• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kuliner
  • Sosok
  • More
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
Dibaca : 53 Kali
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
Dibaca : 22 Kali
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
Dibaca : 29 Kali
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
Dibaca : 32 Kali
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
Dibaca : 30 Kali

  • Home
  • Gaya Hidup

Fenomena 'Gray Divorce', Mengapa Banyak Lansia Bercerai?

Redaksi

Ahad, 09 Februari 2025 07:51:39 WIB
Cetak
Fenomena 'Gray Divorce', Mengapa Banyak Lansia Bercerai?
ilustrasi

PEKANBARU,DENTINGNEWS----Pernikahan yang awalnya penuh kebahagiaan tak jarang mengalami kehancuran di kemudian hari, bahkan bagi mereka yang telah menikah belasan hingga puluhan tahun.

Menariknya, sebagian besar perceraian kini justru terjadi di usia lanjut. Fenomena ini dikenal dengan nama 'gray divorce', yaitu perceraian setelah usia 50 tahun. Jumlahnya meningkat drastis dalam beberapa dekade terakhir.

Pada 1990, hanya sekitar 8,7 persen perceraian yang melibatkan pasangan berusia 50 tahun ke atas. Namun, penelitian dalam The Journals of Gerontology yang dipimpin oleh Susan Brown, profesor sosiologi di Bowling Green State University menyatakan di 2019 angka ini melonjak menjadi 36 persen

Lantas, apa yang membuat para lansia ini memilih berpisah?

Ada banyak faktor yang berkontribusi, termasuk perubahan sosial dan ekonomi, serta harapan hidup yang lebih panjang. Berikut penyebab perceraian lansia meningkat, melansir Women's Health:

1. Dampak revolusi perceraian di era 1970-an.
Generasi Baby Boomers (kelahiran 1946-1964) menjadi kelompok yang paling sering bercerai di usia lanjut. Hal ini berkaitan erat dengan revolusi perceraian di era 1970-an, ketika pemutusan hubungan suami-istri menjadi lebih diterima secara sosial dan lebih mudah secara hukum.

Saat itu, perempuan juga mulai memperoleh lebih banyak hak, termasuk kebebasan finansial dengan pengesahan aturan Title IX (1972) dan Equal Credit Opportunity Act (1974).

Dengan semakin banyaknya perempuan yang mandiri secara ekonomi, mereka memiliki pilihan untuk meninggalkan pernikahan yang tidak membahagiakan.

2. Pernikahan kedua yang lebih rentan
Banyak pasangan yang bercerai di era 70-an kemudian menikah lagi, tetapi pernikahan kedua lebih cenderung tidak stabil. Susan Brown mengatakan bahwa pengalaman perceraian sebelumnya membuat norma pernikahan menjadi lebih fleksibel.

3. Harapan hidup yang lebih panjang
Di tahun 1960, rata-rata usia harapan hidup hanya 70 tahun. Namun, menurut CDC, angka ini meningkat menjadi 77,5 tahun pada 2022. Dengan hidup yang lebih panjang, orang-orang semakin enggan untuk bertahan dalam pernikahan yang tidak bahagia selama puluhan tahun lagi.

Terutama bagi perempuan, pernikahan di usia tua sering kali berarti menjadi perawat bagi pasangan yang sakit. Jika hubungan sudah tidak harmonis, menghadapi kondisi "dalam senang maupun susah" terasa semakin berat.

4. Pasangan yang berubah seiring waktu
Setiap individu terus berkembang sepanjang hidupnya, dan perubahan ini sering kali menyebabkan pasangan merasa tidak lagi cocok satu sama lain.

Susan Brown mengungkapkan bahwa dalam banyak kasus, gray divorce bukan disebabkan oleh perselingkuhan atau konflik besar, tetapi karena pasangan merasa telah tumbuh ke arah yang berbeda.

(aya/cnnindonesia)


 Editor : eci

[Ikuti Dentingnews.com


Dentingnews.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Gaya Hidup

Simak Cara Cek Visa Haji 2026 Online Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 21 April 2026 - 12:00:00 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57:49 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS-.

Gaya Hidup

Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini

Jumat, 03 April 2026 - 16:07:36 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS.

Gaya Hidup

Turis China Ketiban Rejeki, Temukan Emas 10 Gram dalam Perut Bebek

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:13:22 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----- Seekor bebek di wilayah tengah Chin.

Gaya Hidup

Sewa Jet Pribadi Tembus Rp5 Miliar, Turis Tajir Berebut Kabur dari UEA

Kamis, 05 Maret 2026 - 20:55:58 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS----.

Gaya Hidup

3 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Otak Menciut, Jangan Anggap Remeh

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:21:32 WIB

PEKANBARU,DENTINGNEWS---.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tahun Pertama Memimpin Kota Pekanbaru, Kebijakan dan Terobosan Agung-Markarius Dapat Apresiasi Positif Masyarakat
06 Mei 2026
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
06 Mei 2026
Polisi Gerebek Kampung Dalam Pekanbaru, Narkoba Disimpan dalam Tanah Timbun
06 Mei 2026
Sosialisasi KUHP Baru, BSP Zapin Perkuat Mitigasi Risiko Korporasi
06 Mei 2026
Warga Pelosok Siak Kesulitan Minyak, Bupati Afni Minta BPH Migas Kasi Solusi
06 Mei 2026
Pertamina Tambah 50 Persen Kuota BBM Bersubsidi Untuk Riau
05 Mei 2026
Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Kini Gunakan Sistem Tiket Elektronik
05 Mei 2026
Menteri LH Tinjau Muara Fajar Pekanbaru, Dukung Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi
05 Mei 2026
Siak Targetkan SNT Hadir di 14 Kecamatan, Percepatan Terus Didorong
05 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Rp 35.000
05 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Bupati Siak Serahkan Bantuan Alsintan Rp8,7 Miliar untuk 20 Kelompok Tani
  • 2 Wako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP Agar Profesional, Larang Pungli terhadap PKL
  • 3 Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah lain Meniru
  • 4 Temui Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Bupati Siak Bawa Misi Selesaikan Konflik Agraria
  • 5 Kebijakan WFH Tidak Berlaku di 7 Unit Layanan di Lingkungan Pemrov Riau
  • 6 Apa Saja Ciri Orang Ber-IQ Rendah? Kenali 7 Tanda Khas Ini
  • 7 Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 dan Mobil Antar Sehat Diresmikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

DentingNews.com ©2021 | All Right Reserved