Angka Kelahiran di Riau Turun, Kini Rata-rata 2 Anak per Perempuan
199 Jemaah Rohil Jalani Ibadah di Madinah, 3 Tertunda Karena Sakit
Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 Hari Ini 7 Mei 2026
Soal Temuan Bahan Pangan Kadaluarsa, DPRD Pekanbaru Ingatkan Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Temuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, terkait bahan.pangan yang sudah kadaluwarsa dan masih dijual, mendapat sorotan dari anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Munawar Syahputra. Ia mengingatkan, instansi tersebut benar-benar melakukan pengawasan secara menyeluruh, sehingga hal itu bisa ditekan semaksimal mungkin.
"Namanya juga barang kadaluwarsa, otomatis tidak layak untuk diperjualbelikan kepada masyarakat. Intinya, kita minta jangan sampai masyarakat dirugikan," tegasnya, Senin (3/4/2023).
Menurut politisi Partai NasDem ini, pihaknya memang memberi perhatian terkait temuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru tersebut. Pasalnya, temuan serupa sebenarnya sudah sering terjadi. Namun hingga saat ini masih terus berulang.
Menurut Munawar, seharusnya gak tersebut tidak terulang lagi. Apalagi aturan tentang pendistribusian barang. pangan juga sudah diatur pemerintah. Bahkan ada mekanisme sanksi bagi pihak-pihak yang diduga melanggar secara sengaja.
"Yang pasti, bahan makanan yang sudah kadaluwarsa, tidak bisa dikonsumsi lagi karena jelas-jelas membahayakan bagi yang mengonsumsinya," tegas Munawar, yang kini maju sebagai bakal calon anggota DPRD Riau dapil Kota Pekanbaru.
Sebelumnya, Kadisperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengungkapkan, Tim pengawasan Disperindag Pekanbaru menemukan sejumlah bahan kebutuhan pangan yang sudah memasuki masa kadaluarsa. Hal itu terjadi saat tim melakukan tinjauan ke Pasar Kodim pada akhir pekan ini.
Ketika itu, ditemukan ada beberapa ikan kaleng dan susu kental manis yang didapati sudah kadaluwarsa.
Berdasarkan hal itu, Zulhelmi mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan di sejumlah pasar untuk memastikan bahan pangan yang aman dikonsumsi bagi masyarakat Kota Bertuah.
Menanggapi rencana itu, Munawar menekankan agar pengawasan dilakukan secara maksimal. Apalagi jika mengingat saat ini dalam suasana Ramadan. Bila sudah mendekat Lebaran Idul Fitri, bisa dipastikan kebutuhan bahan pangan akan meningkat secara signifikan.
"Ini juga bisa dikatakan sebagai masa-masa rawan. Yang kita khawatirkan adalah kondisi ini dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan sendiri," tambahnya.
Salah satunya, dengan tetap menjual bahan pangan yang sudah kadaluwarsa kepada masyarakat. Triknya, barang yang hampir atau sudah kadaluwarsa tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasaran. Bagi masyarakat awam, tawaran ini tentu menggiurkan. Padahal dampak negatifnya sangat besar, khususnya dari sisi kesehatan.
Karena itulah, pengawasan secara ketat harus dilakukan. Apalagi saat zaman canggih seperti sekarang, aksi pelaku juga kian canggih. Modusnya juga beragam. Namun kalau ada pengawasan secara ketat, setidaknya aksi pelaku bisa ditekan secara maksimal.
Yang tak kalah penting, Munawar juga berharap para pedagang ikut berpartisipasi aktif untuk mencegah peredaran barang pangan kadaluwarsa tersebut.
"Saudara kita para pedagang tentu memiliki peran yang sangat penting. Kita mengimbau supaya jangan menjual bahan pangan yang sudah kadaluwarsa, " imbaunya. (yani)
199 Jemaah Rohil Jalani Ibadah di Madinah, 3 Tertunda Karena Sakit
ROKAN HILIR ,DENTINGNEWS----Setelah melalui masa pen.
Angka Kelahiran di Riau Turun, Kini Rata-rata 2 Anak per Perempuan
PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Pusat Statistik (BPS).
Bupati Afni Tegaskan Evaluasi Total BUMD, BSP Zapin Jadi Contoh Transformasi
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Bupati Siak, Dr. Afni Zulki.
Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
PEKANBARU,DENTINGNEWS----Dalam satu tahun pertama ke.
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Satuan Reserse Narkoba (S.
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
SIAK, DENTINGNEWS----- Kebijakan pengendalian pembelian BBM subsidi m.








