• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dibaca : 55 Kali
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
Dibaca : 41 Kali
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
Dibaca : 43 Kali
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
Dibaca : 35 Kali
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
Dibaca : 62 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Kasus Bank BJB Pekanbaru, Kuasa Hukum Arif Budiman Minta Kliennya Dibebaskan

Redaksi

Kamis, 24 November 2022 19:10:23 WIB
Cetak
Kasus Bank BJB Pekanbaru, Kuasa Hukum Arif Budiman Minta Kliennya Dibebaskan
Sidang kasus Bank BJB di Pengadilan Tipikor Pekanbaru

 

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Kuasa hukum Arif Budiman, meminta majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru membebaskan kliennya dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Permohonan itu disampaikan saat menyampaikan pembelaan (pledoi) dalam sidang yang digelar Selasa (22/11/22) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Yuli Artha Pujayotama SH MH didampingi hakim anggota Dr Salomo Ginting SH MH dan Adrian HB Hutagalung SE SH MH. 

"Memohon majelis hakim membebaskan terdakwa Arif Budiman dari segala dakwaan (Vrijspraak) atau setidak–tidaknya menyatakan terdakwa Arief Budiman lepas dari segala tuntutan Hukum (Ontslag van Alle Rechtsvelvolging)," ujar tim kuasa hukum Arif Budiman. 

Selain itu, majelis hakim juga dimohon menyatakan dalam putusannya bahwa Arif Budiman tidak terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang didakwakan dan dituntut Jaksa Penutut Umum (JPU), seperti yang termaktub dalam  dakwaan JPU, di mana Arif diancam dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Undang-undang No 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Ada beberapa hal mendasari permohonan tersebut. Yakni, 
dari seluruh keterangan para saksi yang diajukan JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru selama sidangn digelar, tidak satu pun saksi yang melihat, mendengar, atau mengetahui bahwa Arif Budiman
mengajukan permohonan mau pun menandatangani perjanjian kredit Standby Loan dengan Bank BJB Cabang Pekanbaru, di hadapan Notaris Erry Hendra Gunawan.

Seperti diketahui, JPU mendakwa mengajukan kredit dengan mangajukan SPK yang diduga fiktif. Akibatnya, JPU menyebut muncul kerugian negara sebesar Rp7, 2 miliar karena adanya kredit macet. 

Selain itu, salah seorang anggota tim kuasa hukum Arif Budiman, Boy Gunawan SH MH menjelaskan, Bahwasanya foto yang diajukan sebagai bukti dalam tuntutan JPU, tidak bisa dijadikan bukti dalam perkara ini. Sebab, JPU tidak pernah memperlihatkan foto yang didokumentasikan oleh saksi Ardian Chaikal.

Bahkan saksi Dedi Jauhari selaku Direktur CV Putra Bungsu, juga  membantah dan menegaskan bahwa dirinya tidak ada membuat dan menandatangani akad kredit KMKK Standby Loan di Bank BJB Cabang Pekanbaru sebesar Rp3,8 miliar. 

Ditambahkan Boy, bahwa alat bukti surat tentang akad kredit Standby Loan atas nama CV Palem Gunung Raya adalah palsu. Karena Arif Budiman selaku direktur utama tidak pernah menandatangani akad kredit tersebut. Arif Budiman juga telah menegaskan hal serupa saat memberi kesaksian di persidangan. 

Dalam dakwaan JPU disebutkan, 
akad kredit atas nama perusahaan itu dilakukan pada tanggal 27 Maret 2015. Tak hanya itu, bantahan serupa juga ditegaskan saksi Mariyati, selaku istri terdakwa. Sebab, dalam setiap penandatanganan akad kredit di bank mana pun, adalah sebuah keharusan bagi.seorsng istri untuk ikut menandatangani akad sebagainpendamping suami. 

Tidak hanya itu, tentang akad kredit CV.Putra Bungsu pada tanggal 6 Maret 2015, Arif Budiman juga membantahnya
Sama halnya dengan kesaksian Dedi Jauhari. 

Bahkan dalam persidangan, saksi Dedi Jauhari mengatakan telah mendatangi Notaris Erry Hendra Gunawan di kediamannya. Dari hasil pertemuan saksi dengan  Erry Hendra Gunawan, sang notaris mengatakan bahwa hal itu merupakan permintaan orang BJB. Kepada Dedi, sang notaris mengakui kekhilafannya dan meminta maaf. 

"Namun ada satu hal lagi yang merupakan pokok atau awal permasalahan ini," tambah Boy. .

Hal ini berkaitan dengan keberadaan Notaris Erry Hendra Gunawan. Pasalnya, yang bersangkutan tidak pernah dijadikan saksi oleh Penyidik Polda Riau dalam mengusut kasus ini. Tak hanya itu, yang bersangkutan juga tidak pernah dihadirkan JPU selama persidangan

"Padahal kita selaku Kuasa Hukum Arif Budiman sudah meminta kepada Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan Notaris Erry Hendra Gunawan untuk dimintai kesaksiannya si persidangan. Ini sangat penting, demi terangnya perkara ini. Akan tetapi permintaan tersebut ditolak oleh majelis Hakim karena Erry Hendra Gunawan tidak masuk dalam BAP sebagai saksi," terang Boy. 

