Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Karhutla di Air Hitam Pekanbaru Berhasil Dipadamkan
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (9/7/2026).
Setelah proses pemadaman dan pendinginan, status kebakaran dinyatakan padam total dengan total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1 hektare.
Berdasarkan laporan Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, lokasi kebakaran berada di lahan areal penggunaan lain (APL) milik masyarakat dengan vegetasi berupa pakisan, semak belukar, dan tanaman sawit di atas tanah gambut.
Pada hari pertama, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1 hektare, dengan sekitar 0,2 hektare berhasil dipadamkan.
Sementara pada hari kedua, petugas berhasil memadamkan sisa area seluas sekitar 0,8 hektare sehingga total lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 1 hektare.
Proses pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru bersama BPBD, TNI, Polri, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Pemadaman dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil angkut Strada, dua unit pompa jinjing Mini Striker, satu unit mesin induk ZS Power, serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya. Sumber air diperoleh dari kanal yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran dengan lebar sekitar dua meter dan kedalaman satu meter.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan keberhasilan pemadaman merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
"Alhamdulillah, berkat sinergi Manggala Agni bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait, kebakaran di Kelurahan Air Hitam berhasil dipadamkan secara total. Meski api sudah padam, kami tetap memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali melalui proses mopping up dan pemantauan di lokasi," ujar Ferdian.
Ia menjelaskan karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan ketelitian karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah.
"Kebakaran di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri karena api bisa bergerak di bawah permukaan. Oleh sebab itu, proses pendinginan menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh titik panas benar-benar padam," katanya.
Ferdian juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca mulai memasuki musim kemarau sehingga potensi karhutla meningkat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan, sehingga peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang," tutupnya.(Sya/MCR)
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.
MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan
SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.
Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.
SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.
Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup
PEKANBARU,DENTINGNEWS----.
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
PEKANBARU,DENTINGNEWS----.




.jpg)



