• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 30 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 20 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 24 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 18 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 59 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Kuansing

Tapir Jantan 300 Kg Ditemukan Mati Tragis Dekat Tesso Nilo Riau

Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 19:43:16 WIB
Cetak
Tapir Jantan 300 Kg Ditemukan Mati Tragis Dekat Tesso Nilo Riau
Seekor tapir (Tapirus indicus) jantan dewasa dengan bobot luar biasa, mencapai 300 kilogram, ditemukan mati di tengah jalan koridor areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pu

KUANTAN SINGINGI,DENTINGNEWS---- Kabar duka kembali datang dari dunia konservasi satwa liar Indonesia. Seekor tapir (Tapirus indicus) jantan dewasa dengan bobot luar biasa, mencapai 300 kilogram, ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di tengah jalan koridor areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi. 

Temuan memilukan ini langsung memicu respons cepat dari Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Informasi mengenai kematian raksasa lembut penjaga hutan Sumatra ini pertama kali pecah pada malam hari, 16 Juni 2026. 

Laporan darurat yang masuk dari Kanit Tipidter Polres Kuantan Singingi dan manajemen PT RAPP langsung direspons malam itu juga oleh tim BBKSDA Riau. Tanpa membuang waktu, tim penyelamat langsung menembus kegelapan malam menuju titik lokasi untuk melakukan pemeriksaan intensif dan penanganan evakuasi satwa malang tersebut.

Lokasi kejadian tersebut ternyata hanya berjarak sekitar dua kilometer dari batas luar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Ironisnya, titik jalan koridor tempat tapir itu terkapar merupakan jalur lintasan alami kuno yang sudah turun-temurun digunakan oleh kawanan tapir untuk bermigrasi dan mencari makan. Kini, jalur yang seharusnya aman bagi mereka justru berubah menjadi titik perlintasan yang mematikan.

Napas terakhir sang tapir tampaknya dipenuhi dengan rasa sakit yang luar biasa. Hasil autopsi visual dan pemeriksaan oleh dokter hewan BBKSDA Riau mengungkapkan adanya luka robek di bagian pinggul serta paha kiri, ditambah luka parah di perut sebelah kanan. 

Pemandangan semakin memilukan karena tampak darah segar masih mengalir keluar dari rongga hidung satwa langka tersebut, mengindikasikan adanya hantaman yang sangat masif.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, membeberkan bahwa semua bukti fisik di lapangan mengarah pada satu kesimpulan pahit, yakni tabrak lari. 

"Berdasarkan pola luka dan trauma fisik yang ditemukan, tapir malang ini diduga kuat tewas seketika setelah dihantam dengan keras oleh kendaraan roda empat atau truk bermuatan besar yang melintas dengan kecepatan tinggi di jalan koridor perusahaan tersebut," katanya.

Meski demikian, pihak berwenang memastikan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan fatal dan bukan ulah para pemburu liar. Pemeriksaan bersama yang melibatkan Kapolsek Logas Tanah Darat, Polisi Kehutanan, serta staf Balai Taman Nasional Tesso Nilo memastikan tidak ada kesengajaan. 

Tim tidak menemukan adanya bekas proyektil peluru, luka tembak, ataupun sayatan senjata tajam yang biasa ditinggalkan oleh pelaku kriminal kehutanan.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, proses pemakaman sang tapir langsung dilakukan di lokasi penemuan dengan protokol ketat. Langkah penguburan cepat ini diambil sesuai prosedur medis satwa liar demi mencegah potensi penyebaran penyakit menular serta risiko zoonosis, penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia yang mengancam warga sekitar maupun pekerja konsesi.

Atas kejadian ini, BBKSDA Riau mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh perusahaan yang beroperasi membelah habitat satwa. 

"Kami mengimbau agar rambu-rambu perlintasan satwa segera dipasang dan kecepatan kendaraan dibatasi secara ketat. Sebagai salah satu spesies kunci pengingat keseimbangan ekosistem hutan Sumatra, hilangnya satu tapir dewasa adalah tamparan keras bagi masa depan hutan kita yang kian terfragmentasi," tegasnya.(Sya/MCR)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Selasa, 03 November 2026 - 22:06:36 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.

Daerah

Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU

Selasa, 03 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.

Daerah

MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.

Daerah

Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.

Ahad, 01 November 2026 - 12:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.

Daerah

Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 02 November 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai

Senin, 02 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved