• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
Dibaca : 95 Kali
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
Dibaca : 123 Kali
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
Dibaca : 119 Kali
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
Dibaca : 200 Kali
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
Dibaca : 101 Kali

  • Home
  • Ekonomi

UMKM

Bidik Konsumen Mahasiswa, Tawarkan Buket Bunga Mewah Harga Murah

Redaksi

Kamis, 16 Juni 2022 17:24:07 WIB
Cetak
Bidik Konsumen Mahasiswa, Tawarkan Buket Bunga Mewah Harga Murah
Buket bunga produk Widuri Craft

PEKANBARU,DENTINGNEWS--Benda yang menurut sebagian orang tidak berharga justru akan sangat bernilai tinggi jika diolah oleh tangan terampil.

Seperti halnya olahan buket bunga karya Syopiana, S.Pd yang diberi label Widuri Craft yang terbuat dari daun-daun kering.

"Rangkaian buket bunga indah tidak selalu mesti menggunakan bahan yang mahal, namun bagaimana caranya kita merangkai agar terlihat mahal,"ungkap Syopiana.

Syopiana menuturkan ia memulai usaha buket bunga pada tahun 2017, setelah resign dari BUMN. Semula hanya belajar dari tutorial youtobe untuk kreasi dari flanel. Kemudian baru meningkat ke buket bunga dari berbagai media sosial.

Dituturkan Syopiana, dari belajar otodidak melalui media sosial, ia bisa membuat beberapa karya dari flanel.

Seperti buket bunga, kotak tisu, busybook dan lain-lain. Semua produk tersebut kemudian ditawarkan kepada mahasiswa yang memang banyak berada dilingkungan rumah Syopiana yang dekat dengan kampus. 

"Alhamdulillah ternyata banyak yang tertarik dan berminat untuk membeli, akhirnya saya fokus untuk membuat buket bunga dengan berbagai kreasi yang semuanya masih menggunakan bahan dasar flanel," jelas Syopiana yang pernah memiliki toko bunga namun kini tutup terdampak Covid-19.

Berjalannya waktu, Syopiana mulai mengembangkan dengan  bunga-bunga kering (driedflower). Kemudia dikombinasikan dengan bunga-bunga artificial. Sebagai ciri khasnya, Syopiana  tetap mempertahankan bunga-bunga dari flanel yang dibuat sendiri. 

Untuk memenuhi kebutuhan bunga-bunga kering,  Syopiana memesan dari  petani budidaya bunga langsung dari Bandung dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Seperti edelweis kering, lagurus, caspea, pampas, babybreath dan lain-lain. 

"Selebihnya kami memanfaatkan beberapa bunga dan rumput yg memang bisa kita keringkan dan awetkan sendiri. Seperti ilalang, mesiang, bunga jagung, bunga klobot jagung, sejenis daun pakis, dan lain-lain,"sebut Syopiana yang aktif memasarkan produk Widuri Craft melalui media sosial.

 

Saat ini hasil karya Widuri Craft sudah mulai bervariasi mulai dari buket bunga, bunga untuk  hiasan rumah (homedecor) , Frame Ucapan, Mahar, Box hantaran, Ucapan akrilik, hampers, Selempang, dan lain-lain.

Untuk harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, apalagi untuk kalangan mahasiswa. Semisal untuk satu buket bunga   harga mulai dari Rp 6 ribu - Rp 25 ribu. Sedangkan bunga homedecor harga mulai dari  Rp 25 ribu. Frame ucapan harga mulai dari Rp 65 ribu. Kotak mahar mulai dari Rp  150 rb. Sementara untuk Jasa sewa dan rangkai box hantaran Rp 300 ribu/paket (1 paket 7box). Ucapan dari akrilik mulai dari 85rb,Box hampers mulai dari Rp  50 ribu.

"Yang paling laris saat ini buket bunga uang, snack, jilbab, rokok. Kemudian ucapan dari  akrilik.

Kalau untuk bahan-bahannya sekarang lebih bnnyak peminat kombinasi  bunga kering (driedflower) karena terlihat lebih aesthetic," sebut Syopiana.

Syopiana berpendapat, agar usaha rumahan buket bunganya tetap bisa bertahan, ia harus pandai membaca kemauan konsumen dan perkembangan zaman.

