• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 592 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 104 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 72 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 65 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 70 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Disketapang Pekanbaru Gelar Uji Residu PSAT di Pasar Kodim

Redaksi

Rabu, 31 Mei 2023 19:25:18 WIB
Cetak
Disketapang Pekanbaru Gelar Uji Residu PSAT di Pasar Kodim
Disketapang Pekanbaru kembali menggelar uji residu Pestisida pada Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Pasar Kodim Pekanbaru.

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru kembali menggelar uji residu Pestisida pada Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Pasar Kodim Pekanbaru, Rabu (31/5). Disketapang Pekanbaru membeli langsung bahan sayur dan buah-buahan dari pedagang-pedagang yang ada di pasar tersebut untuk digunakan sebagai sampel pengujian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Ir Hj El Syabrina MP mengatakan, kegiatan uji residu ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan di pasar aman dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman dan edukasi terkait pangan yang mereka beli di pasar dan akan dikonsumsi oleh anggota keluarga.

''Terkadang kita melihat buah dan sayuran hanya dari tampilannya saja. Terlihat segar, bersih, tidak busuk, hijau. Tapi kita tidak awas untuk memastikan apakah buah dan sayuran itu sudah terbebas dari kontaminasi pestisida atau zat-zat kimia berbahaya,'' ujar Hj El Syabrina.

Ia menjelaskan, uji residu dilakukan langsung di Pasar Kodim sehingga dapat disaksikan masyarakat secara langsung. ''Jadi Uji Residu ini dilakukan di pasar supaya masyarakat bisa lihat proses dan hasilnya langsung dan bisa bertanya tentang mengapa penting melakukan pengujian ini,'' jelas dia.

Begitu pun kepada para pedagang, dengan uji residu ini, diharapkan ke depan, pedagang juga lebih awas dan bisa memilih komoditas pangan yang aman dan bebas dari residu ini.

''Kontaminsasi pestisida atau kimia berbahaya yang dihasilkan dari racun serangga atau kimia pengawet dalam jangka panjang bisa berbahaya untuk kesehatan masyarakat. Bisa berpotensi menjadi penyebab terjadinya kanker, juga tumor pada manusia,'' ungkap El Syabrina yang pada kesempatan pengujian yang juga didampingi Sekretaris Disketapang Adi Lesmana, Kabid Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Disketapang Pekanbaru, Yarnengsih Alam juga sejumlah analis pangan.

Karena itulah, selain mengajak masyarakat, pedagang, untuk memanfaatkan laboratorium pengujian yang ada, dia juga berharap masyarakat bisa dan tahu bagaimana cara memilih dan mengkonsumsi pangan yang sehat terbebas dari kontaminasi.

''Selain harus teliti memilih, juga harus lebih meningkatkan kebersihan pangan dengan mencuci di air mengalir,'' jelas dia lagi.

Pada kesempatan tersebut, cukup banyak masyarakat baik yang berbelanja maupun pedagang yang datang untuk melihat ciri ataupun tampilan dari PSAT yang bebas dari kontaminasi residu baik pestisida, timbal dan banyak lagi jenis kimia berbahaya lainnya.

Pada umumnya kaum ibu menanyakan perihal apakah sayuran yang terlihat segar di pasar sudah pasti bagus dan aman untuk dikonsumsi?

Pada kesempatan itu, jajaran Disketapang Pekanbaru juga dengan ramah memberikan pemahaman dan penjelasan pada masyarakat sembari menunggu hasil pengujian menggunakan laboratorium lapangan selesai melakukan pengecekan kualitas pangan.

Tampak hadir mendampingi jajaran Disketapang Pekanbaru, pihak pengelola gedung Pasar Kodim, UPT Pasar Disperindag, juga Asosisasi pedagang setempat.

Sementara dari hasil pengujian terhadap 10 jenis pangan asal tumbuhan yang dilakukan, ditemukan kontaminasi dengan kadar sedang pada dua komoditas tumbuhan, masing-masing adalah dari daun bawang yang didatangkan dari Sumatera Barat, juga tomat dari Sidikalang.

Adapun untuk komoditas lainnya seperti bawang, tomat, sayur sawi putih, wortel, dari uji residu yang dilaksanakan beberapa waktu lalu terlihat aman.

Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) memang mengintensifkan pengawasan terhadap kualias pangan asal tumbuhan yang akan dikonsumsi masyarakat benar-benar aman. Itu dikarenakan, dalam beberapa kegiatan serupa yang dilaksanakan, ditemukan cukup banyak komoditas PSAT yang terkontaminasi pestisida.

"Dengan kegiatan ini, kita berupaya mengedukasi masyarakat dan mencegah agar pangan terkontaminasi bisa membahayakan kesehatan masyarakat bisa semakin diawasi peredarannya,'' tutup Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Disketapang Pekanbaru, Yarnengsih Alam.(Aya)

 

 


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---- Wakil Wali Kota Pekanbaru,.

Daerah

Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:19:14 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Tim gabungan dari Manggala .

Daerah

ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:30:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Pelaksana Tugas (Plt) Guber.

Daerah

Dibantu BUMN, Perbaikan Jalan Garuda Sakti 12 Km Mulus Tanpa APBD

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Pemerintah Provinsi Riau .

Daerah

Naik Rp10 Miliar, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Zakat Rp70,4 Miliar Tahun Ini

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS--- Badan Amil Zakat Nasional (.

Daerah

upati Afni Tegaskan Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:30:00 WIB

SIAK,DENTINGNEWS----Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli me.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved