Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Kementan Tertarik Kembangkan Hilirisasi Kelapa di Pulau Burung Inhil
PEKANBARU - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia tertarik mengembangkan hilirisasi kelapa di Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Hal itu setelah Gubernur Riau Abdul Wahid bersama jajaran melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian, termasuk Kementan beberapa waktu lalu guna memaparkan potensi daerah yang bisa dijadikan kawasan ekonomi khusus.
"Kemarin Pak Gubernur memimpin delegasi kita mengunjungi kementerian di Jakarta memaparkan potensi daerah, yang bisa dijadikan kawasan ekonomis khusus. Termasuk Pulau Burung di Kabupaten Inhil," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, Selasa.
Syahrial mengatakan, jika Kementan merespon potensi kepala di Pulau Burung untuk dikembangkan hilirisasi kelapa. Hal ini juga seiringan dengan kebijakan Presiden Prabowo terkait hilirisasi potensi Indonesia.
"Jadi kami tangkap peluang itu. Sekarang kami memaparkan potensi daerah. Skema negosiasinya dirubah. Mengkap semua potensi. Kami minta daerah diberdayakan," ujarnya.
Dengan skema tersebut, lanjut Syahrial, pihaknya berharap daerah bisa berkontribusi lebih banyak lagi untuk pendapatan negara, yang efeknya bisa kembali ke Riau.
"Karena Riau punya banyak potensi yang bisa dikembangkan, dan menjadi nilai tambah bagi masyarakat petani dan perekonomian nasional," tandasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah telah meluncurkan Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045 untuk mendukung pengembangan industri kelapa yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Seiring dengan program pemerintah, Provinsi Riau memiliki perkebunan kelapa terluas di Indonesia. Di mana luas perkebunan kelapa 426.579 hektar dari total luas komoditi di Provinsi Riau mencapai 3.731.183 hektar.
Luas perkebunan kelapa di Riau seluas 426.579 hektar atau 11,4 persen dari total luas kebun beberapa komoditi di Riau. Dari luas tersebut potensi kelapa terbesar berada di Inhil.(aya/MCR)
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Kinerja perdagangan luar n.
Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Per 31 Januari 2026
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru m.
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga Emas Batangan 24 Kara.
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Rekor Lagi, Sentuh Rp 3,1 Juta
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas batangan yang dijual oleh .
BEI Berkomitmen untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia
JAKARTA,DENTINGNEWS---- Menindaklanjuti pengumuman y.








.jpg)