"Kita tidak bisa berhenti berkreasi hanya sampai pada satu titik saja, karena jatuhnya produk kita akan monoton dan konsumen bisa lari ke yang lain. Contohnya untuk buket bunga ini, dulu paling disukai dari yang berbahan flane,kalau sekarang lebih ke rustic,"tutur Syopiana yang sudah memiliki banyak pelanggan tetap.

Terkait proses produksi buket bunga, Syopiana mengaku tidak menemui kendala berarti, kecuali ketika jumlah orderan banyak. Sebab buket bunga dikerjakan sendiri dan pengantaran juga dilakukannya sendiri.

Namun sekarang, Syopiana mulai menggunakan jasa kurir dengan memberdayakan para mahasiswa yang ada dilingkungannya.

Syopiana juga menuturkan tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuat satu buket bunga, hanya perlu waktu  sekitar 5-10 menit untuk satu buket.

" Tapi untuk size jumbo dengan harga Rp 500 ribu ke atas bisa menghabiskan waktu kurang lebih  1 jam. Seperti 100 lembar uang yang mau di rangkai menjadi buket bunga,"terang Syopiana.

Lebih lanjut perihal prospek usaha buket bunga dipasaran, menurut Syopiana sangat menjanjikan. Apalagi sasarannya jelas para mahasiswa. Namun tetap hasil buket bunga mesti diperbaharui mengikuti perkembangan.

Syopiana juga yakin, buket bunga produk Widuri Craft sudah memiliki pangsa pasar tersendiri meski usaha yang sama juga banyak di Pekanbaru.

 

Keistimewaan buket bunga Widuri Craft karena buket bunga yang dihasilkan terbilang mewah dengan harga  bersahabat.

Selain juga konsumen bisa memesan buket bunga sesuai yang diinginkan.

"Satu lagi inti dari  semuanya adalah pelayanan. Widuri mengutamakan pelayanan dari segala hal.Pelayanan yang baik ddengan hasil karya  memuaskan adalah visi misi widuri,"tekan Syopiana.

Nah untuk anda yang tertarik ingin memiliki buket bunga Widuri Craft bisa  order chat via WA atau check out d toko Shopee.

 Ig : @widuricraft ,fb : shopie hs,Tiktok : @widuricraft dan WA : 085265555353.(eci)

 


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi

Rabu, 02 September 2026 - 19:30:00 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS ---- Bandar Udara Internasion.

Ekonomi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 1 September 2026 di Antam, Pegadaian

Selasa, 01 September 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-----Harga emas batangan yang d.

Ekonomi

Pemprov Riau Percepat Peremajaan Kelapa, 2.143 Hektare Sudah Ditanami

Ahad, 09 Agustus 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Pemerintah Provinsi Riau m.

Ekonomi

Nilai Tukar Petani Riau Naik Jadi 194,29 pada Juli 2026, Tertinggi Kedua di Sumatera

Selasa, 04 Agustus 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Badan Pusat Statistik (BPS.

Ekonomi

Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Capai Rp12,18 triliun

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Ketegangan geopolitik di T.

Ekonomi

Riau Bukukan Surplus Perdagangan US$6,97 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:34:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Kinerja perdagangan luar n.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jelang pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar mantapkan persiapan
17 September 2026
Disdik Pekanbaru Ancam Jatuhkan Sanksi Untuk Sekolah Yang Tidak Patuhi Kebijakan PJJ
17 September 2026
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Sekda SiakTekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan
16 September 2026
LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
15 September 2026
Angin Dari Selatan Sebabkan Kabut Asap di Siak Kembali Pekat di Siak
15 September 2026
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
14 September 2026
Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
12 September 2026
Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
11 September 2026
Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
10 September 2026
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 LAZNAS DT Peduli Riau Bagikan 3.200 Masker Kepada Masyarakat di Sejumlah Titik
  • 2 Plh Bupati Siak Syamsurizal; Kejurnas Drag Bike Region 1 Jadi Solusi Redam Balap Liar
  • 3 Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak Berhasil Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba
  • 4 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru
  • 5 Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru jadi Benchmark Tata Kelola Investasi
  • 6 Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, DPMPTSP Pekanbaru Akan Buat MPP Mini dan MPP Keliling
  • 7 Pemko Pekanbaru Terima Empat Penghargaan IMT-GT Green City Award

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved