Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Kasus ISPA Meningkat, Wawako Pekanbaru Ingatkan Masyarakat Waspada
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru, Riau, melonjak hingga 300 kasus per hari akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Jumat (4/9/2026). Lonjakan signifikan ini terjadi selama masa tanggap darurat karhutla dibandingkan kondisi normal yang rata-rata hanya mencapai 100 kasus harian.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap karhutla yang memicu penurunan kualitas udara. Langkah antisipasi tersebut dinilai krusial mengingat kondisi kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih fluktuatif dari waktu ke waktu.
"Ada peningkatan kasus ISPA, ada dua kali lipat peningkatan kita hitung rata-ratanya per hari," kata Markarius Anwar, Jumat (4/9/2026).
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mengonfirmasi sebanyak 706 warga terdiagnosis mengidap penyakit ISPA selama penetapan status tanggap darurat. Selain ISPA, petugas medis juga menemukan puluhan kasus gangguan kesehatan lain akibat pajanan polusi asap karhutla.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menyebutkan sebanyak 33 warga mengalami iritasi kulit dan 23 warga mengidap penyakit asma. Selain itu, pihak fasilitas kesehatan mencatat lima pasien menderita pneumonia serta 15 pasien mengalami konjungtivitis atau iritasi mata merah.
"Untuk warga yang terpapar kebakaran lahan, bukan hanya mengalami ISPA, tapi juga mengalami iritasi kulit dan asma," kata Dedy Sambudi.
Sebagian besar pasien dilaporkan menjalani perawatan secara rawat jalan pada 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Fasilitas pelayanan kesehatan primer tersebut dikerahkan secara optimal untuk menangani gangguan kesehatan warga selama masa krisis udara.
Penurunan kualitas udara secara drastis akibat kepungan asap dipastikan menjadi faktor utama pemburuk derajat kesehatan masyarakat setempat. Pihak otoritas kesehatan terus memantau perkembangan kasus harian guna mengantisipasi lonjakan pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.**
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.
MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan
SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.
Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.
SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.
Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup
PEKANBARU,DENTINGNEWS----.
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
PEKANBARU,DENTINGNEWS----.




.jpg)