Begitu pula terkait tanda tangan kliennya yang diduga telah dipalsukan. Khusus terkait hal ini, kliennya bahkan telah meminta dilakukan audit forensik, untuk memastikan apakah tanda tangan yang ada dalam sejumlah bukti yang diajukan JPU, identik atau tidak. 

"Namun permintaan ini juga tak pernah dipenuhi. Sehingga wajar jika klien kami mengatakan bahwa dirinya sebenarnya korban dalam kasus ini," tambah Boy. 

Dikatakan, dalam BAP Arif juga disebutkan bahwa kliennya meminta diadakannya investigasi khusus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat. Namun sama halnya dengan beberapa hal di atas, keinginan itu jugatak ada realisasinya. Seandainya permintaan itu dipenuhi, pihaknya yakin bisa membantu terkuaknya masalah ini dengan lebih terang benderang. 

Sedangkan saksi ahli keuangan negara yang dihadirkan pihaknya, juga menerangkan bahwa sebenarnya tidak ada kerugian negara seperti yang diklaim pihak Bank BJB. Karena uang Arif Budiman yang hilang di bank itu lebih besar dibandingkan dengan kredit macet tersebut. Sehingga pihak bank sebenarnya cukup mengomparasikan antara kredit macet dan uang milik Arif. 

Sementara itu, saksi ahli pidana menyebutkan dakwaan JPU tidak sempurna. Karena JPU tidak mengikutsertakan notaris untuk dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan. Padahal, asal muasal kasus ini justru bermula dari akad kredit, di mana kesaksian notaris memegang peranan yang sangat penting. 


"Berdasarkan hal-hal tersebut, kita meminta majelis hakim menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya," pungkasnya. 

Tidak Sendirian
Dalam sidang terpisah, terdakwa lainnya yakni Indra Osmer juga meminta perkenan majelis hakim untuk menyampaikan pembelaan. 

Hal itu disampaikannya dalam pernyataan terpisah, di luar nota pledoi yang disampaikan kuasa hukumnya. 

Selain menyatakan dirinya tak bersalah, Indra juga menegaskan bahwa dalam proses pencairan kredit tersebut, pihaknya tidak melakukan secara sendirian. 

Sebab, sesuai aturan yang berlaku di Bank BJB, ada banyak pihak yang ikut dalam proses pengajuan hingga pencairan tersebut. Selain dirinya, ada beberapa pihak lain di internal Bank BJB khususnya Cabang Pekanbaru, yang turut serta termasuk unsur pimpinan. 

Setelah mendengar nota pembelaan, sidang kemudian ditunda dan dilanjutkan dengan agenda tanggapan dari JPU. (Rls)


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Selasa, 03 November 2026 - 22:06:36 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperku.

Daerah

Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU

Selasa, 03 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Memastikan masyarakat mendap.

Daerah

MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS----- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ti.

Daerah

Pemkab Siak Ajak Masyarakat Gelar Salat Ghaib dan Doa Bersama untuk Mantan Bupati Arwin A.S.

Ahad, 01 November 2026 - 12:00:00 WIB

SIAK, DENTINGNEWS-----Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengimbau ma.

Daerah

Buka MTQ ke-VI di Kecamatan Binawidya, Walikota Ingatkan Alquran Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 02 November 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Daerah

Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai

Senin, 02 November 2026 - 16:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Ingatkan Pemkab Siak Soal Celah Korupsi, Bupati Afni Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis di 2027
03 November 2026
Pastikan Meteran SPBU Akurat, Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Awasi Pelayanan 3 SPBU
03 November 2026
PSPS Masih Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Grup A
03 November 2026
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
02 November 2026
Penataan Jaringan Kabel FO Kembali Dilakukan Pemko Pekanbaru, Kali Ini Fokus di Jalan Paus
02 November 2026
Inflasi Riau Oktober 2026 Tembus 3,09 Persen
02 November 2026
BBKSDA Konfirmasi Temuan Jejak Harimau di Kampar
02 November 2026
Pemprov Riau Alokasikan Rp2,1 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Sontang Duri
02 November 2026
Pemko Pekanbaru Usulkan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah untuk Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai
02 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tiap Hari, Dinkes Pekanbaru Perbarui Data Pasien ISPA dan Kualitas Udara
  • 2 17.597 Penindakan hingga September, Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
  • 3 Sidak 7 Arena Biliar, Satpol PP Pekanbaru Temukan Berbagai Pelanggaran
  • 4 Di Panggung Baznas Award 2026, Bupati Afni Minta Pemerintah Kaji Ulang Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes
  • 5 Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PT BSP Gandeng Kejari Siak
  • 6 Tinjau Operasi Pasar Murah di Melebung, Plt Gubri Bagikan Beras dan Minyak Goreng Gratis
  • 7 Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved