• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 27 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 19 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 22 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 16 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Redaksi

Ahad, 28 Desember 2025 20:28:05 WIB
Cetak
Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?
Crazy rich China diam-diam memarkir jet pribadi mereka di luar negeri, seperti Jepang dan Singapura, dan beralih menggunakan penerbangan komersial. (Foto: dok gulfstream)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Crazy rich alias orang-orang super kaya di China diam-diam memarkir jet pribadi mereka di luar negeri dan beralih menggunakan penerbangan komersial.

Para analis menyebut jet-jet pribadi orang kaya China kini lebih sering muncul di Singapura atau Jepang.

Pada saat yang sama, para miliarder dan eksekutif perusahaan memilih pakai penerbangan komersial kelas bisnis atau menggunakan layanan sewa jet untuk perjalanan ke luar negeri.

Data Asian Sky Group menunjukkan jumlah jet bisnis di China daratan terus turun menjadi 249 unit pada 2024, dari 270 unit pada 2023. Armada jet sewaan juga menyusut. Sebaliknya, Singapura justru mencatat kenaikan signifikan jumlah jet bisnis dalam setahun. Hong Kong juga mencatat kenaikan, meski tipis.

Pelaku industri mengungkap pesawat-pesawat itu sebenarnya banyak yang dimiliki warga China.

"Kami melihat semakin banyak pesawat yang diam-diam dipindahkan basisnya ke Singapura dan Jepang," kata CEO China Trading Desk, Subramania Bhatt kepada South China Morning Post, Minggu (28/12).

Ia menyebut salah satu pemicu fenomena itu adalah aturan baru penerbangan yang semakin ribet. Pemerintah China kini mewajibkan pengajuan dokumen dan persetujuan minimal lima hari kerja sebelum pesawat terbang.

Aturan ini dinilai kerap mengacaukan rencana perjalanan bisnis yang membutuhkan fleksibilitas, terutama untuk kegiatan mendadak.

Selain itu, pemerintah melarang jet pribadi dilarang lepas landas dan mendarat pada jam sibuk di bandara utama seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen. Padahal, kota-kota ini merupakan pusat aktivitas bisnis dan ekonomi China.

Profesor keuangan Universitas Fudan, Charles Chang, mengatakan pembatasan tersebut membuat perjalanan ke luar negeri semakin sulit.

"Aturan ini membuat terbang keluar dari China menjadi lebih rumit," ujarnya.

Sebagian orang kaya bahkan dikabarkan memilih pindah ke luar, sekaligus memboyong pesawat pribadi mereka. Meski sesekali masih 'pulang kampung' tetapi China sudah bukan lagi tempat tinggal utama para crazy rich. Bank UBS mencatat jumlah miliarder China turun drastis pada 2024, dipicu oleh krisis sektor properti dan gejolak pasar keuangan.

Ruwetnya regulasi penerbangan bukan satu-satunya pemicu. Biaya perawatan pesawat yang tinggi, juga bayang-bayang kampanye antikorupsi, turut membuat kepemilikan jet pribadi semakin tidak menarik.

Alhasil, banyak orang kaya Tiongkok yang kini memilih tampil lebih rendah hati. Mereka tetap bepergian, tetapi menggunakan pesawat komersial. Jika benar-benar perlu pun mereka cenderung menyewa jet dibanding memakai pesawat sendiri.

Fenomena ini membuat pasar jet pribadi di China terus menciut. Analis menilai tren penjualan pesawat pribadi ini juga tak lepas dari perlambatan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Pelemahan daya beli menjadi faktor utama merosotnya minat terhadap jet pribadi di China.

"Seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok... daya beli melemah, menyebabkan penurunan permintaan jet bisnis," kata Asian Sky Group dalam laporan Maret tentang industri jet bisnis.

Namun, pemerintah China masih berupaya meningkatkan infrastruktur untuk jet pribadi, dengan menambah jumlah bandara sipil menjadi 450 pada 2035, seperti yang dilaporkan Xinhua. Per 2019, jumlah bandara sipil sebanyak 234.
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan

Ahad, 13 September 2026 - 22:25:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Afni Zulkifli usai mengakhiri pendidikan KPPD L.

Dunia

Kisah Pria Datangi 9 Piala Dunia dengan Mobil VW Kodok Bergambar Bola

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:05:48 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved