• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 37 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 25 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 29 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 24 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 60 Kali

  • Home
  • Ekonomi

BPS: Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama Inflasi Riau

Redaksi

Selasa, 07 Oktober 2025 12:00:00 WIB
Cetak
BPS: Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama Inflasi Riau
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,08 persen pada September 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,17. Kenaikan harga terutama disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menyebutkan inflasi terjadi karena dorongan harga pada delapan kelompok pengeluaran utama.

“Inflasi year on year di Riau mencapai 5,08 persen karena adanya kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran seperti perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik 11,02 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau yang meningkat 10,79 persen,” kata Asep Riyadi, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, inflasi tertinggi terjadi di Tembilahan sebesar 6,43 persen dengan IHK 111,07, sedangkan inflasi terendah tercatat di Pekanbaru sebesar 4,63 persen dengan IHK 110,40.

“Tekanan harga di Tembilahan cukup tinggi karena pengaruh distribusi barang dan biaya logistik, terutama pada komoditas pangan seperti cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras,” jelas Asep.

Secara bulanan (month to month/m-to-m), Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 1,11 persen, sedangkan secara tahunan berjalan (year to date/y-to-d) tercatat 3,92 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan harga di empat kabupaten/kota, inflasi y-on-y disebabkan oleh kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran.

Selain perawatan pribadi dan makanan, kelompok yang turut mengalami kenaikan adalah pendidikan (4,59 persen), penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,97 persen), kesehatan (2,33 persen), pakaian dan alas kaki (1,96 persen), perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (0,90 persen), serta transportasi (0,76 persen).

Tiga kelompok pengeluaran lainnya justru mengalami penurunan harga atau deflasi, yaitu perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,70 persen, rekreasi, olahraga dan budaya 0,41 persen, serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,19 persen.

Beberapa komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi y-on-y antara lain cabai merah, emas perhiasan, bawang merah, daging ayam ras, ayam hidup, beras, minyak goreng, dan sigaret kretek mesin.

Sedangkan komoditas yang menekan inflasi (memberi andil deflasi) antara lain kentang, bawang putih, ikan nila, bensin, telepon seluler, dan angkutan udara.

Untuk inflasi bulanan (m-to-m), komoditas penyumbang terbesar antara lain cabai merah, emas perhiasan, ayam hidup, dan jeruk. Sementara itu, bawang merah, buncis, ketimun, dan kentang memberikan andil terhadap penurunan harga bulanan.

Asep menuturkan, tekanan inflasi pada September 2025 masih cukup kuat, terutama karena permintaan masyarakat yang meningkat di tengah pasokan komoditas pangan yang belum sepenuhnya stabil.

“Faktor cuaca dan distribusi masih memengaruhi pasokan sejumlah bahan pokok di pasar. Untuk menekan inflasi ke depan, koordinasi antardaerah dan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Asep juga menekankan bahwa inflasi di Riau masih harus diwaspadai, meski berada dalam tren moderat. "Kita tetap perlu berhati-hati terhadap komoditas bergejolak seperti cabai, bawang, dan daging ayam yang sensitif terhadap perubahan pasokan,” tambahnya.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen

Senin, 02 November 2026 - 19:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Inflasi Provinsi Riau pada.

Ekonomi

Investasi Riau Capai Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:00:00 WIB

PEKANBARU , DENTINGNEWS-----Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpa.

Ekonomi

Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Pemprov Riau Buka Peluang Investasi Lintas Negara

Jumat, 09 Oktober 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU DENTINGNEWS----  Pemerintah Provinsi .

Ekonomi

Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen

Kamis, 01 Oktober 2026 - 19:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS----- Badan Pusat Statistik (B.

Ekonomi

Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok

Jumat, 25 September 2026 - 22:20:45 WIB

SOLOK, DENTINGNEWS ----- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru mel.

Ekonomi

Rp1,9 Triliun Dana PSR Disalurkan untuk 23.789 Petani Sawit di Riau

Senin, 21 September 2026 - 15:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Program Peremajaan Sawit R.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved