• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
Dibaca : 439 Kali
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
Dibaca : 92 Kali
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
Dibaca : 61 Kali
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
Dibaca : 52 Kali
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
Dibaca : 57 Kali

  • Home
  • Sosok

DR Yuliarso SSTP. M.Si

Sukses Raih Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude di Tengah Kesibukan Kerja

Redaksi

Sabtu, 27 April 2024 13:47:24 WIB
Cetak
Sukses Raih Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude di Tengah Kesibukan Kerja
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, DR Yuliarso SSTP. M.Si

PEKANBARU,DENTINGNEWS---DR Yuliarso SSTP. M.Si yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru belum lama ini berhasil mendapatkan gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dengan predikat Cumlaude dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri program studi Pasca Sarjana dan Doktoral.

Dengan gelar akademik tersebut, Yuliarso bisa disebut termasuk  satu dari beberapa orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang sudah menyandang gelar Doktor.

 Yuliarso menuturkan, ia memulai pendidikan S3 ini pada tahun 2020 lalu. Masa dimana ruang gerak masyarakat dibatasi  dan pekerjaan banyak dilakukan dirumah. Kondisi ini menurutnya meski merupakan bencana bagi dunia namun dampak positifnya banyak waktu kosong yang tersedia. Itu pula yang menginspirasinya  untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

"Ini memang sudah saya cita-citakan sejak dulu, hanya menunggu waktu yang tepat saja. Kebetulan pas covid-19 itu banyak waktu luang,  untuk bergerak dan bertatap muka dibatasi dan waktu dirumah jauh lebih banyak. Saya pikir inilah waktunya yang tepat dan harus saya gunakan untuk melanjutkan pendidikan,"jelas Yuliarso.



Sukses meraih predikat cumlaude, ternyata Yuliarso membuat Disertasi atau karya ilmiah yang tidak jauh dari tugasnya saat ini yakni soal implementasi kebijakan.

Dalam karya ilmiahnya, Yuliarso menjelaskan dalam mengimplementasikan kebijakan banyak hal yang harus diperhatikan dan banyak pihak yang harus dikooordinasikan. Selain juga yang  mengurus pemerintahan ini wajib memiliki pengetahuan yang  baik, bagaimana caranya kita mengimplementasikan kebijakan .

"Sesungguhnya teori menjalankan pemerintahan sudah banyak dibuat oleh ahli, dan tinggal kita mengimplementasikannya saja yang mungin tidak bisa  sama dengan deaerah lain. Contoh Pekanbaru dengan Dumai, meskipun sama-sama kota di Riau namun ada  prasayarat yang tidak akan pernah sama,"ungkap Yuliarso yang kini semakin paham cara mengimplemetasikan kebijakan ditengah masyarakat.

Padatnya tugas dan kegiatan yang harus dijalankan sebagai Kepala Dinas, dinyatakan Yuliarso tidak menjadi kendala berarti baginya dalam menempuh pendidikan. Karena menurutnya, jadwal perkuliahan memang dilaksanakan diluar jam dinas. Sehingga otomatis tidak mengganggu untuk pekerjaan sebagai pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kesulitan ada ya, karena namanya satu sisi pendidikan ini saya ikuti izin belajar diluar kedinasan dengan biaya sendiri, dan waktu yang harus disiasati dengan kedinasan yang utama. Justeru kesulitan itu yang menjadi tantangan bagaimana  menyikapi dengan baik waktu belajar dengan kampus,"imbuh Yuliarso.



Disamping  juga menurut Yuliarso pentingnya bersungguh-sungguh untuk meraih yang dicita-citakan, menjadi
motivasi yang kuat baginya dalam menyelesaikan pendidikan S3 tepat waktu. Yang lebih diuntungkan lagi, pada masa itu pembelajaran bisa dilakukan secara daring atau tidak tatap muka. Karena itu semua jadwal perkuliahan bisa diikuti meskipun juga harus menjalankan tugas kedinasan.

Diakui Yuliarso , tidak mudah baginya untuk mewujudkan mimpi besarnya menjadi Doktor, ada tantangan dan kendala yang dihadapi. Namun dengan disiplin yang tinggi, ikhlas menjalankannya semua akhirnya dapat terlewati.

Dalam kesempatan itu, Yuliarso juga menjelaskan penting baginya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi meskipun saat ini sudah menduduki jabatan  dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Sebab pendidikan akan membawa pengaruh positif untuk perkembangan karirnya ke depan. Diantaranya untuk  kepangkatan dan jabatan  akan menjadi nilai tambah baginya yang seorang  ASN.
Karena  pendidikan formal merupakan bagian dari salah satu syarat ASN untuk mendapatkan pangkat dan jabatan.

"Saya kira pendidikan S3 sangat menunjang apabila ASN menndapatkan kepercayaan sebagai pejabat karir karena dengan pendidikan formal S3 akan memberikan warna yang berbeda, dibandingkan jenjang pendidikan formal dibawahnya. Tentunya juga seseorang yang sudah menyelesaikan pendidikan S3 diharapkan bisa memiliki kompetensi lebih dan cara pandang yang lebih luas lag,'jelas Yuliarso.

"Sesuai hadis tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina, tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat. Artinya selama kita masih hidup, maka sepanjang hidup itu kita harus belajar. Karena itu melalui pendidikan formal ini sangat pentig bagi saya, kehidupan itu memberi makna terus belajar. Dengan ilmu kita hidup jadi lebih mudah, lebih terarah. Dengan ilmu juga bisa mengetahui bahwa manusia itu banyak sekali keterbatasan, semakin banyak kita mendapat wawasan dan pengetahuan itu akan membuat  kita bisa menjalankan kehidupan ini lebih baik dan bijak,"urai ayah tiga anak ini.



Lancarnya jalan yang ditempuh dalam menyelesaikan pendidikan S3, dinyatakan Yuliarso tidak lepas dari dukungan keluarga inti serta keluarga besar dan karib kerabat lainnya. Dikatakan Yuliarso, besarnya dorongan dari keluarga dan orang terdekat menjadi penyemangatnya untuk menuntaskan pendidikan S3 tepat waktu.

Namun dipastikannya gelar tersebut tidak akan merubah kepribadiannya menjadi lebih sombong atau merasa lebih dari orang lain. Yuliarso memastikan ia masih Yuliarso yang sebelum menyandang gelar doktor. Tapi Yualiarso sepakat untuk keseharian  seorang yang disebut Doktor harus bisa menjaga ucapan, sikap dan tindakan sebagaimana hatsunya seorang yang memiliki pengetehuan dan tingkat pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

"Artinya kita tidak boleh serampangan, semena-mena. Justeru harus berhati-hati dalam berpikir, berkata dan berbuat serta juga lebih bijak. Karena kita sudah memiliki pengetahuan diatas rata-rata, kita sudah menyandang gelar pendidikan tertinggi. Saya dipesankan guru besar agar menggunakan ilmu padi semakin berisi semakin merunduk,tidak boleh menjadi orang berbeda dari sebelumnya. Seperti menjadi sombong, congkak dan meremehkan sesuatu. Sebaliknya harus  lebih bijak dan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,"cetus Yuliarso.

Selanjutnya dengan telah resmi menyandang  gelar Doktor , Yuliarso masih memiliki cita-cita lain yakni berbagi pengalaman kepada peserta didik atau penerus bangsa lainnya.

"Saya ingin  berikan kepada orang-orang yang ingin berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman yang saya dapatkan. Saya bisa memberikan pembelajaran di perguruan tinggi karena saya  berkeinginan itu juga sebab dalam diri saya ada akademisi dan praktisi juga ,"pungkas Yuliarso yang sudah 25 tahun berkarir sebagai ASN. (eci)






 


 Editor : Eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Sosok

Tingkatkan Kualitas Diri, Berjuang Raih Gelar Doktor

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:39:24 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Kini bertambah lagi satu pejabat dilingkunga.

Sosok

Banyak Peroleh Ilmu Saat Menjadi Ajudan Walikota

Jumat, 15 Desember 2023 - 22:32:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Berkesempatan me.

Sosok

Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia

Rabu, 14 Februari 2024 - 08:54:17 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS---- Permasalahan dan tantangan lingkungan hidu.

Sosok

Syukuri Apa Yang Ada, Kerjakan Apa Yang Bisa

Ahad, 01 Oktober 2023 - 21:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Dinas Husna, SH. MSi merupakan salah satu pejabat struktural yang ada dil.

Sosok

Pejabat Sekaligus Entrepreneur , Sukses Kelola Usaha Penggemukan Sapi

Senin, 14 Agustus 2023 - 14:34:10 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---Kendati sudah memangku jabatan sebagai Kepala.

Sosok

Grogi dan Kaku saat Pertama Kali Beri Sambutan di Hadapan Masyarakat

Ahad, 11 Juni 2023 - 19:24:10 WIB

PEKANBARU, DENTINGNEWS--Diamanahkan kepe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
16 Maret 2026
Pemkab Siak Bayar THR ASN 100 Persen dan TPP Murni dari APBD Tanpa Utang
16 Maret 2026
Pemprov Riau Terapkan Mekanisme WFA Bergantian, Pastikan Layanan Publik Tetap Prima
16 Maret 2026
Pemko Pekanbaru Realisasikan Perbaikan Jalan Teluk Leok
16 Maret 2026
3 Aduan THR di Riau Berhasil Cair, 17 Lainnya Masih Dikawal
16 Maret 2026
BPJN Riau Siagakan 14 Posko Mudik dan Alat Berat di Jalur Lintas
16 Maret 2026
Wawako Apresiasi Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya
16 Maret 2026
BPBD Pekanbaru Telah Tangani 49 Kejadian Kebakaran Lahan
15 Maret 2026
Selama Mudik, Tarif Tol Permai-XII Koto Kampar DIskon 30 Persen
14 Maret 2026
Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis
14 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp27,68 Triliun hingga Februari 2026
  • 2 Berlangsung Lama,Pemadaman Karhutla di Rimbo Panjang Terkendal Air
  • 3 ASN Riau Diingatkan Tidak Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran
  • 4 PT Bumi Siak Pusako Gelar RUPS Bagikan Dividen Interim dari Kinerja Tahun Buku 2025
  • 5 Pemkab Siak Bayar Penuh THR ASN Tapi TPP Disesuaikan Kemampuan APBD
  • 6 Jelang Lebaran, Disnaker Pekanbaru Terima 13 Pengaduan Terkait THR
  • 7 ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved