• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
Dibaca : 44 Kali
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Dibaca : 47 Kali
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
Dibaca : 46 Kali
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
Dibaca : 23 Kali
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
Dibaca : 27 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Menhut Kutuk Pembantaian Gajah di Pelalawan

Redaksi

Selasa, 03 Maret 2026 19:30:00 WIB
Cetak
Menhut Kutuk Pembantaian Gajah di Pelalawan
Konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026)

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Tragedi pembantaian satu ekor gajah liar Sumatera di Kabupaten Pelalawan pada awal Februari 2026 memicu reaksi keras dari Pemerintah Pusat. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena mengungkap betapa terorganisirnya jaringan kriminal yang menyasar satwa endemik dilindungi. Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut bukan sekadar perburuan biasa, melainkan kejahatan lingkungan serius yang merusak fondasi konservasi nasional.

Dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026), Menhut menyampaikan duka mendalam atas kematian gajah jantan tersebut. Ia mengutuk keras praktik ilegal yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa kepala di Desa Lubuk Kembang Bunga.

"Kami sangat menyesalkan praktik brutal ini. Gajah liar Sumatera adalah kekayaan hayati yang harus dilindungi, dan negara tidak akan membiarkan para pelaku perusakan ini melenggang bebas," tegas Raja Juli Antoni.

Merespons kejadian tersebut, kementerian langsung melakukan koordinasi intensif dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan jajaran kepolisian. Langkah cepat ini bertujuan untuk memetakan jalur pergerakan pelaku yang diduga merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi. Sinergi tersebut membuahkan hasil signifikan dengan terbongkarnya struktur organisasi yang selama ini beroperasi di kawasan hutan Riau.

Operasi gabungan berhasil mengamankan 15 orang tersangka yang memiliki peran spesifik dalam rantai kejahatan ini. Rinciannya, delapan orang ditangkap di wilayah Provinsi Riau dan tujuh lainnya diringkus di luar daerah, termasuk hingga ke Pulau Jawa. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu tiga orang lainnya yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga kuat sebagai aktor kunci.

Penyelidikan mengungkap bahwa komplotan ini bekerja secara sistematis dengan pembagian tugas yang sangat rapi. Peran mereka mencakup penyedia dana (pemodal), eksekutor penembak di lapangan, pemotong bagian tubuh gajah, pemasok senjata api rakitan, hingga perantara dan penadah gading. Polisi bahkan menemukan mesin pengolah gading yang digunakan untuk menyamarkan hasil buruan menjadi barang seni bernilai tinggi.

Menhut memastikan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi mafia kejahatan lingkungan untuk terus merajalela. Penegakan hukum akan dilakukan secara komprehensif tanpa pandang bulu, mengacu pada regulasi perlindungan satwa liar yang berlaku.

"Negara hadir untuk melindungi satwa kita. Kejahatan terhadap satwa dilindungi adalah pelanggaran serius terhadap undang-undang dan kami pastikan proses hukum berjalan profesional," tambahnya.

Pengungkapan kasus berskala besar ini sekaligus menjawab pesimisme publik terkait lambatnya penanganan kasus kematian satwa di masa lalu. Kerja keras tim gabungan dalam mengejar pelaku hingga keluar pulau Sumatera membuktikan keseriusan aparat dalam memberantas perdagangan ilegal bagian tubuh satwa. Keberhasilan ini dinilai sebagai titik balik penting dalam pengawasan kawasan konservasi di Riau.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa tersebut, Kementerian Kehutanan berencana memberikan penghargaan khusus kepada Kapolda Riau dan jajaran Ditreskrimsus. Menhut menilai pengungkapan sindikat profesional ini memerlukan kesungguhan dan kerja keras yang tinggi. "Secarik kertas mungkin tidak cukup untuk membayar jerih payah jajaran kepolisian, namun ini adalah pengakuan negara atas komitmen mereka menjaga kelestarian alam," pungkas Raja Juli Antoni.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Bupati Afni Hadiri Pelantikan IDI, TPP Dokter Siak Masih yang Tertinggi

Ahad, 02 Agustus 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.

Daerah

Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC

Selasa, 04 Agustus 2026 - 19:32:04 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Kota (Pemko) Pe.

Daerah

Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis

Selasa, 04 Agustus 2026 - 19:27:06 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Upaya percepatan penanggul.

Daerah

Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang

Selasa, 04 Agustus 2026 - 19:20:51 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kepala Dinas Pemadam Kebak.

Daerah

Semarak HUT ke-35 Kampung Empang Baru, Expo UMKM dan Culture Fest 2026 Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS-----  Semangat kebersamaan dan pelestarian buda.

Daerah

Diskominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan bagi Penerima Manfaat

Senin, 03 Agustus 2026 - 19:00:00 WIB

SIAK DENTINGNEWS----- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunik.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Janji Beri Keringanan Untuk Pedagang Eks Pemegang HGB Ruko STC
04 Agustus 2026
Wamenkes RI Kunjungi Riau, Perkuat Gerakan Bersama Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
04 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 15 Orang
04 Agustus 2026
Delegasi GCMC IMT-GT ke-9 Mulai Berdatangan ke Kota Pekanbaru
04 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa SD dan SMP
04 Agustus 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026
04 Agustus 2026
Pengukuhan 202 Ketua RT/RW dan 310 Ketua Dasa Wisma Perkuat Kelembagaan Masyarakat Tenayan Raya
04 Agustus 2026
Berjuang 34 Hari Lawan Sakit, Gajah Binaan BBKSDA Riau Jovi Meninggal Dunia
04 Agustus 2026
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
04 Agustus 2026
Karhutla di Riau: Sumber Air Menipis, Manggala Agni Harus Pindahkan Pompa Tiap 30 Menit
03 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
  • 2 Pemprov Riau-Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan Rohul dan Kampar
  • 3 Pekanbaru Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Konsep Green City Makin Diperkuat
  • 4 Dampingi UAS, Kapolda dan Pangdam Touring, Bupati Afni Kenalkan Sejarah dan Keindahan Siak
  • 5 Bupati Afni Lantik Pengurus KTNA, Serahkan Bantuan Alsintan Hampir Rp15 Miliar
  • 6 Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli
  • 7 Harga Emas Hari Ini Terpantau Stabil

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved