• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 58 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 44 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 46 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 37 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 62 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Menhut Kutuk Pembantaian Gajah di Pelalawan

Redaksi

Selasa, 03 Maret 2026 19:30:00 WIB
Cetak
Menhut Kutuk Pembantaian Gajah di Pelalawan
Konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026)

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Tragedi pembantaian satu ekor gajah liar Sumatera di Kabupaten Pelalawan pada awal Februari 2026 memicu reaksi keras dari Pemerintah Pusat. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena mengungkap betapa terorganisirnya jaringan kriminal yang menyasar satwa endemik dilindungi. Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut bukan sekadar perburuan biasa, melainkan kejahatan lingkungan serius yang merusak fondasi konservasi nasional.

Dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026), Menhut menyampaikan duka mendalam atas kematian gajah jantan tersebut. Ia mengutuk keras praktik ilegal yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa kepala di Desa Lubuk Kembang Bunga.

"Kami sangat menyesalkan praktik brutal ini. Gajah liar Sumatera adalah kekayaan hayati yang harus dilindungi, dan negara tidak akan membiarkan para pelaku perusakan ini melenggang bebas," tegas Raja Juli Antoni.

Merespons kejadian tersebut, kementerian langsung melakukan koordinasi intensif dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan jajaran kepolisian. Langkah cepat ini bertujuan untuk memetakan jalur pergerakan pelaku yang diduga merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi. Sinergi tersebut membuahkan hasil signifikan dengan terbongkarnya struktur organisasi yang selama ini beroperasi di kawasan hutan Riau.

Operasi gabungan berhasil mengamankan 15 orang tersangka yang memiliki peran spesifik dalam rantai kejahatan ini. Rinciannya, delapan orang ditangkap di wilayah Provinsi Riau dan tujuh lainnya diringkus di luar daerah, termasuk hingga ke Pulau Jawa. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu tiga orang lainnya yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga kuat sebagai aktor kunci.

Penyelidikan mengungkap bahwa komplotan ini bekerja secara sistematis dengan pembagian tugas yang sangat rapi. Peran mereka mencakup penyedia dana (pemodal), eksekutor penembak di lapangan, pemotong bagian tubuh gajah, pemasok senjata api rakitan, hingga perantara dan penadah gading. Polisi bahkan menemukan mesin pengolah gading yang digunakan untuk menyamarkan hasil buruan menjadi barang seni bernilai tinggi.

Menhut memastikan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi mafia kejahatan lingkungan untuk terus merajalela. Penegakan hukum akan dilakukan secara komprehensif tanpa pandang bulu, mengacu pada regulasi perlindungan satwa liar yang berlaku.

"Negara hadir untuk melindungi satwa kita. Kejahatan terhadap satwa dilindungi adalah pelanggaran serius terhadap undang-undang dan kami pastikan proses hukum berjalan profesional," tambahnya.

Pengungkapan kasus berskala besar ini sekaligus menjawab pesimisme publik terkait lambatnya penanganan kasus kematian satwa di masa lalu. Kerja keras tim gabungan dalam mengejar pelaku hingga keluar pulau Sumatera membuktikan keseriusan aparat dalam memberantas perdagangan ilegal bagian tubuh satwa. Keberhasilan ini dinilai sebagai titik balik penting dalam pengawasan kawasan konservasi di Riau.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa tersebut, Kementerian Kehutanan berencana memberikan penghargaan khusus kepada Kapolda Riau dan jajaran Ditreskrimsus. Menhut menilai pengungkapan sindikat profesional ini memerlukan kesungguhan dan kerja keras yang tinggi. "Secarik kertas mungkin tidak cukup untuk membayar jerih payah jajaran kepolisian, namun ini adalah pengakuan negara atas komitmen mereka menjaga kelestarian alam," pungkas Raja Juli Antoni.(aya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Selasa, 03 November 2026 - 22:06:36 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.

Daerah

Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU

Selasa, 03 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.

Daerah

MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.

Daerah

Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.

Ahad, 01 November 2026 - 12:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.

Daerah

Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 02 November 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai

Senin, 02 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved