Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
47 Orang Gepeng dan Pak Ogah Terjaring Razia P2KS Pekanbaru
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Sebanyak 47 gelandangan, pengemis (gepeng), dan pak ogah terjaring dalam Operasi Penertiban Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (P2KS) yang digelar oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru bersama tim gabungan lintas instansi, Rabu (15/10/2025).
Operasi ini menyasar sejumlah titik strategis seperti persimpangan lampu merah dan area publik. Tujuan kegiatan untuk menertibkan aktivitas para PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) yang dinilai mengganggu ketertiban umum sekaligus memberikan pembinaan agar mereka dapat beralih ke kehidupan yang lebih layak.
Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Zoelfahmi, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Satpol PP, Polresta Pekanbaru, Kodim Pekanbaru, Baznas, dan sejumlah lembaga sosial.
“Dari hasil patroli gabungan, kami menjaring 47 orang yang beraktivitas di beberapa titik lampu merah. Saat ini mereka sedang menjalani proses asesmen di Dinsos,” ungkapnya, Rabu.
Menurut Zoelfahmi, asesmen tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan penanganan. Mereka yang melakukan pelanggaran ringan akan dipulangkan ke keluarganya dengan pendampingan.
"Sedangkan untuk pelanggaran sedang akan dilakukan pembinaan oleh perangkat daerah terkait,” jelasnya.
Dalam proses pembinaan, Dinsos Pekanbaru juga menggandeng berbagai pihak, seperti Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Rumah Sakit Jiwa Tampan.
Kemudian, melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3APM). Setiap PPKS akan dikategorikan berdasarkan tingkat pelanggaran ringan, sedang, atau berat agar penanganannya lebih tepat sasaran.
Selain itu, Dinsos juga memberikan solusi berkelanjutan melalui program pemberdayaan ekonomi produktif bagi mereka yang memiliki keterampilan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, serta Disperindag untuk menyalurkan bantuan seperti modal usaha atau fasilitas tenda bagi mereka yang ingin berwirausaha,” tambahnya.
Bagi yang masih kedapatan mengulangi perbuatannya di jalan, Dinsos akan menindak lebih tegas.
“Mereka akan dibawa ke shelter Dinsos selama tiga hari untuk pembinaan lebih lanjut. Namun jika ditemukan unsur pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) atau tindak pidana, maka kami akan menyerahkan penanganannya kepada Satpol PP dan Polresta Pekanbaru,” tegas Zoelfahmi.
Zoelfahmi menambahkan, operasi ini tidak hanya sekadar razia, tetapi merupakan upaya terpadu untuk menertibkan sekaligus memulihkan kehidupan sosial masyarakat rentan.
Operasi P2KS ini rencananya akan terus digelar secara berkala oleh Pemko Pekanbaru sebagai bagian dari komitmen menjaga ketertiban kota sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan.
“Kami ingin mereka bisa mandiri, tidak lagi bergantung pada belas kasihan di jalan, dan kembali berdaya di tengah masyarakat,” pungkasnya.(Aya)
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.
Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .
ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.
Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD
PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .
Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.
upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
