• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 37 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 25 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 29 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 24 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 60 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Siak

Bupati Afni: Waspada! Siak Kebagian Asap Kiriman Karhutla

Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 22:03:56 WIB
Cetak
Bupati Afni: Waspada! Siak Kebagian Asap Kiriman Karhutla

SIAK DENTINGNEWS-----  Kabupaten Siak memang masih terbebas dari titik api. Namun, warga di sejumlah wilayah mulai merasakan dampak asap kiriman dari daerah tetangga yang dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, berdasarkan laporan per 24 Agustus 2026, tidak ditemukan firespot di wilayah Kabupaten Siak. Kondisi itu merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.

“Alhamdulillah seluruh unsur masyarakat sangat kompak. Per tanggal 24 Agustus 2026 tidak ada firespot di Kabupaten Siak,” kata Afni.

Meski demikian, Afni mengingatkan kondisi tersebut bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Sebab, Kabupaten Siak masih menerima kiriman asap dari sejumlah kabupaten tetangga.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup terasa berada di Kecamatan Kerinci Kanan. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pelalawan itu dilaporkan mulai diselimuti asap cukup tebal.

“Walaupun titik api tidak ada di Kerinci Kanan, kondisi kampung-kampung yang ada di sana diselimuti asap yang cukup tebal karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Pelalawan,” kata Afni.

Menurut Afni, asap tidak mengenal batas administrasi. Asap dari wilayah yang terbakar dapat bergerak masuk hingga ke permukiman dan rumah-rumah warga.
“Asap tidak memiliki batas administrasi dan masuk sampai ke ceruk-ceruk rumah. Rakyat dalam kondisi terancam terdampak karhutla,” tegasnya.

Afni mengingatkan ancaman Karhutla masih tinggi karena sejumlah titik tinggi muka air tanah gambut di Siak mulai mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat lahan gambut semakin rentan terbakar.

Bahkan, berdasarkan hasil rapat bersama Manggala Agni, Senin (24/8/2026) sore, musim kering tahun ini disebut hampir menyerupai kondisi pada 2015. Situasi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Kita tidak ingin musibah dan bencana ini terulang kembali. Pada 2015, karena lambat mengantisipasi, hampir empat bulan warga Riau tidak melihat matahari,” harapnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Afni meminta seluruh unsur pemerintah daerah, masyarakat, TNI-Polri, organisasi masyarakat hingga PKK ikut mengambil peran. Puluhan ribu orang diharapkan dapat terlibat mengawasi potensi pembakaran hingga ke pelosok kampung dan dusun.

Bupati perempuan pertama di Siak itu, juga meminta perusahaan kehutanan dan perkebunan serta pemilik kebun sawit tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan aktivitas yang membahayakan, masyarakat diminta segera melaporkannya secara resmi.

Di sisi lain, Afni telah menginstruksikan seluruh kanal informasi milik Pemkab Siak menyampaikan laporan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara berkala setiap hari. Informasi tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan.

“Apa adanya saja. Kita akan ambil kebijakan berdasarkan fakta yang ada,” ujar Afni.
Afni menegaskan kewaspadaan harus dijaga selama 24 jam. Meski Siak saat ini tidak memiliki firespot, ancaman asap kiriman dan kondisi gambut yang mulai mengering membuat seluruh pihak tidak boleh lengah menghadapi puncak musim kering.

Di tengah ancaman Karhutla, kata mantan wartawan itu, keterbatasan anggaran desa juga menjadi tantangan tersendiri. Afni mengatakan, dari 131 kampung yang ada di Kabupaten Siak, baru sekitar 25 kampung yang menganggarkan program penanggulangan atau pencegahan Karhutla. Kondisi ini tidak terlepas dari berkurangnya Dana Desa yang diterima kampung.

Menurut Afni, keterbatasan anggaran tersebut membuat upaya pencegahan karhutla semakin berat, terutama karena masyarakat peduli api selama ini menjadi garda terdepan dalam mendeteksi kemunculan firespot. Karena itu, pemerintah daerah mendorong seluruh unsur yang ada, termasuk ASN dan tenaga honorer, ikut memperkuat pengawasan agar keterbatasan anggaran tidak mengurangi kesiapsiagaan di lapangan. (Sya/rls)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Selasa, 03 November 2026 - 22:06:36 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.

Daerah

Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU

Selasa, 03 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.

Daerah

MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.

Daerah

Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.

Ahad, 01 November 2026 - 12:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.

Daerah

Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 02 November 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai

Senin, 02 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved