• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 24 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 37 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 31 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 23 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 69 Kali

  • Home
  • Dunia

Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?

Redaksi

Ahad, 28 Desember 2025 20:28:05 WIB
Cetak
Crazy Rich China Diam-diam Parkir Jet Pribadi di Luar Negeri, Ada Apa?
Crazy rich China diam-diam memarkir jet pribadi mereka di luar negeri, seperti Jepang dan Singapura, dan beralih menggunakan penerbangan komersial. (Foto: dok gulfstream)

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Crazy rich alias orang-orang super kaya di China diam-diam memarkir jet pribadi mereka di luar negeri dan beralih menggunakan penerbangan komersial.

Para analis menyebut jet-jet pribadi orang kaya China kini lebih sering muncul di Singapura atau Jepang.

Pada saat yang sama, para miliarder dan eksekutif perusahaan memilih pakai penerbangan komersial kelas bisnis atau menggunakan layanan sewa jet untuk perjalanan ke luar negeri.

Data Asian Sky Group menunjukkan jumlah jet bisnis di China daratan terus turun menjadi 249 unit pada 2024, dari 270 unit pada 2023. Armada jet sewaan juga menyusut. Sebaliknya, Singapura justru mencatat kenaikan signifikan jumlah jet bisnis dalam setahun. Hong Kong juga mencatat kenaikan, meski tipis.

Pelaku industri mengungkap pesawat-pesawat itu sebenarnya banyak yang dimiliki warga China.

"Kami melihat semakin banyak pesawat yang diam-diam dipindahkan basisnya ke Singapura dan Jepang," kata CEO China Trading Desk, Subramania Bhatt kepada South China Morning Post, Minggu (28/12).

Ia menyebut salah satu pemicu fenomena itu adalah aturan baru penerbangan yang semakin ribet. Pemerintah China kini mewajibkan pengajuan dokumen dan persetujuan minimal lima hari kerja sebelum pesawat terbang.

Aturan ini dinilai kerap mengacaukan rencana perjalanan bisnis yang membutuhkan fleksibilitas, terutama untuk kegiatan mendadak.

Selain itu, pemerintah melarang jet pribadi dilarang lepas landas dan mendarat pada jam sibuk di bandara utama seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen. Padahal, kota-kota ini merupakan pusat aktivitas bisnis dan ekonomi China.

Profesor keuangan Universitas Fudan, Charles Chang, mengatakan pembatasan tersebut membuat perjalanan ke luar negeri semakin sulit.

"Aturan ini membuat terbang keluar dari China menjadi lebih rumit," ujarnya.

Sebagian orang kaya bahkan dikabarkan memilih pindah ke luar, sekaligus memboyong pesawat pribadi mereka. Meski sesekali masih 'pulang kampung' tetapi China sudah bukan lagi tempat tinggal utama para crazy rich. Bank UBS mencatat jumlah miliarder China turun drastis pada 2024, dipicu oleh krisis sektor properti dan gejolak pasar keuangan.

Ruwetnya regulasi penerbangan bukan satu-satunya pemicu. Biaya perawatan pesawat yang tinggi, juga bayang-bayang kampanye antikorupsi, turut membuat kepemilikan jet pribadi semakin tidak menarik.

Alhasil, banyak orang kaya Tiongkok yang kini memilih tampil lebih rendah hati. Mereka tetap bepergian, tetapi menggunakan pesawat komersial. Jika benar-benar perlu pun mereka cenderung menyewa jet dibanding memakai pesawat sendiri.

Fenomena ini membuat pasar jet pribadi di China terus menciut. Analis menilai tren penjualan pesawat pribadi ini juga tak lepas dari perlambatan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Pelemahan daya beli menjadi faktor utama merosotnya minat terhadap jet pribadi di China.

"Seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok... daya beli melemah, menyebabkan penurunan permintaan jet bisnis," kata Asian Sky Group dalam laporan Maret tentang industri jet bisnis.

Namun, pemerintah China masih berupaya meningkatkan infrastruktur untuk jet pribadi, dengan menambah jumlah bandara sipil menjadi 450 pada 2035, seperti yang dilaporkan Xinhua. Per 2019, jumlah bandara sipil sebanyak 234.
 


Sumber : https://www.cnnindonesia. /  Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Lagi, 11 Tentara dan Polisi Israel Tewas Bunuh Diri

Senin, 27 April 2026 - 21:00:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Dunia

Cerita Lucu Jemaah Haji Bawa Petis, Koper Sempat Dibongkar di Madinah

Senin, 27 April 2026 - 20:53:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Iran Sudah Bertahun-tahun Punya Strategi Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 19:47:45 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Militer AS Akan Buru Kapal-kapal Tanker Iran di Dekat RI

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17:02 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Dunia

Vlogger Filipina Meninggal Setelah Makan 'Kepiting Setan'

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--.

Dunia

Bupati Siak Afni Optimis PT BSP Bisa Kembali Bangkit

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:30:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli optimis  Bad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved