• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
Dibaca : 52 Kali
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
Dibaca : 62 Kali
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
Dibaca : 57 Kali
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
Dibaca : 34 Kali
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
Dibaca : 76 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Kemenhut Bantu Atasi Karhutla Riau, Kerahkan 160 Personel Manggala Agni

Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 13:00:00 WIB
Cetak
Kemenhut Bantu Atasi Karhutla Riau, Kerahkan 160 Personel Manggala Agni
ilustrasi

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan bahwa upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diintensifkan guna mencegah meluasnya areal terdampak. Strategi utama yang diterapkan saat ini adalah pelokalisasian titik api secara ketat untuk memutus jalur perambatan serta mencegah potensi bencana kabut asap memasuki wilayah permukiman penduduk.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan bahwa situasi di lapangan saat ini sangat dinamis akibat kombinasi cuaca kering dan angin kencang.

"Strategi utama saat ini adalah menahan pergerakan api agar tidak memperluas area terdampak. Pengerahan personel dan dukungan lintas wilayah kami lakukan secara terukur," ujar Ferdian dalam pernyataan resminya, Selasa (17/2/2026).

Dalam operasi besar ini, Kemenhut mengerahkan sedikitnya 160 personel Manggala Agni yang fokus pada pemadaman langsung, sementara 80 personel lainnya disiagakan khusus untuk patroli rutin dan deteksi dini titik api baru. Tim gabungan ini bergerak bersama unsur BNPB, BMKG, TNI, Polri, serta BPBD untuk memastikan penanganan berjalan sinkron di seluruh wilayah yang terbakar.

Guna memperkuat respons di titik-titik krusial, mobilisasi personel tambahan dilakukan dari berbagai Daerah Operasi (Daops). Satu regu tambahan dari Daops Rengat telah digeser ke Pulau Mendol, Pelalawan, sementara Daops Siak dikirim ke Bengkalis. Bahkan, dukungan personel dari luar provinsi, yakni Daops Bukit Tempurung, Jambi, juga telah dikerahkan khusus untuk membantu pemadaman di wilayah Dumai.

Sejauh ini, titik kebakaran teridentifikasi tersebar di Kabupaten Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan. Lahan yang terdampak memiliki status beragam, mulai dari Hutan Produksi, Kawasan Konservasi, hingga Areal Penggunaan Lain. Lokasi api terpantau berada sangat dekat dengan perkebunan sawit milik masyarakat maupun perusahaan, serta berbatasan langsung dengan kawasan permukiman warga.

Ferdian menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah kondisi lahan gambut yang sangat kering akibat nihilnya hujan selama hampir 20 hari. Data di lapangan menunjukkan muka air tanah sudah berada pada posisi minus sekitar 90 sentimeter, yang menyebabkan bahan bakar vegetasi di bawah permukaan sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan total secara manual.

Selain faktor alam, indikasi penyebab kebakaran di beberapa lokasi diduga kuat berasal dari aktivitas manusia. Ditemukan adanya dugaan pembersihan lahan dengan cara membakar sisa vegetasi yang kemudian tidak terkendali karena faktor tiupan angin kencang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau dengan sangat tegas untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun di tengah kondisi rawan seperti saat ini.

Sebagai langkah percepatan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menjadi instrumen penting dalam penanganan ini. Melalui BPBD Provinsi Riau, satu unit pesawat Cessna Grand Caravan C208 telah dikerahkan untuk menyemai satu ton garam di wilayah Siak dan Pekanbaru pada Senin (16/2). Operasi hujan buatan ini diharapkan mampu membantu pembasahan lahan di lokasi yang minim sumber air dan sulit diakses oleh tim darat.

Langkah ini didasari atas penetapan Status Siaga Darurat Karhutla oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui SK Nomor 102/2026 yang berlaku hingga 30 November mendatang. Dalam waktu dekat, struktur Satgas Karhutla akan segera dibentuk kembali untuk memperkuat koordinasi dan mengajukan dukungan penanganan darurat tambahan dari pemerintah pusat.(aya/MCR)

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:36:59 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Provinsi Riau kembali men.

Daerah

Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wali Kota (Wako) Pekanbaru.

Daerah

Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Bupati Siak, Afni Z, menerima audiensi dan kun.

Daerah

Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak bekerja sama dengan .

Daerah

Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00:00 WIB

BENGKALIS,DENTINGNEWS----- Ketegasan aparat penegak .

Daerah

PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyelenggarakan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Gempur Karhutla, 6 Helikopter Sudah Stanby di Riau
20 Juni 2026
Wujudkan Misi Ekologi, Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan
20 Juni 2026
Pemkab Siak Gandeng Ngo Perkuat Kapasitas Hukum Penghulu Kampung Hadapi Konflik Agraria Dan Lingkungan Hidup
20 Juni 2026
SPMB SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Resmi Ditutup, Tercatat 79.350 Pendaftar
19 Juni 2026
PT BSP Gelar RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Tetapkan Direktur Baru untuk Perkuat Kinerja
19 Juni 2026
Wako Agung Dampingi Andre Rosiade Tinjau SPPG di Pekanbaru
19 Juni 2026
SPMB SMP dan SD Negeri di Pekanbaru Segera Dimulai
19 Juni 2026
Pelaku Karhutla di Bengkalis Diamankan Polisi
19 Juni 2026
Siak Pertahankan WTP 15 Kali Berturut-turut, Bupati Afni: Jangan Berpuas Diri
18 Juni 2026
Walikota Apresiasi Kinerja 30 LPS Terbaik di Kota Pekanbaru
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juni 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Stabil
  • 2 Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Stabil
  • 3 Jemaah Haji Siak Kloter BTH 12 Tiba di Arafah, Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
  • 4 Plt Gubri SF Hariyanto Lantik 238 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Riau
  • 5 Industri Penjaminan Dinilai Jadi Kunci Penguatan Pembiayaan dan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • 6 Simak Harga Emas 24 Karat Hari Ini 19 Mei 2026
  • 7 Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026 Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved