termasuk strategi menjaga keberlanjutan koperasi agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid menyampaikan bahwa hingga saat ini, terdapat 1.861 koperasi yang telah berdiri di seluruh Riau. Khusus di Kabupaten Kampar, sebanyak 250 Koperasi Merah Putih telah terbentuk. Angka tersebut dinilai mencerminkan antusiasme dan kesiapan daerah dalam membangun kelembagaan koperasi secara aktif.

Gubri menegaskan, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat berperan dalam memangkas rantai distribusi yang selama ini membuat harga kebutuhan pokok melambung. Dengan keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, distribusi barang pokok bisa menjadi lebih ringkas dan efisien, sehingga harga lebih terkendali dan terjangkau bagi masyarakat.

“Ini menandakan adanya kesiapan kita dalam hal tata kelola. Tujuan utamanya adalah mempersingkat rantai pasok agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar, sehingga harga kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau,” tegas Wahid. 

Selain menjadi alat kendali harga, koperasi juga diarahkan menjadi saluran kolektif untuk menampung dan memasarkan produk-produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya, strategi tersebut diyakini akan memperluas jangkauan pasar UMKM dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil.

“Selain untuk memberikan kepastian harga, koperasi ini juga bertujuan untuk menghimpun produk-produk UMKM agar bisa dipasarkan ke skala yang lebih luas. Sehingga pendapatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya. 

Lebih lanjut, agar program Koperasi Merah Putih tak berhenti pada tahap pendirian saja, Pemprov Riau berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau akan melakukan pelatihan bagi pengurus dan anggota koperasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Selain itu, monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat. Gubri Wahid menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap tata kelola koperasi, agar koperasi-koperasi yang telah terbentuk benar-benar hidup dan berkembang sesuai fungsinya.

“Tentu ke depan, perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan atau minitoring. Melalui monitoring inilah nantinya akan ada evaluasi maupun bimbingan agar koperasi ini terus maju dan berkembang,” terang Wahid. 

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia meyakini bahwa Koperasi Merah Putih bisa membantu masyarakat mendapatkan harga komoditas pokok yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal melalui hilirisasi produk.

“Kita berharap, produk-produk UMKM dari desa-desa ini bisa merambah ke luar daerah Kampar. Koperasi ini juga hadir untuk menjamin masyarakat mendapatkan harga yang wajar,” kata Ahmad Yuzar. 

Ia juga mengatakan kedepan, pihaknya masih membutuhkan dukungan berkelanjutan dari Pemprov Riau, baik dalam hal pemasaran, teknologi, maupun akses pasar yang lebih luas. Ia optimistis dengan sinergi yang baik, Koperasi Merah Putih bisa menjadi pilar baru ekonomi kerakyatan di Kampar dan Riau pada umumnya.

“Makanya kami memerlukan bantuan dari Pemerintah Provinsi. Baik bantuan pemasaran maupun teknologi untuk hilirisasi produk. Saya yakin Pak Gubernur bisa membantu kita,” tutupnya.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,

Selasa, 03 Februari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBAU,DENTINGNEWS----Harga emas .

Ekonomi

Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun

Senin, 02 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Kinerja perdagangan luar n.

Ekonomi

Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Per 31 Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 - 18:27:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru m.

Ekonomi

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga Emas Batangan 24 Kara.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Rekor Lagi, Sentuh Rp 3,1 Juta

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas batangan yang dijual oleh .

Ekonomi

BEI Berkomitmen untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:30:00 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---- Menindaklanjuti pengumuman y.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Pimpin Penyegelan New Paragon
03 Februari 2026
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
03 Februari 2026
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
03 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Telah Lakukan Penertiban Spanduk dan Sejenisnya Sejak Tahun Lalu
03 Februari 2026
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
03 Februari 2026
Bupati Siak Surati Menteri Keuangan, Minta Pencairan Rp489,8 Miliar untuk Bayar Utang
03 Februari 2026
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
03 Februari 2026
Nama Plt Gubri Dicatut,Waspada Penipuan!
03 Februari 2026
Mantan Gubernur Riau Orasi di Depan THM, Minta New Paragon Ditutup
02 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Afni Ajak Ribuan Peserta Silatda NU Doakan Korban Tangsi Belanda
  • 2 Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 16 Orang Jadi Korban
  • 3 Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas
  • 4 Terbitkan SK Pembelajaran Selama Bulan Puasa, Disdik Pekanbaru Tetapkan Libur Awal Puasa Mulai 16 Februari
  • 5 Dukung Dunia Pendidikan,The Gade Creative Lounge Pegadaian ke-24 Diresmikan di Universitas Riau
  • 6 Perkenalkan Sejarah Pekanbaru, Wako Agung Lepas Peserta Senapelan Heritage Fun Walk
  • 7 Pemprov Riau Gesa Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved