Pemko Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Desil
Ada Paus 4 Ton Terdampar Jadi Bangkai di Hutan Mangrove Inhil
Pemko Pekanbaru Terima Laporan Ratusan Ijazah Tertahan di Sekolah
Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok
SOLOK, DENTINGNEWS ----- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melalui Pegadaian Cabang Solok menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat dan pengungsi sesuai kebutuhan di lapangan.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pegadaian untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bahan pangan serta perlengkapan yang dibutuhkan warga selama berada di lokasi pengungsian.
Adapun bantuan sembako yang disalurkan meliputi 52 karung beras ukuran 10 kilogram, 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden. Selain bahan pangan, Pegadaian juga memberikan perlengkapan untuk masyarakat dan pengungsi, khususnya kebutuhan balita dan wanita, antara lain popok bayi (pampers), pembalut, serta perlengkapan mandi.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pegadaian Cabang Solok dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Solok agar bantuan dapat diterima dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir dan memberikan dukungan nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan para pengungsi selama masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujar Agus Riyadi.
Agus menambahkan, Pegadaian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam memastikan bantuan sosial yang diberikan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Dalam penanganan bencana, sinergi dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting. Pegadaian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami juga berharap proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, ST, MT, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Pegadaian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.
Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.
Bantuan berupa kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan sarden, serta selimut dan pakaian ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Nopelius.
Nopelius juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penanganan bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Penanganan bencana membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat ditangani bersama secara optimal,” tambahnya.
Penyaluran bantuan tersebut sejalan dengan komitmen Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, khususnya dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
Dalam berbagai aksi tanggap bencana, Pegadaian mengutamakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat, tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bencana galodo dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok mendorong pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari mulai 22 September 2026, dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.
Pegadaian berharap dukungan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.(Sya/rls)
Rp1,9 Triliun Dana PSR Disalurkan untuk 23.789 Petani Sawit di Riau
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Program Peremajaan Sawit R.
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
PEKANBARU, DENTINGNEWS ---- Bandar Udara Internasion.
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 1 September 2026 di Antam, Pegadaian
PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas batangan yang d.
Pemprov Riau Percepat Peremajaan Kelapa, 2.143 Hektare Sudah Ditanami
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi Riau m.
Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS.
Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Capai Rp12,18 triliun
PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketegangan geopolitik di T.



.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)