• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 463 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 94 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 63 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Sekda Riau Intruksikan OPD Terkait Gencar Operasi Pasar

Redaksi

Senin, 06 Oktober 2025 20:46:55 WIB
Cetak
Sekda Riau Intruksikan OPD Terkait Gencar Operasi Pasar
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Sekda Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) langkah konkret pengendalian inflasi nasional yang digelar secara virtual. Kegiatan tersebut berlangsung di Riau Command Centre, Pekanbaru, Senin (6/10/2025). 

Rakor ini membahas upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi yang tengah meningkat di sejumlah provinsi. Diketahui, Riau pada September 2025 tercatat sebesar 5,08 persen secara tahunan (year-on-year), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,17.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk lebih aktif memantau kondisi pasar dan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok. Ia mengatakan pentingnya peran kepala daerah dalam mengantisipasi gejolak harga di lapangan.

“Kami mohon menjadi perhatian para pemerintah daerah, khususnya 10 provinsi tertinggi. Kalau teman-teman kepala daerah turun ke pasar, tentunya sangat dirasakan oleh masyarakat kenaikan harganya,” ujar Tomsi.

Dijelaskan, persoalan inflasi menyangkut daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Ia menilai, upaya pengendalian harga harus dilakukan secara konkret, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal.

Menurutnya adanya ketimpangan antarwilayah dalam kemampuan mengendalikan inflasi. Ia mencontohkan Provinsi Papua Pegunungan yang meskipun memiliki akses tantangan logistik, berhasil menjaga inflasi di angka 3,55 persen year-on-year.

"Oleh sebab itu teman-teman kepala daerah dan pemerintah daerah, harus bekerja keras. Kenapa daerah yang lain-lain bisa, seperti contoh kita sama-sama tahu bagaimana sulitnya kondisi medan di Papua Pegunungan. Namun, mereka bisa 3,55 persen (years on years). Sementara provinsi lain yang aksesnya mudah justru angkanya tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Sekda Syahrial Abdi, mengatakan bahwa inflasi di Riau memang meningkat signifikan. Satu diantara komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan inflasi adalah cabai merah, yang mengalami lonjakan harga cukup tajam di sejumlah daerah.

“Inflasi memang terindikasi kita termasuk yang sangat tinggi, terutama di cabai merah. Nah, secara nasional tadi ini cabai merah memang naik harganya,” kata Sekda Riau Syahrial Abdi.

Ia menerangkan, berdasarkan pantauan nasional, hampir 60 persen daerah di Indonesia mengalami kenaikan inflasi karena faktor cabai merah. Komoditas ini bahkan menjadi penyumbang utama inflasi di tingkat nasional pada periode tersebut.

“Oleh karena itu, dari tiga hari yang lalu kami sebenarnya sudah rapat dengan OPD pengampu dan juga BUMD kita, Riau Pangan Bertuah. Mulai hari Selasa kita intervensi di lima daerah. Tujuannya, supaya harga bisa di bawah pasar atau minimal sama dengan harga pasar,” terangnya.

Ditegaskan, Pemprov Riau akan melakukan langkah intervensi pasar melalui operasi pasar yang melibatkan Disperindag, Dinas Tanaman Pangan, serta dukungan dari Bank Indonesia. Operasi pasar tersebut diharapkan mampu menekan harga kebutuhan pokok dan menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

“Upaya dari kami ya operasi pasar, jadi itu Disperindag bersama Dinas Tanaman Pangan yang akan turun. Kemarin, BI juga ikut komit sama-sama untuk lakukan intervensi pasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa berdasarkan skema dari Kementerian Pertanian, harga cabai merah diprediksi akan kembali normal menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah Provinsi Riau terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan pasokan tetap terjaga dan distribusi tidak terhambat.

“Tapi skema yang sudah dibuat oleh Kementerian Pertanian untuk kebutuhan Nataru, kita prediksi cabai akan turun kembali normal." pungkasnya.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:43:47 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---- PT Jaminan Kredit Indonesia .

Ekonomi

PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:54:12 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- PT Bumi Siak Pusako (BSP) membagikan divide.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

Jumat, 06 Maret 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Februari 2026 Lebih Mahal Rp 16.000

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09:20 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Ta.

Ekonomi

Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Perkembangan APBD Regional.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas PT Aneka Tamban.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved