• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 463 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 94 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 63 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 53 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 58 Kali

  • Home
  • Ekonomi

UMKM

Bidik Konsumen Mahasiswa, Tawarkan Buket Bunga Mewah Harga Murah

Redaksi

Kamis, 16 Juni 2022 17:24:07 WIB
Cetak
Bidik Konsumen Mahasiswa, Tawarkan Buket Bunga Mewah Harga Murah
Buket bunga produk Widuri Craft

PEKANBARU,DENTINGNEWS--Benda yang menurut sebagian orang tidak berharga justru akan sangat bernilai tinggi jika diolah oleh tangan terampil.

Seperti halnya olahan buket bunga karya Syopiana, S.Pd yang diberi label Widuri Craft yang terbuat dari daun-daun kering.

"Rangkaian buket bunga indah tidak selalu mesti menggunakan bahan yang mahal, namun bagaimana caranya kita merangkai agar terlihat mahal,"ungkap Syopiana.

Syopiana menuturkan ia memulai usaha buket bunga pada tahun 2017, setelah resign dari BUMN. Semula hanya belajar dari tutorial youtobe untuk kreasi dari flanel. Kemudian baru meningkat ke buket bunga dari berbagai media sosial.

Dituturkan Syopiana, dari belajar otodidak melalui media sosial, ia bisa membuat beberapa karya dari flanel.

Seperti buket bunga, kotak tisu, busybook dan lain-lain. Semua produk tersebut kemudian ditawarkan kepada mahasiswa yang memang banyak berada dilingkungan rumah Syopiana yang dekat dengan kampus. 

"Alhamdulillah ternyata banyak yang tertarik dan berminat untuk membeli, akhirnya saya fokus untuk membuat buket bunga dengan berbagai kreasi yang semuanya masih menggunakan bahan dasar flanel," jelas Syopiana yang pernah memiliki toko bunga namun kini tutup terdampak Covid-19.

Berjalannya waktu, Syopiana mulai mengembangkan dengan  bunga-bunga kering (driedflower). Kemudia dikombinasikan dengan bunga-bunga artificial. Sebagai ciri khasnya, Syopiana  tetap mempertahankan bunga-bunga dari flanel yang dibuat sendiri. 

Untuk memenuhi kebutuhan bunga-bunga kering,  Syopiana memesan dari  petani budidaya bunga langsung dari Bandung dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Seperti edelweis kering, lagurus, caspea, pampas, babybreath dan lain-lain. 

"Selebihnya kami memanfaatkan beberapa bunga dan rumput yg memang bisa kita keringkan dan awetkan sendiri. Seperti ilalang, mesiang, bunga jagung, bunga klobot jagung, sejenis daun pakis, dan lain-lain,"sebut Syopiana yang aktif memasarkan produk Widuri Craft melalui media sosial.

 

Saat ini hasil karya Widuri Craft sudah mulai bervariasi mulai dari buket bunga, bunga untuk  hiasan rumah (homedecor) , Frame Ucapan, Mahar, Box hantaran, Ucapan akrilik, hampers, Selempang, dan lain-lain.

Untuk harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, apalagi untuk kalangan mahasiswa. Semisal untuk satu buket bunga   harga mulai dari Rp 6 ribu - Rp 25 ribu. Sedangkan bunga homedecor harga mulai dari  Rp 25 ribu. Frame ucapan harga mulai dari Rp 65 ribu. Kotak mahar mulai dari Rp  150 rb. Sementara untuk Jasa sewa dan rangkai box hantaran Rp 300 ribu/paket (1 paket 7box). Ucapan dari akrilik mulai dari 85rb,Box hampers mulai dari Rp  50 ribu.

"Yang paling laris saat ini buket bunga uang, snack, jilbab, rokok. Kemudian ucapan dari  akrilik.

Kalau untuk bahan-bahannya sekarang lebih bnnyak peminat kombinasi  bunga kering (driedflower) karena terlihat lebih aesthetic," sebut Syopiana.

Syopiana berpendapat, agar usaha rumahan buket bunganya tetap bisa bertahan, ia harus pandai membaca kemauan konsumen dan perkembangan zaman.

"Kita tidak bisa berhenti berkreasi hanya sampai pada satu titik saja, karena jatuhnya produk kita akan monoton dan konsumen bisa lari ke yang lain. Contohnya untuk buket bunga ini, dulu paling disukai dari yang berbahan flane,kalau sekarang lebih ke rustic,"tutur Syopiana yang sudah memiliki banyak pelanggan tetap.

Terkait proses produksi buket bunga, Syopiana mengaku tidak menemui kendala berarti, kecuali ketika jumlah orderan banyak. Sebab buket bunga dikerjakan sendiri dan pengantaran juga dilakukannya sendiri.

Namun sekarang, Syopiana mulai menggunakan jasa kurir dengan memberdayakan para mahasiswa yang ada dilingkungannya.

Syopiana juga menuturkan tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuat satu buket bunga, hanya perlu waktu  sekitar 5-10 menit untuk satu buket.

" Tapi untuk size jumbo dengan harga Rp 500 ribu ke atas bisa menghabiskan waktu kurang lebih  1 jam. Seperti 100 lembar uang yang mau di rangkai menjadi buket bunga,"terang Syopiana.

Lebih lanjut perihal prospek usaha buket bunga dipasaran, menurut Syopiana sangat menjanjikan. Apalagi sasarannya jelas para mahasiswa. Namun tetap hasil buket bunga mesti diperbaharui mengikuti perkembangan.

Syopiana juga yakin, buket bunga produk Widuri Craft sudah memiliki pangsa pasar tersendiri meski usaha yang sama juga banyak di Pekanbaru.

 

Keistimewaan buket bunga Widuri Craft karena buket bunga yang dihasilkan terbilang mewah dengan harga  bersahabat.

Selain juga konsumen bisa memesan buket bunga sesuai yang diinginkan.

"Satu lagi inti dari  semuanya adalah pelayanan. Widuri mengutamakan pelayanan dari segala hal.Pelayanan yang baik ddengan hasil karya  memuaskan adalah visi misi widuri,"tekan Syopiana.

Nah untuk anda yang tertarik ingin memiliki buket bunga Widuri Craft bisa  order chat via WA atau check out d toko Shopee.

 Ig : @widuricraft ,fb : shopie hs,Tiktok : @widuricraft dan WA : 085265555353.(eci)

 


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 21:43:47 WIB

JAKARTA,DENTINGNEWS---- PT Jaminan Kredit Indonesia .

Ekonomi

PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:54:12 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--- PT Bumi Siak Pusako (BSP) membagikan divide.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, 1 Gram Dipatok Segini

Jumat, 06 Maret 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Tambang.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Februari 2026 Lebih Mahal Rp 16.000

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09:20 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Harga emas PT Aneka Ta.

Ekonomi

Pendapatan Daerah Tumbuh 62 Persen, APBD Riau Surplus

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Perkembangan APBD Regional.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas PT Aneka Tamban.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved