• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa
Dibaca : 89 Kali
Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 50 Cm
Dibaca : 82 Kali
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Desember 2025 Merosot
Dibaca : 111 Kali
Direktur PT BSP Paparkan Kinerja Operasional dan Laba Positif di Hadapan Publik
Dibaca : 90 Kali
Wabup Syamsurizal Optimistis PAD Siak Meningkat di 2026
Dibaca : 43 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Fakta-fakta Terbaru OTT Gubernur Riau: Diduga Terkait 'Jatah Preman'

Redaksi

Rabu, 05 November 2025 11:47:07 WIB
Cetak
Fakta-fakta Terbaru OTT Gubernur Riau: Diduga Terkait 'Jatah Preman'
Gubernur Riau, Abdul Wahid

JAKARTA,DENTINGNEWS----Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Riau ke Jakarta, Senin (3/11).

Total 10 orang yang terjaring dalam OTT KPK telah diterbangkan dari Riau ke Jakarta, pada Selasa (4/11) kemarin.

Mereka langsung digiring penyidik menuju ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK dan diperiksa secara intensif pasca penangkapan.

"Pihak-pihak yang sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Selasa.

Kepala-Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Riau Ikut Ditangkap
Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan dan Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda turut menjadi salah satu pihak yang ditangkap dalam OTT itu.
Keduanya tiba di Gedung Merah Putih KPK bersamaan dengan Abdul Wahid. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut kasus OTT berkaitan dengan proyek yang dilakukan oleh Dinas PUPR-PKPP.

Sita Dolar AS hingga Poundsterling setara Rp1,6 Miliar
Dalam operasi senyap itu, Budi menyebut penyidik juga turut menemukan bukti uang tunai dalam pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat hingga Poundsterling.

"Tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, US$, dan Poundsterling," ujarnya.

Orang Kepercayaan Gubernur Ikut Ditangkap, Tenaga Ahli Serahkan Diri
Budi menambahkan dalam kasus ini pihaknya juga turut menangkap tangan kanan orang nomor 1 di Riau tersebut, Tata Maulana.

Tata merupakan yang terakhir tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 18.56 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.

"Swasta, orang kepercayaan Sdr. AW (Gubernur)," jelasnya.

Selain itu, kata dia, penyidik juga memeriksa Tenaga Ahli Gubernur yakni Dani M Nursalam yang menyerahkan diri ke petugas pada Selasa (4/11) malam.

Budi mengatakan Dani sebelumnya sempat lolos setelah 'mengelabui' tim penindakan KPK dalam OTT yang digelar pada Senin (3/11).

"Sehingga total yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik saat ini berjumlah 10 orang," tuturnya.

Gubernur Riau Ditangkap di Kafe Bareng Orang Kepercayaan
Budi menjelaskan Abdul Wahid bersama Tata Maulana yang merupakan orang kepercayaannya ditangkap di salah satu kafe di Riau.

Ia menyebut penangkapan dilakukan setelah sebelumnya penyidik sempat tidak mengetahui keberadaan Gubernur Riau.

"Terhadap saudara AW yang merupakan kepala daerah atau gubernur, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran yang kemudian diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau," jelasnya.

Modus Pemerasan Anggaran Dinas PUPR
KPK mengatakan kasus yang menjerat Gubernur Riau tersebut merupakan dugaan pemerasan dengan sumber anggaran yang berasal dari Dinas PUPR-PKPP.

"Dugaan tindak pidana korupsi ini adalah dugaan tindak pemerasan yang berkaitan dengan anggaran di Dinas PUPR," tuturnya.

Bukan Pertama Kali
Budi menambahkan uang sebesar Rp1,6 miliar yang ditemukan penyidik bukanlah yang pertama kali diterima oleh Gubernur Riau. Abdul Wahid diduga sudah sempat menerima sejumlah uang sebelum penangkapan dilakukan.

"Uang (Rp1,6 miliar) itu diduga bagian dari sebagian penyerahan kepada kepala daerah. Artinya, kegiatan tangkap tangan ini adalah bagian dari beberapa atau dari sekian penyerahan sebelumnya," jelasnya.

Praktik 'Jatah Preman'
Selain itu, KPK juga mengungkap adanya praktik jatah preman dalam kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Gubernur Riau dan sejumlah pejabat lainnya.

"Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam japrem atau jatah preman sekian persen untuk kepala daerah. Itu modus-modusnya," pungkasnya.(aya/cnnindonesia)
 
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 50 Cm

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:39:35 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Manajemen PLTA Koto Panjan.

Daerah

Direktur PT BSP Paparkan Kinerja Operasional dan Laba Positif di Hadapan Publik

Senin, 29 Desember 2025 - 19:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----- Direktur PT Bumi Siak Pusako (.

Daerah

Wabup Syamsurizal Optimistis PAD Siak Meningkat di 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 14:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----- Wakil Bupati Siak Syamsurizal Budi menyatakan optimisme Pendapatan Asli Dae.

Daerah

Kaleidoskop Siak 2025: Bayar Warisan Utang, Koreksi Anggaran Rp736,6 Miliar, Kasda Siak Tinggal Rp3 Juta

Senin, 29 Desember 2025 - 11:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Si.

Daerah

Kunjungi Sumbar, Wabup Rohil Bantah Gunakan Fasilitas Negara

Ahad, 28 Desember 2025 - 15:42:20 WIB

ROHIl, DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir secara resmi.

Daerah

Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah

Ahad, 28 Desember 2025 - 11:00:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----- Jaket desain khusus milik Bupa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
4.008 Sekolah di Korsel Tutup Gegara Kekurangan Siswa
30 Desember 2025
Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 50 Cm
30 Desember 2025
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Desember 2025 Merosot
30 Desember 2025
Direktur PT BSP Paparkan Kinerja Operasional dan Laba Positif di Hadapan Publik
29 Desember 2025
Wabup Syamsurizal Optimistis PAD Siak Meningkat di 2026
29 Desember 2025
Bupati Afni Tegaskan Komitmen tak Tinggalkan Utang untuk Pemimpin Berikutnya
29 Desember 2025
Kaleidoskop Siak 2025: Bayar Warisan Utang, Koreksi Anggaran Rp736,6 Miliar, Kasda Siak Tinggal Rp3 Juta
29 Desember 2025
Awas, Pakai Baju Ini di Bandara Bisa Bikin Pemeriksaan Makin Rumit
28 Desember 2025
Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?
28 Desember 2025
Kunjungi Sumbar, Wabup Rohil Bantah Gunakan Fasilitas Negara
28 Desember 2025
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
  • 2 Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini, 22 Desember 2025
  • 3 Harga Emas Antam Hari Ini 6 Desember 2025 Lebih Murah Rp 3.000
  • 4 Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit
  • 5 Wawako Pekanbaru Launching Sosialisasi Nomor Pengaduan Damkar, Pastikan Penanganan Cepat
  • 6 Bupati Siak Bahas Penguatan Industri dan Hilirisasi dengan BPI Danantara
  • 7 Pasca Ditegur Oleh Satpol PP Pekanbaru,Sekitar Mesjid Raya An-Nur Bersih Dari Pedagang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved