Pemko Pekanbaru Terus Gesa Perbaikan Jalan Rusak
Gandeng Swasta,Renovasi Halte Bus TMP di Sudirman Pekanbaru Rampung
Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000,
Inflasi di Riau Capai 0,88 Persen
PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Pada Mei 2022, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,88 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,39. Inflasi Tahun Kalender (Januari - Mei) 2022 sebesar 3,38 persen dan inflasi Tahun Ke Tahun (Mei 2021 - Mei 2022) sebesar 4,51 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin mengatakan dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, semua kota mengalami inflasi yaitu, Kota Pekanbaru sebesar 0,73 persen, Kota Dumai sebesar 1,51 persen dan Kota Tembilahan sebesar 0,95 persen.
"Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sepuluh indeks kelompok pengeluaranpengeluaran. Di antaranya kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,70 persen, antara lain nasi dengan lauk," kata Misfaruddin di Pekanbaru, Jumat (3/6/2022).
Inflasi kelompok ini juga diikuti oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,16 persen, kelompok transportasi sebesar 1,12 persen. Lalu, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,10 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,77 persen.
Kemudian, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,20 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,11 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.
"Sedangkan kelompok pendidikan relatif stabil dibanding bulan sebelumnya," jelasnya.
Adapun komoditas yang memberikan andil peningkatan harga pada Mei 2022, antara lain nasi dengan lauk, tarif angkutan udara, bawang merah, daging ayam ras. Lalu, bakso siap santap, ayam hidup, telur ayam ras, jeruk, ketimun, sabun deterjen bubuk/cair, bahan bakar rumah tangga, sate, buncis, kentang dan wortel.
"Sementara komoditas yang memberikan andil penurunan harga, antara lain minyak goreng, cabai merah, semen, jengkol dan cabai hijau," jelasnya.
Dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, semua kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 2,24 persen, diikuti oleh Kota Bukittinggi sebesar 1,55 persen dan Kota Dumai sebesar 1,51 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 0,05 persen.
"Berdasarkan urutan inflasi kota-kota di Sumatera, kota-kota di Riau berturut-turut yakni Dumai urutan ke-3, Tembilahan urutan ke-9 dan Pekanbaru urutan ke-19," jelasnya. (MCR)
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
PEKANBARU, DENTINGNEWS--- Kinerja perdagangan luar n.
Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Per 31 Januari 2026
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru m.
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 30 Januari 2026: Harga Emas Antam Amblas
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga Emas Batangan 24 Kara.
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Rekor Lagi, Sentuh Rp 3,1 Juta
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Harga emas batangan yang dijual oleh .
BEI Berkomitmen untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia
JAKARTA,DENTINGNEWS---- Menindaklanjuti pengumuman y.








.jpg)